
"Hay Leva,Ryujin mau kah kau berdansa dengan ku?"tanya Gali sekali lagi membuat mereka semua melihat ke arah Ryujin yang masih bengong"Kalau kau tidak.."ucapannya terpotong
"Aku mau!"dengan cepat Ryujin menjawab membuat mereka ingin sekali tertawa,sementara Azka melirik tajam Gali
"Gali jangan sampai adik ku lecet!"peringat Azka,meskipun Gali takut tapi kali ini dia tidak akan mundur karena cukup sudah dia menunggu selama 17 tahun,17 tahun bukan lah waktu yang singkat,perasaan Gali selama ini sangat tersiksa,dia merindukan gadis cantik itu,kini dia dan Ryujin sudah dewasa dan Ryujin sudah menjadi seorang dokter dan di juga sudah sukses,dia tahu Ryujin juga menyukainya jadi maka dari itu Gali tidak menyia-nyiakan kesempatan ini!
Kini suara lantunan lagu indah yang terdengar,cahaya sudah mulai redup kini tersisa lah Victoria,Serra,Leva,Kerlandra,Steven,William dan Royce,sementara Sena,Sello,Elka sudah pergi ke pasangan mereka masing-masing,sementara Azka pergi dengan alasan mencari kekasih
"Kalian tidak berdansa?"tanya Royce dengan bingung
"Kakak sendiri kenapa tidak berdansa?"tanya balik Leva dengan kesal
"Hey hey gadis kecil siapa bilang aku tidak berdansa!? Itu sana pasangan ku"tunjuk Royce ke arah seorang wanita cantik yang menuju ke arah mereka yang tak lain dan tak bukan adalah Shireen
"Maafkan aku terlambat"ucap gadis itu dengan rasa bersalah,Shireen adalah seorang designer terkenal
"No problem dear"balas Royce sambil mengecup kening kekasih tercinta nya itu,membuat yang lainnya muak dan rasanya ingin muntah!!
"Be the way,selamat ya Will,kau hebat!"puji Shireen membuat Royce cemburu
"Jangan memuji pria lain sayang"Kesal Royce,ingin sekali Serra menyumpal mulut kakak nya Sena yang ini
"Makasih Shireen,terimakasih sudah meluangkan waktu mu untuk hadir disini"ucap William,William tahu Shireen sangat sibuk sebagai wanita karir yang sukses di dunia fashion
"Ayo kita kesana,nanti ada yang iri"ajak Royce sambil mengulur kan tangan nya dan mengajak Shireen berdansa
"Apa boleh aku membunuhnya!?"tanya Victoria dengan kesal
"Hey tidak boleh berkata seperti itu!!"tegur Steven
"Aku ingin berdansa"rengek Serra,membuat Victoria dan Leva membelakkan mata mereka
"Mau kah kau berdansa dengan ku tuan putri"ajak Steven dengan manis,membuat Victoria dan Leva gemessss pada pasangan-pasangan ini!!!
"Ihhhh...Gemessss rasanya mau aku cubit"gemas Victoria
"Ginjal nya"jawab Victoria dengan sadis,membuat mereka tersenyum sementara Serra rasanya ingin terbang!
"Pergilah ini kesempatan emas!"bisik Leva dengan nada kesal,kemudian Serra menerima uluran tangan itu dan berdansa bersama Steven,banyak gadis yang patah hati melihat itu,kini tinggallah mereka berempat,membuat Victoria dan Leva ketar-ketir
"Lev kabur yuk"Ajak Victoria dengan berbisik,Leva pun mengiyakan nya,tapi terlambat,Kerlandra sudah mengajak Leva berdansa
"Leva mau kah berdansa dengan kakak?"tanya Kerlandra dengan nada lembut,membuat Victoria kesal dia menatap Leva dengan tajam seolah-olah berkata'Jangan pergi atau aku membunuh mu!'
Karena merasa tidak enak dan dia juga ingin membalas kan dendam nya pada Victoria akibat tadi siang,dia pun menerima ajakan Kerlandra,dan tersisa lah Victoria dan William hanya ada suara lantunan musik,tapi bagi Victoria ini kosong!
Sekali-kali Victoria melirik kearah William,William yang menyadari nya lalu mendekati telinga Victoria dan berbisik
"Jangan melirik nona"bisik William membuat bulu kuduk Victoria berdiri,kini Victoria salah tingkah
"Si-siapa juga yang melirik mu,kau ini kegeeran"Sela Victoria dengan gugup,tanpa diduga-duga William mengulur kan tangan nya dan berkata
"Mau kah kau berdansa dengan ku"ajak William dengan lembut,membuat jantung Victoria berdetak dua kali lebih cepat
"Hmmm..."ucap Victoria,karena terlalu lama menunggu Jawaban dari Victoria,William pun menarik Victoria,dan kini mereka berdansa,William menatap Victoria dengan tatapan yang sulit diartikan
"Gadis kecil ini sudah dewasa"batin William
"You look perfect tonight"puji William membuat pipi Victoria memerah,Victoria tidak percaya bahwa malam ini dia berdansa dengan pria yang di temui nya 1 bulan yang lalu,pria yang dia tidak sukai,kini memuji nya bahkan berdansa dengan nya
"Terimakasih"balas Victoria dengan tersenyum manis,membuat William deg-degan
"Gadis ini tak pernah berubah! Selalu membuat hati ku berdetak setiap kali di dekatnya"batin William dengan kesal sekaligus bahagia
"Nikmati malam ini,anggap saja malam ini milik mu dan milik ku"ucap Victoria dengan bercanda tetapi itu membuat jantung William tidak baik-baik saja
"Baiklah tuan putri"balas William,ternyata William bisa seromantis ini!!
SAMPAI DISINI DULU YAH!☺️🙏