
Selesai acara dansa
Setelah selesai acara dansa,mereka kembali lagi di meja bundar itu disitu hanya ada William, Victoria,Gali,Ryujin,Leva,Kerlandra,Sena,Sello, Serra,Steven.Disitu hanya ada keheningan hanya ada suara penyanyi yang sedang bernyanyi
"Aku boleh kesana sebentar,aku ingin mengambil minum"izin Leva mendengar itu Victoria,Sena,Ryujin dan Serra menatapnya dengan tatapan tajam
"Tidak perlu,akan ku panggilkan pelayan saja"tawar William dengan nada dingin
"Tidak perlu kak,aku bisa sendiri"jawab Leva tak kalah dingin nya
"Bisa-bisanya dia kabur!"batin Serra dengan kesal
"Awas saja kau!"batin Sena,sementara Ryujin dan Victoria hanya menatapnya dengan tajam,mendapat tatapan tajam itu Leva pura-pura tidak tahu,karena dia masih ingin mengerjai sahabat-sahabatnya
"Aku permisi"pamit Leva sambil tersenyum smirk kearah sahabat-sahabat nya,para pria hanya mengangguk,disaat Leva ingin mengambil minuman di meja yang sudah disediakan untuk para tamu tiba-tiba ada tangan juga yang ingin mengambil minuman tersebut membuat Leva menoleh ke arah orang itu dan melepaskan tangan nya
"Silahkan nona"ucap pria tersebut dengan senyum manis
"Anda saja"balas Leva dengan senyum tipis membuat pria itu terdiam sejenak lalu berkata
"Nona Carlina?"tanya pria tersebut membuat Leva tersenyum sepertinya pria ini adalah rekan bisnis nya terbukti dia memanggil Leva dengan nama Carlina,nama itu adalah nama nya di dunia bisnis, kemudian pria itu mengulurkan tangannya kepada Leva,Leva pun menerimanya dengan baik
"Tuan Samuel"Sambut Leva dengan tersenyum tipis
Sementara itu di meja Victoria dan yang lainnya
"Itu Leva bersama dengan siapa?"tanya Sena sambil menunjuk Leva yang sedang mengobrol dengan seorang pria, Kerlandra melihat itu langsung menatap keduanya dengan tatapan tajam
"Iya kek akrab gitu,apa jangan-jangan mantan Leva waktu di Amerika lagi!"Jawab Ryujin dan langsung mendapatkan tatapan tajam dari mereka yang disana,mereka mengkode bahwa Kerlandra sedang emosi sekarang,Ryujin yang melihat itu hanya menelan ludah nya dengan kasar dan menggenggam tangan Gali
Kerlandra sudah tidak tahan dia berdiri dan pergi ke arah Leva dan pria bernama Samuel itu,mereka yang melihat itu langsung panik terutama Victoria,mampuss!!! Jika kakak nya marah tidak akan ada yang bisa membuat nya tenang,ketika dia berdiri dan ingin menyusul Kerlandra,William menggenggam tangan nya sambil menggelengkan kepalanya seolah-olah berkata'Jangan kesana'Victoria hanya mengangguk dan kembali duduk tangannya tidak dilepas oleh William membuat nya menoleh ke arah William,William hanya tersenyum dan mengangguk
Sementara itu Leva dikejutkan karena tiba-tiba ada memeluk pinggang nya dengan posesif,ketika dia menoleh seketika dia tersenyum
"Dia siapa nona?"tanya Samuel kepada Leva dan ketika Kerlandra ingin menjawab,dengan segera Leva menjawab
"Dia adalah kekasih saya tuan dia KingFard Kerlandra Stiran Wijaya Xifard"jawab Leva membuat Kerlandra jadi tersipu malu,Samuel hanya tersenyum
"Saya Samuel tuan,saya adalah rekan bisnis nona Carlina,dan yang disana itu istri saya"balas pria itu sambil menunjuk kearah wanita yang sedang mengelus perut nya yang buncit, membuat wajah Kerlandra tersipu malu dia kira pria ini masih singgel ternyata sudah mempunyai istri dan sekarang dia mau menjadi seorang ayah,dia bisa melihat tatapan cinta dari Samuel untuk istrinya
"Oh yah,wahhh...Aku ingin sekali mengelus perut istri mu tuan,apa boleh?"tanya Leva dengan antusias"Bolehkah by?"tanya Leva pada Kerlandra membuat nya salah tingkah
"Bo-boleh sayang"jawab Kerlandra dengan gugup,kemudian mereka pergi ke arah wanita cantik
"Sayang,perkenalkan ini nona Carlina dan kekasihnya tuan Kerlandra"ucap Samuel dengan nada yang lembut,membuat Kerlandra merasa bersalah sudah berpikir macam-macam tentang pria itu
"Hay nona"sapa Leva dengan senyum manis membuat istri dari tuan Samuel terpana dia ingin anak nya bisa secantik dan sepintar Leva
"Halo juga, perkenalkan nama saya Anna"Jawab Anna dengan antusias,seperti nya umur Anna masih 25 tahun
"Boleh kah aku mengelus perut mu nona?"tanya Leva dengan hati-hati,Anna yang mendengar itu langsung mengizinkan,kemudian Leva mengelus perut Anna dan berkata
"Semoga engkau menjadi anak yang baik dan sopan,dan engkau selalu disertai Tuhan"ucap Leva,membuat Kerlandra,Samuel dan Anna tersenyum
"Terimakasih nona Leva"Ucap Anna
"Sama-sama nona jika sudah keluar tolong kabari aku yah,aku ingin melihat nya ketika dia sudah lahir"Mohon Leva
"Ada apa?"tanya Leva dengan nada lembut, membuat Kerlandra menggenggam tangan Leva
"Tidak apa-apa,aku memandang mu karena kau begitu cantik"jawab Kerlandra sambil menggoda Leva,Leva langsung mencubit pipi Kerlandra dan berkata
"Aiiishhhh...Gombal terus,ayo sekarang kita kembali pasti mereka sudah menunggu kita"Ajak Leva
"Tidak mau,aku tidak mau mereka ganggu"Cemberut Kerlandra membuat Leva tersenyum dan
CUP!
Leva mengecup pipi kiri Kerlandra, Kerlandra pun langsung tersenyum dan menggandeng tangan Leva
"Kenapa tidak disini?"tanya Kerlandra sambil menunjuk bibir nya
Pletak!
Leva menjitak kening Kerlandra,mesum sekali pikiran pria ini
"Jangan sembarang!"ucap Leva dengan nada kesal,membuat Kerlandra menarik pinggang Leva,dan pergi ke arah meja sebelumnya
"Leva yang bersama mu tadi siapa? Kenapa tampan sekali!?"tanya Victoria dengan kesal,membuat William menatap nya dengan tajam membuat Victoria menundukkan kepalanya
"Tahu nih,dia itu tampan sekali! aiiishhhh...Aku ikhlas menjadi jodoh nya"ucap Serra dengan senyum yang tak lepas dari bibir nya,Steven membisikkan sesuatu ke telinga Serra membuat Serra menelan ludah nya dengan kasar
"You are mine baby"bisik Steven,membuat pipi merona
"Lebih tampan oppa-oppa yang ku temui waktu di Korea,beuuhh...Vibes nya itu kek NCT"Pamer Ryujin sambil menggigit bibirnya mengingat idola dan cowok-cowok yang dia temui di negara Korea,Gali langsung menatap tajam kearah nya,Ryujin tersenyum dan menunjukkan tangan nya yang berbentuk V
"Kapan-kapan aku akan ke Korea"balas Sena dengan antusias.
"Gimana kalau kita berlima liburan ke Korea?"Saran Ryujin membuat para pria membelakkan mata,mereka tahu bahwa kelima gadis ini adalah penggemar artis Korea
"Aku ikut!"jawab William,membuat Victoria reflek melepaskan genggaman tangan William dan menatap tajam ke arah William
"Tidak!"Larang Victoria membuat William menatap nya dengan tajam
"Hey nona! Kau tidak berhak melarang ku"Balas William dengan tersenyum menang,perkataan William cukup membuat hati Victoria nyerih,dia lupa bahwa dia dan William tidak ada hubungan apa-apa
"Owh Iya aku lupa,kau bukan siapa-siapa ku,lebih baik kita liburan ke negara lain"Ujar Victoria dengan nada dingin,membuat William merasa bersalah,mereka hanya menatap tontonan gratis ini
"Hey bu-bukan itu maksudnya"Sesal William,membuat Sello cukup terkejut dan rasanya dia ingin tertawa melihat William yang lemah ketika Victoria marah
"Nona Victoria kau berhasil!"Batin Sello,dia tahu William tak pernah dekat dengan wanita sembarang
"Tidak aku sadar diri,bagaimana liburan kita mengajak kak Nandra?"saran Victoria,membuat mata Serra melotot (Masih ingat dengan Nandra? sekretaris mommy nya Victoria?),Nandra adalah kakak sepupu Victoria sekaligus mantan kekasih Serra,walaupun mereka sudah baik-baik aja tetapi Serra tetap tidak nyaman terlalu lama bersama Nandra apalagi liburan bersama!!??
"Santai Serr,kak Nandra udah move-on kok"Sindir Ryujin, membuat Serra ingin membunuh Ryujin
"Move-on?"tanya Kerlandra
"Serra dan kak Nandra adalah mantan kekasih"Jawab Sena dengan santai membuat Steven langsung kesal,lalu beranjak pergi dari tempat nya
SAMPAI SINI DULU 🙏🌱