
Keesokan harinya
Wijaya Hospital
'oh every time I see you'dering hp Victoria,dengan segera Victoria mengangkat telepon itu.
'Halo,apa sih Ryu,heboh banget?'tanya Victoria dengan kesal
'Dia kembali Vic'jawab Ryujin di seberang sana,perkataan Victoria terkejut sudah 5 tahun dia disana tapi tak pernah kembali kini!?
'Baiklah,kita jemput dia bersama-sama'ajak Victoria
'Baiklah'panggilan di akhiri sepihak membuat Victoria kesal dengan Ryujin
"Dia kembali,aku merindukan mu"sendu Victoria,kini dia kembali mengecek keadaan pasien nya karena siang nanti dia akan ke bandara untuk menjemput seseorang.
15:00
'Oh every time I see you'dering hp Victoria kembali di siang hari dan kali ini Serra lah yang menelpon nya
'Hallo Ser"sapa Victoria duluan
'Apa kau ikut menjemput nya?'tanya Serra,astaga pertanyaan seperti apa itu!?
Tentu saja!
'Apa-apaan kau ini,tentu saja jika tidak maka habis aku'jawab Victoria dengan kesal
'Baiklah segera ke parkiran sekarang,kami di depan rumah sakit Wijaya'ucap Sena,ishhh...Selalu mengejutkan gadis-gadis ini!!
'Iishhh.. Iya-iya'dengan cepat bergegas menuju parkiran,sesampai nya di parkiran Victoria terlebih dahulu pergi menemui Serra,Sena dan Ryujin di mobil mereka
"Ternyata kalian satu mobil?"tanya Victoria dengan wajah yang kesal, sementara mereka hanya cengengesan
"Hehehe,kan aku bisa numpang dengan mu"jawab Ryujin dengan wajah tidak berdosa,ingin sekali Victoria melempar kan heels nya kepada Ryujin
"Ayo kau ikut dengan ku"ajak Victoria dengan kesal
"Kalau gitu aku bersama Victoria,bye Sampai jumpa di bandara"Pamit Ryujin sementara Sena dan Serra hanya mengangguk kan kepala mereka sembari menahan tawa mereka, ketika Ryujin sudah keluar mereka berdua langsung tertawa
"Astaga anak itu seperti baru mengenal Victoria"ucap Serra yang masih tertawa dan tangan nya memegang perut nya
"Victoria tidak akan bisa memarahinya"balas Sena,Serra hanya mengangguk
"Ayo,kau tidak mau kan membuat singa bangun?"tanya Serra
"Maybe"balas Sena lalu mengendarai mobil nya,menyusul Victoria dan Ryujin
Di Mobil Victoria
"Vic,katanya Minggu depan ada reunian loh"gosip Ryujin
"ohh yah, reunian apa?"kepo Victoria,jika mereka disatukan beuhhhh...Gosip adalah hal yang paling utama!
"katanya nih yah,ini reunian SMP,cuman ini reunian hanya ada 3 kelas"jawab Ryujin,membuat Victoria kesal sejak kapan di SMP ada 4 kelas dimana-mana di SMP ada 3 kelas
"Ya-iyalah Ryujin sayang di SMP hanya ada 3 kelas gimana sih ishhh"kesal Victoria
"Bukan itu itu maksud ku Victoria ishhh
Maksudnya itu,kan ada 3 kelas nih katanya nih yah,itu yang di undang angkatan nya Gali,angkatan kita ama ade kelas kita yang dulu"jelas Ryujin dengan kesal
"Owh ngobrol dong"cengengesan Victoria
"Jadi kita datang?"tanya Ryujin,jujur saja Ryujin ingin datang karena dia tahu di sana pasti ada Gali
"Kalau gak sibuk ya...Pasti datang lah"jawab Victoria
"Kita datang yah pliss"mohon Ryujin
"iya-iya"jawab Victoria dengan malas karena dia tahu kenapa Ryujin begitu siapa lagi kalau bukan Gali
"YES!"Senang Ryujin,Victoria yang melihat itu hanya tersenyum
'Ternyata sesenang itu kalau soal Gali'gumam Victoria sambil menggelengkan kepalanya,tak lama mereka pun sampai di bandara,di sana mereka berdua menunggu Sena dan Serra
"Itu mereka sana"tunjuk Ryujin ke arah Sena dan Serra sambil melambaikan tangannya kearah mereka
"Huufff...Maaf yah,soalnya tadi ke toilet dulu"ucap Serra
"Gapapa sih,lagian gak bakal capek karena banyak cogan"jawab Ryujin sambil tos dengan Victoria
"Cuihh...Aku sudah punya pacar aku diam"pamer Sena
"Alah putus baru tahu rasa"ceplas-ceplos Victoria langsung mendapatkan Jitakkan dari Sena"AW"adu Victoria
"Bukan nya doa yang baik-baik"kesal Sena,membuat mereka menggeleng kan kepala mereka melihat tingkah Victoria dan Sena
"Lebih baik kita sekarang masuk"ajak Serra diangguki oleh Ryujin kemudian mereka menggenggam tangan satu sama lain,disana banyak yang terpana dengan kecantikan mereka
"Aduuhhh...Maaf nih yah saya tahu saya cantik tapi jangan di liatin kek gitu,saya udah punya pacar"pede Sena membuat Victoria,Serra dan Ryujin kesal
"Ayo lanjut aja"ajak Serra,tak lama mereka melihat seseorang yang tak asing lagi bagi mereka,mereka langsung bergegas lari memeluk seseorang dari belakang membuat orang itu terkejut reflek dengan segera melepaskan pelukan itu kemudian berbalik badan,dan dia terkejut siapa memeluk nya
"HAHHHHH"Teriak mereka bersamaan membuat orang-orang melihat ke arah mereka tapi mereka tidak mempedulikan nya kemudian langsung saling memeluk satu sama lain
"Aku merindukan kalian"ucap orang itu tak butuh lama air mata nya pun keluar
"kami juga merindukan mu,sudah jangan menangis,ayo kita duduk disana"ajak Serra sambil menunjuk kursi kosong,mereka pun berjalan ke arah kursi itu lalu duduk Ryujin tidak melepaskan pelukannya dari orang tersebut
"Ryujin lepas"perintah Sena Ryujin dengan cepat menggeleng kan kepalanya,membuat Victoria dan lainnya menggeleng kan kepala mereka melihat tingkah Ryujin yang tak bisa lepas dari seseorang itu,mereka tahu Ryujin begitu merindukan dia
"Selamat datang di Indonesia nona CARLINA DAFNA JOCASTA ALEVA SALAVACTHURA MARGARETZ"Sambut Serra dengan antusias
"Sudah lah ayo kita pulang,kasian Leva dia juga capek"ajak Sena,mereka pun segera mengajak Leva ke parkiran
"Kau ikut dengan siapa? Silahkan pilih nona"canda Sena
"Hmm aku..."ucapan Leva terpotong karena Ryujin
"Dia ikut bersama ku dan Victoria"potong Ryujin kemudian membawa Leva ke mobil Victoria,serindu itu kah Ryujin pada Leva?
Wajar emang jika merindukan Leva secara sudah 5 tahun tidak bertemu tapi mereka tidak pernah menduga kalau Ryujin akan bisa seperti itu
"Baiklah,kita bertemu di rumah keluarga Margaretz,kalau begitu kami duluan"pamit Victoria kemudian pergi ke mobil kini dia dijadikan sopir oleh Ryujin karena Ryujin beralasan masih merindukan Leva
Rumah kediaman keluarga Margaretz
"Masih seperti dulu"ucap Leva dan menatap sendu rumah itu,Victoria dan Ryujin hanya diam,mereka tahu luka di hati Leva masih ada,tak lama mobil Serra dan Sena akhirnya tiba
"Ayo kita masuk"ajak Leva di angguki oleh Ryujin, Victoria Sena dan Serra,mereka masuk dan disana hawa nya masih sama seperti dulu,dulu di rumah ini menjadi salah satu tempat mereka bersama tapi sejak ada kejadian yang menimpa Leva dan Serra membuat mereka sudah tidak pernah kesini lagi,sudah 5 tahun berlalu,disana masih terpampang jelas foto mereka ketika masih menggunakan baju putih-biru
"Masih sama yah?"tanya Leva,perlahan air mata Leva pun terjatuh,mereka langsung memeluk Leva
"Leva ini sudah 5 tahun berlalu,ikhlas lah Leva"mohon Serra,membuat tangis Leva pecah,mereka langsung membawa Leva ke sofa lalu memeluk dan menenangkan Leva
"Ayo jangan terpuruk Leva,bangkit lah"ajak Sena dengan nada yang bergetar
"Kami tidak bisa melihat mu seperti ini"ucap Victoria dengan nada yang bergetar
"Kami menyayangi mu"ucap Ryujin
"Terimakasih tapi aku butuh waktu"ucap Leva
"Waktu apalagi Leva!? Ini sudah 5 tahun!!"tanya Serra dengan mata yang sudah berkaca-kaca
"Maaf kan aku Serra,maaf kan aku"sesal Leva,membuat menatap sendu Leva, sejujurnya mereka tidak tega dengan Leva sudah 5 tahun berlalu tetapi luka nya tak kunjung sembuh
"Ini bukan salah mu hey!? Sudah jangan pikirkan itu,mulai lah kehidupan yang baru kami mendukung mu okey?"tanya Serra dan Leva hanya mengangguk lemah
"Sudah ayo kita ke dapur disana sudah ada makanan kesukaanmu"ajak Ryujin,Leva hanya mengangguk kemudian pergi ke dapur banyak sekali makanan yang tersedia di meja makan dan itu makanan favorit nya Leva
"Selamat datang nona muda"sambut Pelayan disana,Leva hanya mengangguk dan kemudian duduk diikuti oleh Ryujin, Victoria, Sena dan Serra.
Para pelayan pun pergi
"Mereka memasak makanan kesukaanmu atau makanan kesukaan ku?
Kenapa ini semua makanan favorit ku?"tanya Sena
"Sena semua makanan yang kau liat akan menjadi favorit mu,bahkan makanan kesukaan ku pun kau embat"kesal Serra, membuat mereka tertawa,kemudian mereka makan bersama
"Apakah kalian di undang di acara ulang tahun perusahaan keluarga Sovero?"tanya Sena membuat Victoria tersedak,dengan cepat Leva menyodorkan minum untuk Victoria
"kenapa kau tersedak apa jangan-jangan kau dan kak Wiliam?"Selidik Serra membuat Victoria ingin melempar garpu ke arah Serra
"Heh!? Kau jangan sembarang yah,aku mana sudi dengan pria sombong seperti nya"jawab Victoria dengan dengan kesal
"Awas pelet William itu kuat loh tapi sayang itu tidak mumpan untuk ku"sombong Leva
"Sama aku juga"balas Ryujin dengan wajah sombong nya padahal jelas-jelas waktu pertama melihat William dia dan Serra tidak bisa berpaling
"Alah,padahal dia hampir saja tidak bisa melihat ke arah lain"sindir Serra,membuat Leva tersenyum
"Aku akan datang"jawab Leva membuat mereka menatap ke arah Leva
"Kau serius ingin datang!?"tanya Victoria,dengan selidik
"Hoohh, tidak biasanya kau ingin datang?"kepo Ryujin
"Apa jangan-jangan..."Curiga Serra
"Kau ingin mendekati masa depan ku"potong Sena,membuat Leva tersedak
"Haissshhh...Kau ini,aku tidak pernah menyukai kekasih mu itu, perusahaan William dengan perusahaan Daddy,mommy dan perusahaan ku saling kerja sama lagian paman Edward dan bibi Kate adalah sahabat Daddy dan mommy ku"jelas Leva
"Owh,baiklah bagaimana dengan kalian?"tanya Sena ke Ryujin, Serra dan Victoria
"Aku datang"jawab Victoria
"Aku juga datang karena sama seperti Leva"jawab Ryujin kini mereka semua menatap ke arah Serra
"Aku akan datang sama seperti kalian"jawab Serra
"Baiklah kalau begitu kita akan mencari drees untuk nanti malam,kau tidak capek kan?"tanya Victoria kepada Leva
"Tidak karena tadi aku sudah tidur di dalam pesawat"jawab Leva"Hmmm...Emang harus yah pakai dress?"tanya Leva membuat mereka menggeleng kan kepala
"Aku kira kau sudah anggun selama kau disana"ledek Serra
"Isshh...Aku serius Ser"kesal Leva
"Tentu saja,terus kau mau memakai apa!?"jawab Sena dengan wajah kesal
"Hehehe"tawa Leva
**SAMPAI SINI DULU YAH,MAAF KALAU KEPANJANGAN 🙏😁🤍
Visual(CARLINA DAFNA JOCASTA ALEVA SALAVACTHURA MARGARETZ**)
BONUS😁