I Love You My Handsome

I Love You My Handsome
21



"Tuh orang nya"Heran Sena melihat Steven dan Serra kembali tetapi membawa cemilan serta minuman


"Loh,bukan nya tadi ngambek"Ledek Ryujin


"Siapa yang ngambek neng?"tanya Steven


"Yah kakak lah"Jawab Ryujin kesal


"Sembarang,nih cemilan bagi-bagi yah"Ucap Steven dengan nada seperti guru


"Iyah pak"Ucap Victoria


"Gimana kalau kita main TOD"ide Steven


"Boleh tuh kak,kalau gitu biar Victoria yang ambil botol nya"Victoria lalu mengambil botol di dapur lalu menuju ke kamar Kerlandra


"Sini disamping kakak aja sayang duduknya"Panggil Kerlandra sambil menepuk lantai disampingnya


"Iya kak"Ucap Victoria lalu duduk disamping Kerlandra


"Okey,sekarang biar Victoria yang putar karena Vic yang ambil botolnya"kata Steven sambil tersenyum manis ke arah adik tersayangnya


"Okey kak,sebelum itu kita buat aturan okey,yang pertama jika kedapatan botol berhenti 2 kali di orang yang sama berarti gak bisa misalnya botol berhenti di Sena terus setelah itu berhenti di Serra nah terus setelah Serra kini kembali ke Sena lagi berarti itu sah-sah aja,yang kedua.yang kena harus memberikan truth or dare ke yang selanjutnya,yang ketiga.Apa yang sudah ditantang dan ditanya tidak bisa diganti"Jelas Victoria memberi penjelasan kemudian mereka mengerti,kemudian Victoria memutar botol dan berhenti di Ryujin


"Truth or dare?"tanya Victoria


" Aduh bodoh banget sih nih botol,Jalur aman ku adalah truth"Jawab Ryujin dengan kesal


"Ryu,siapa dokter paling ganteng di RS tempat kamu kerja?"tanya Victoria dengan pertanyaan yang masih mudah


"Itu mah gampang banget Vic"Kesal Serra


"Iiihhh...Serra biarin Napa"Kesal Ryujin


"Tahu nih Serra"Kesal Victoria


"Okey.Yang paling ganteng itu dokter bedah yaitu dokter reksa,sumpah ganteng banget tapi sayang udah punya istri"Jawab Ryujin sambil membayangkan wajah dokter Reksa


"Oh my God,udah punya wife Ryu"Peringat Victoria Victoria


"Iya-iya ingat kok"Kemudian Ryujin memutar botol kembali dan kini berhenti di Serra


"Ini mah nama nya sengaja"Kesal Serra membuat mereka tertawa


"Sayang seperti nya botol itu sengaja berhenti"Ledek Steven


"Sepertinya begitu"Kesal Serra


"TOD?"tanya Ryujin


"Truth"Jawab Serra dengan perasaan tidak enak


"okey,Serra Lova Xander apakah kau mencintai kak Steven?"Tanya Ryujin dengan nada seperti mengintrogasi seseorang yang bersalah,membuat Serra langsung menjitak kening Ryujin


"Iya lah gak mungkin aku nerima kak Steven kalau gak cinta Ryu sayang"Jawab Serra dengan kesal


"Kakak ipar good"bangga Victoria sambil mengacungkan jempol nya ke arah Serra


"Makasih adek ipar ku tercinta"Jawab Serra dengan senyum bangga


"Iiihhh...Gak sabar deh buat naik pelaminan"Nyeleneh Steven langsung dapat Jitakkan dari Kerlandra


"Kasih tahu mommy loh kak"ucap Kerlandra


"Gapapa mommy gak akan marah"Sombong Steven


"Udah-udah sekarang sini biar aku yang putar"ucap Serra memberhentikan kakak beradik itu,lalu memutar botol dan berhenti di Leva


"YES?"Senang Serra


"Good Serra"senang Sena sambil mengacungkan jempol nya untuk Serra


"Apa Yas yes yas yes senang banget sih liat aku kena"Kesal Leva


"Haha kapan lagi coba"Ledek Ryujin


"TOD?"tanya Serra dengan wajah yang mengesalkan itulah yang dilihat oleh Leva


"Dare aja deh daripada truth gak kayak kalian gak berani"Jawab Leva dengan santai


"Heh maksud anda!?"Tanya Serra dengan tajam


"Gak ada maksud apa-apa,cepat apa dare nya?"tanya Leva dengan kesal


"Hehe,cium bibir kak Kerlandra sekarang"tantang Serra langsung dapat tatapan tajam dari yang lainnya


"By"tegur Steven sambil menatap Serra dengan tajam


"Kamu marah sama aku?"tanya Serra sambil menundukkan kepalanya


"Eeehhh...Bukan gi-gitu"Serba salah Steven


"Serra..."Tatap tajam Ryujin sambil mendekat kan wajah nya ke Serra,Serra yang melihat itu reflek menutup matanya"Serra good tantangan nya aku mendukung"Senang Ryujin lalu tos dengan Serra


"Hayolohhh...Lev cium cium"Sorak Sena


"Gak boleh kalian masih dibawah umur"Larang Steven


"Kan yang ditantang gak boleh di ganti"Ucap Victoria memperingati kakak nya


"Hey,ini tantangan konyol"kesal Leva,sementara Kerlandra sudah terdiam dan membisu dia tidak bisa membayangkan bibir nya di kecup oleh Leva


"Katanya berani kok di tantang langsung takut"Ledek Sena


"Siapa takut"kesal Leva


CUP!


Leva mengecup bibir Kerlandra dengan waktu 3 detik,Kerlandra tidak percaya ini dia dan Leva..!


Sementara Ryujin,Victoria,Sena,Steven dan Serra hanya mematung melihat pemandangan itu mereka tidak percaya bahwa Leva akan benar-benar mencium Kerlandra.


"Le-Leva kau"ucap Sena yang sudah kehilangan kata-kata dia bahkan tidak percaya apa yang dia lihat barusan


"Puas!?"Tanya Leva dengan kesal


"Bangetttt"Jawab Ryujin dengan antusias


"Aku ngantuk mau tidur bye"Lari Leva langsung ke kamar Victoria


"Kakak bibir JIAKHHH...Rasanya manis sekali kakak aku ingin menikahi nya"Rengek Kerlandra sambil mengguncang tubuh Steven


"Kerlandra kakak bangga padamu"Bangga Steven sambil memeluk Kerlandra


"Kalau gitu kami mau istirahat kak good night kak bye"Pamit Victoria,sebelum melangkah Victoria terlebih dahulu mengecup pipi kedua kakak nya itu


"Aku mau istirahat dulu yah kak bye"Pamit Serra,sebelum pergi Steven sudah mengecup kening Serra.


Setelah Victoria dan sahabat-sahabatnya pergi,Steven dan Kerlandra mengobrol tentang pasangan masing-masing


"Apa kau melakukan ini semua hanya karena wasiat dari Errel?"Tanya Steven kepada adik laki-laki nya itu


"Aku benar-benar mencintai nya kak"Jawab Kerlandra dengan yakin


"Apa Leva tahu tentang ini?"Tanya Steven lagi, Kerlandra hanya menggelengkan kepalanya


"Saran ku lebih baik kau memberitahu kan nya dalam waktu dekat karena aku takut ada kesalahpahaman diantara kalian"Saran Steven


"Tapi aku takut dia berpikir macam-macam dan tidak mau menerima ku"Kalut Kerlandra


"Wanita itu memang seperti itu tetapi jika diberi pengertian pasti mereka mengerti,kakak yakin Leva akan mengerti yang penting kamu jujur kepada nya,wanita itu selain perlu perhatian dari laki-laki dia juga butuh kejujuran jika kamu tidak jujur kepada nya suatu hari bisa aja itu bisa aja jadi racun bagi hubungan,ingat sekejam-kejam nya fakta akan lebih kejam penderitaan yang dialami jika tidak jujur,kakak gak mau hubungan mu dan Leva hancur karena kakak tahu itu sama saja mengulang memori Leva 5 tahun yang lalu,kamu ingat betapa kejam nya Leva waktu itu? Dia bahkan hampir membunuh pelaku itu,kakak gak mau suatu hari adik laki-laki satu-satunya kakak hancur"ucap Steven sambil tersenyum menatap Kerlandra yang mendengar nasehat dari Steven


"Kakak"Sendu Kerlandra dengan mata yang berkaca-kaca lalu memeluk kakak laki-lakinya


Meskipun sudah Kerlandra sudah dewasa tetapi dia masih menganggap Kerlandra adik kecil nya,Kerlandra bukan lah anak kandung dari keluarga Xifard dia ditemukan disaat keluarga Xifard sedang berlibur disaat itu ditemukan Kerlandra pingsan dipinggir jalan,Kerlandra adalah anak yang dingin,cuek dan sedikit takut berkomunikasi dengan orang lain mereka juga tidak tahu kenapa Kerlandra bisa seperti itu tetapi bagi mereka Kerlandra adalah putra keluarga mereka.


Steven dan Kerlandra sudah dekat dari kecil,Steven begitu menyayangi Kerlandra dan menganggap Kerlandra adiknya bahkan banyak yang bilang kalau Kerlandra mirip mommy nya-Alena


"Kau ini cengeng sekali"Ledek Steven sambil mengacak-acak rambut Kerlandra, walaupun matanya sudah berkaca-kaca dia mengingat betapa parah nya kondisi Kerlandra disaat itu.


"Terimakasih sudah menerima ku sebagai adik"Ucap Kerlandra dengan tulus


"Hey! Apa maksudmu kau ini adalah kakak selamanya"Kesal Steven


"Kakak,bagaimana suatu hari nanti aku mengingat semuanya tentang masa lalu ku? Bagaimana nanti aku menemukan sebuah fakta jika keluarga ku membuang ku? Apa kalian masih menyayangi ku? bagaimana kalian bisa menerima ku padahal keluarga ku saja tidak bisa menerima ku?"tanya Kerlandra bertubi-tubi dengan nada yang bergetar


DEG!


Jantung Steven seakan berhenti berdetak mendengar pertanyaan adiknya itu dia tidak bisa membayangkan betapa hancur nya Kerlandra jika itu kenyataan nya


"Sa-sayang"panggil seseorang dibalik pintu sana,dia adalah-Alena dan Dimitri,mereka mendengar semua yang di bicarakan putra-putra mereka,Alena bahkan sudah terisak dia tidak menyangka jika putranya-Kerlandra dapat berbicara seperti itu,apakah Kerlandra banyak menyimpan hal dan menyimpan rasa sakit!?


"Mo-mommy dad"Gugup Kerlandra,tanpa menunggu lama Alena memeluk Kerlandra


"Jangan berbicara seperti itu sayang kau itu putra ku,jika mereka membuang mu biar aku yang membalas nya mereka itu bukan siapa-siapa mereka tidak ada hak untuk membuang putra ku,selamanya kau adalah putra ku mommy menyayangi dan mencintai mu kau bukan anak yang di pungut tetapi kau adalah putra dari keluarga ini,jangan berkata seperti itu mommy tidak menyukainya hiks hiks"histeris Alena untung saja daddy-Dimitri nya telah menyalakan peredam suara


Kerlandra hanya diam membisu dia tidak percaya bahwa mommy nya mendengar apa yang di ucapkan,bibir nya seolah bisu dia tidak percaya bahwa wanita yang sama sekali tidak memiliki hubungan dengan nya bisa menerima nya.


Sementara Dimitri yang mendengar pembicaraan kedua putranya rasanya begitu sakit,dia tidak menyangka jika putranya-Kerlandra bisa mengingat itu dia kira selama ini Kerlandra sudah melupakan semuanya ternyata dia masih menyimpan nya


"Mommy don't cry"Mohon Kerlandra


"No,kamu harus janji jangan pernah bicara seperti itu lagi,kamu jangan pernah mengingat masalalu okey! Ini keluarga Kerlandra"Ucap mommy-Alena sambil menangkup wajah Kerlandra


"Iya mom"Jawab Kerlandra'Maaf mom tetapi Kerlandra harus tahu semuanya'batin Kerlandra


"Sekarang kalian berdua tidur"perintah Alena kepada kedua putranya


"Iya mom"Jawab Steven


lalu mereka dua berbaring dan Alena dan Dimitri pun kembali kekamar mereka


"Sini"Panggil Steven sambil merentangkan kedua tangannya untuk Kerlandra,Kerlandra pun langsung terlelap dipelukan sang kakak jika Steven pergi Kerlandra akan menyusul karena bagi Kerlandra tidur dipelukan Steven adalah tempat ternyaman


"Kakak terimakasih"ucap Kerlandra dalam tidurnya


Steven yang mendengar itu langsung tersenyum sambil mengusap kepala adik nya itu"Bagaimana mau menikah sedangkan tidur nya sama kakak nya,hehehe...Bagaimana reaksi Leva ketika tahu kau tidak bisa pisah dari kakak heuhh? Dan apa reaksi nya jika kakak memberitahukan kepada nya kalau pelukan ternyaman adalah pelukan ku? hmm? Tidurlah selamat malam"puas bergumam Steven pun mengecup kening adik nya itu lalu ikut terlelap bersama Kerlandra


**SAMPAI SINI DULUUUU LEVERRRSSSS🤍


I LOVE YOU


FROM-WIFE NYA JAEHYUN🤍**