I Love You My Handsome

I Love You My Handsome
6



di ruangan Victoria


"Bagaimana ini?


apa iya aku harus bertemu nya lagi?"tanya nya pada diri nya,jujur saja dia tidak menyukai pria sombong itu


"Baiklah Victoria tenang kan dirimu nanti malam kita akan ke tempat pria itu jadi siap kan mental"lanjut nya dengan senyum pedih,lalu dia pergi untuk mengecek pasien


"Selamat pagi nyonya cantik"sapa Victoria pada seorang pasien yang sudah berumur,walaupun sudah berumur tetapi dia masih cantik


"Dokter bisa saja,selamat pagi juga dok"balas nya dengan senyuman


"Bagaimana perasaan nyonya Dila?"tanya Victoria kepada wanita yang bernama Dila tersebut,Dila adalah salah satu pasien Victoria, Victoria dan nyonya Dila sangat akrab,bukan kah itu wajar?, nyonya Dila adalah pasien nya


"Puji Tuhan saya sudah mulai membaik"jawab nya dengan penuh syukur


"Syukurlah,kalau nyonya semangat seperti ini saya yakin anda pasti sembuh"dukung Victoria kepada nyonya Dila


"Saya harap juga begitu dok,saya sudah bosan di rumah sakit"keluh nyonya Dila,wajar saja dia mengeluh karena sudah 1 bulan berada di Rumah sakit


"Jangan mengeluh nyonya,saya yakin anda pasti sembuh,berdoa lah dengan Tuhan"dorong Victoria supaya nyonya Dila tidak mengeluh


"Terimakasih dok"ucap nya dengan tulus


"Tidak perlu berterima kasih karena itu sudah tugas saya"balas Victoria dengan senyum


"Iyah dok"jawab nyonya Dila


"Baiklah kalau begitu saya permisi,saya mau ngecek pasien yang lain,semangat nyonya"pamit Victoria sambil menepuk lembut pundak nyonya Dila


"Iya dok"balas nyonya Dila dengan senyum.


12:30


"Huuufff...Rupanya sudah jam segini,lebih baik aku makan siang di luar saja,lebih baik aku menelpon mereka"ucap nya karena melihat jam tangan mewah nya,lalu menelpon seseorang


'Halo,ayo makan siang bersama'


'......'


'Baiklah di restoran nya saja'


'......'


Lalu mematikan telpon nya,dan berangkat ke restoran yang dia tuju.


Restoran


Sesampainya di restoran dia lalu duduk di meja untuk menunggu yang lainnya,tak lama kemudian tiba-tiba ada yang datang dari arah dapur restoran sambil membawa kan nampan berisi makanan,lalu jalan ke arah Victoria


"Maaf yah lama,tadi aku mengecek keadaan dapur"ucap nya meminta maaf lalu meletakkan nampan yang berisi makanan itu di meja,lalu memeluk Victoria


"Tidak apa-apa,aku merindukan mu"balas Victoria


"Aku juga merindukan mu bestie"jawab nya,lalu melepaskan pelukan nya


"Bagaimana dengan anak 2 itu?"Tanya Victoria,lalu menggenggam tangan sahabat nya itu


Kalau iya,kenapa mereka tidak mengajak ku"Keluar lah sifat nya


"Issshhhh...Aku serius Sena"jawab Victoria lalu memukul tangan gadis yang bernama Rika itu,iya dia adalah'Syenka Sena Arwick'Salah satu sahabatnya,Sena adalah keturunan keluarga Arwick salah satu keluarga yang di segani,dan sama seperti Victoria dia juga sukses tapi sukses di dunia bisnis,membangun sebuah restoran tanpa bantuan orang lain,Sena adalah gadis keturunan Inggris,ayah nya bernama Justin Arwick yang berasal dari Inggris dan ibu nya bernama Nela Arwick.


"Hehe aku bercanda,itu mereka sana"tiba-tiba menunjuk ke arah dua gadis yang menuju ke arah mereka


"SENA VICTORIA I'M COMING"Heboh salah satu dari mereka, membuat pengunjung restoran melihat ke arah nya,sementara Victoria dan Sena hanya mengutuk nya dalam hati dan gadis yang bersama nya sudah mencubit tangan nya sambil tersenyum iblis nya,lalu mereka menuju ke arah Victoria dan Sena


"Bangkeh si Ryujin bikin malu"ucap Victoria dengan kesal


"Bisa-bisa kalau setiap hari dia kesini habis pelanggan ku"Jengkel Sena,ketika gadis yang bernama Ryujin dan yang satu nya itu datang,Sena langsung memukul lengan Ryujin, membuat Ryujin mengaduh kesakitan


"AW,apaan sih Sen,orang datang bukan nya di peluk di sediakan makanan malah dipukul,isshhh...Vic,Ser liat tuh Sena pukul aku"aduh nya ke Victoria dan gadis yang bernama Serra itu,bukan nya membela gadis dua itu malah mendukung Sena


"Lagian ngapain sih Ryu kamu datang-datang sambil teriak-teriak?"tanya Victoria dengan menatap Ryujin dengan tajam


"Tahu nih,bikin malu aku aja"ikut Serra mengomeli Ryujin,gadis yang bernama'Serra Lova Xander'Gadis ini juga adalah seorang pembisnis tetapi dia pemilik butik,beda dengan Victoria


"Iya,maaf yah aku jadi malu-maluin kalian"tunduk Ryujin,Ryujin adalah yang paling muda di antara mereka,Ryujin adalah gadis Korea,tetapi kakek nya berasal dari Indonesia membuat keluarga nya menetap di Indonesia nama nya adalah'Ryujin Park Graham'


Ryujin adalah dokter anak,tetapi masih menjadi dokter baru


"Gapapa,jangan di ulangi,kita gak marah kok"ucap Sena, diikuti dengan anggukan kepala Victoria dan Serra, mendengar itu Ryujin lalu mendongak


"Aku tahu kok"ucap nya lalu memakan kentang yang ada di Meja,melihat itu Serra, Victoria dan Sena hanya menggeleng kan kepala mereka,lalu berbincang-bincang, tiba-tiba ada suara yang memanggil Sena


"SENA"Suara bariton itu memanggil Sena, membuat mereka mendongak dan melihat orang itu,Serra dan Ryujin hanya bengong melihat pria tersebut dengan kagum, sementara Victoria langsung membelakkan mata nya, melihat itu Sena lalu menjawab


"Iyah kak?"tanya Sena, WHATTT!???


Kak!???


"ANDA!!?"Kini suara Victoria yang terdengar


"Rupanya anda adalah seorang penguntit yah?"tanya orang itu dengan dingin,mendengar itu Victoria langsung kesal


"Wahhh...Tuan ada GeEr sekali,anda kira saya tidak punya kerjaan hah!?


Untuk apa saya mengikuti orang sombong seperti anda!??"Dengan suara lantang Victoria membalas perkataan William


"Kamu kenal sama kak William?"tanya Sena


"Enggak"jawab nya dengan cepat,bentar apa yang di ucap kan Sena!?


kak!?


WHAT!??


"Siapa juga yang mau kenal dengan wanita bar-bar ini"Ucap pria itu dengan dingin


"Dia ini sahabat ku kak,dan Vic ini adalah kakak sepupu ku,anak dari paman ku"ucap Sena dengan memperkenalkan Victoria dan William, sementara Serra dan Ryujin hanya mengangguk, Victoria!?


Dia langsung membelakkan mata nya!!