I Love You My Handsome

I Love You My Handsome
17



"HAH!?"Tanya mereka bersamaan selain Sena, Ryujin,Serra, Victoria dan Leva,sementra keempat nya menatap tajam kearah Sena,sementara para lelaki hanya bisa bengong,ternyata selama ini!?


"Sena aisshhh..."Kesal Serra sembari menatap tajam ke arah Sena


"Uppsss...Maaf"ucap Sena dengan wajah bersalah,dengan segera Serra menyusul Steven yang sudah beranjak dari tempatnya


"Awas aja kamu nanti!"ucap Serra memberikan Sena peringatan,Sena hanya diam dengan wajah yang bersalah


"Ember!"timpal Leva,membuat mereka menatap kearah Leva,memang yang tidak bisa menjaga bicara nya adalah Leva,ketika Leva kesal tidak ada yang berani mengganggu nya apalagi marah! Beuhhhh...Bisa-bisa tinggal nama!


"Maaf aku gak sengaja"sesal Sena,dia tidak tahu kalau ucapan nya menyakiti Steven


"Gapapa,aku yakin semuanya baik-baik aja"ucap Victoria dengan lembut walaupun dia sedikit kecewa dengan ucapan Sena yang menyakiti kakak laki-lakinya,William yang melihat ke arah Victoria yang menenangkan Sena membuat nya tersenyum, tidak ada yang berubah dari gadis kecil ini,Siapa sih William ini!? Apa dia sudah mengenal Victoria dari lama!? Baca terus yh!


"Iya,tenang aja Sen,Serra gak akan marah kok palingan cuman minta mobil"Tutur Ryujin dengan senyum manis,membuat mereka tertawa kecil mendengar ucapan gadis itu


"Gak akan aku kasih!"jawab Sena dengan cepat,OMG! My car!


POV STEVEN DAN SERRA


"Ka-kak"panggil Serra sambil memegang punggung Steven dengan lembut,dia sedikit bingung harus menjelaskan semuanya darimana,jujur dia dan Nandra memiliki kisah yang sedikit rumit membuat hubungan mereka tidak bertahan lama


"Hmm"Sahut Steven dengan nada dingin,membuat Serra menghembuskan nafas nya dengan pelan,dia pun duduk di samping Steven dan mulai menjelaskan semuanya


"Hubungan aku sama kak Nandra bisa dibilang rumit,dulu itu sejak kak Errel pergi aku cukup hancur dan aku jarang bersama kak Nandra"jeda Serra sebentar,mata nya sudah berkaca-kaca,dia menangis bukan karena Nandra melainkan dia mengingat sang kakak,membuat Steven bersalah"Aku tahu kak Nandra itu butuh seseorang yang baik untuk menemani hari-hari nya,sebenar nya kak Nandra udah yakini aku bahwa dia akan selalu menunggu aku sampai aku bisa menerima semuanya,tapi aku ngerasa bersalah sehingga aku memutuskan semuanya,kak Nandra awalnya menolak tapi...Dia ngerti,kak Nandra pria baik dia pantas untuk bahagia"lanjut Sena,dia tersenyum akhirnya bisa menjelaskan semuanya,jujur saja sampai sekarang Sena masih mempunyai rasa bersalah kepada Nandra,tetapi Nandra meyakinkan dia bahwa Nandra sudah melupakan semuanya karena sudah mempunyai tambatan hatinya


"Maaf"Sesal Steven,entah sejak 30 menit yang lalu,dia sudah mempunyai rasa kepada Sahabat adik nya itu,kemudian menarik Serra ke pelukan nya


"Gapapa kok,Serra ngerti"Jawab Serra mengerti perasaan Steven,kemudian Steven Melepaskan pelukannya dan menggenggam tangan Serra


"Serra kakak tahu ini terlalu cepat tapi...Kakak udah jatuh cinta sama Serra,Serra mau nggak jadi kekasih kakak?"Ungkap Steven membuat Serra terbelalak,rasanya dia ingin sekali terbang ke atas awan


"Se-Serra mau"Jawab Serra dengan mata yang tertutup,dia sangat malu


"Be-benarkah!? makasih baby"Seru Steven lalu mengecup kening Serra


"Hehehe sama-sama,kita masuk yukk"ajak Serra dan mendapatkan anggukan dari Steven sebagai jawaban bahwa dia setuju


"Ternyata Sena hari ini membawa keberuntungan untukku hahahaha! Makasih Sena Love you"Batin Serra dengan bahagia, padahal tadi dia sangat kesal pada Sena,sesampai mereka di meja kembali,Serra membisikkan sesuatu ke telinga Sena


"Terima kasih hari ini kau memberikan ku keberuntungan,aku jadian dengan kak Steven"bisik Serra,membuat Sena memberikan jempol nya ke arah Serra


"SEKARANG KITA AKAN TANYA-TANYA KEPADA KELUARGA SOVERO DAN KERABAT DEKAT"Ucap MC,kemudian menuju ke arah para orang tua


"Tuan apakah tuan muda William sudah mempunyai kekasih?"tanya MC kepada Edward


"Seperti nya dengan waktu dekat ini kami mendapatkan menantu"jawab Edward dengan bangga sementara Victoria sudah merona malu


"Wow! Baiklah,bagaimana dengan tuan Arwick"tanya MC itu kearah Justin


"Kepo!"jawab Justin membuat mereka berseru kearah nya,membuat kerabat Justin malu


"Daddy mu kah itu Sena?"tanya Ryujin dengan kesal sambil menutup wajahnya dengan tas nya


"Bukan dia itu suami mommy ku"jawab Sena dengan nada yang kesal,kebiasaan Daddy nya selalu bikin malu,sementara Nela hanya bisa mencubit pinggang Justin


"Hehehe maaf,Sama seperti Edward saya juga akan segera menggendong seorang cucu"Jawab Justin dengan bangga membuat Sena,Royce dan Shireen ingin membunuh sang ayah!


"Sudah lewati saja dia!"suruh Nela dengan senyum terpaksa,rasanya sekarang dia dan anak-anaknya ingin membunuh sang suami


"Bagaimana dengan keluarga Graham?"tanya MC,kini ke keluarga Ryujin


"Bagaimana tuan Daniel dan nyonya Eva?"tanya MC


"Tanya saja kepada mereka,kami tak mau terlalu mengatur tentang urusan percintaan putra-putri kami,saya yakin mereka sudah tahu mana yang baik dan mana yang tidak baik"jawab Daniel dengan bijak membuat mereka bertepuk tangan


"Bangga aku sumpah! Curiga aku kek nya tadi daddy ngehapal dulu deh sebelum berangkat"Curiga Ryujin


"Gak boleh begitu Ryu,emang nya kamu mau dijodohin?"tanya Gali dengan lembut membuat Ryujin meleleh,mereka hanya menatap malas kearah pasangan tersebut


"Sekarang bagaimana dengan keluarga Xander?"tanya MC tersebut menuju ke arah keluarga Xander membuat mereka jadi tegang


"Mereka sudah dewasa"Jawab Chika dengan nada dingin sementara Serkand hanya diam,sejujurnya dia juga takut mereka mengungkit kajadian 5 tahun yang lalu


"Ba-baiklah,kini kita beralih ke keluarga Margaretz,bagaimana tuan dan nyonya Margaretz"tanya MC


"Mereka sudah menjadi orang sukses sekarang jadi saya tidak perlu khawatir karena anak-anak saya tumbuh menjadi anak-anak yang baik"jawab Ella dengan tenang,Andre hanya diam dia tahu istri tercinta nya pasti bisa menangani ini semua


SAMPAI SINI DULU 🙏🌱