I Love You My Handsome

I Love You My Handsome
20



"Terus kenapa diladeni?"tanya Leva dengan kesal


"Dia ngehasut aku dia bilang kalau itu cara jitu untuk liat kalau kamu itu sayang atau enggak sama aku"Jawab Kerlandra dengan nada manja sambil memeluk pinggang Leva


"Terus kamu percaya!?"tanya Leva, Kerlandra hanya mengangguk kecil


"Maaf yah udah buat kamu khawatir"lirih Kerlandra,dia meretuki dirinya karna sudah percaya pada sahabat sialan nya itu,"awas saja kau Vano!"Gerutu Kerlandra dalam hati


"Lagian kenapa juga harus diikuti,kan kakak tahu kalau kak Vano itu kayak gimana"Kesal Leva


"Yaahhh...Maaf kan aku mau liat kamu sayang atau enggak sama aku"jawab Kerlandra dengan menundukkan kepalanya


Melihat itu Leva menjadi merasa bersalah, sebenarnya wajar saja Kerlandra melakukan itu secara kan Leva bisa di bilang masih belum move-on dengan masa lalu nya


"Maaf"Sendu Leva,membuat Kerlandra mendongak ke arahnya dan memeluk nya


"No no,ini bukan salah kamu,aku yang salah aku ngerti kamu masih butuh waktu,tapi aku minta tolong buka hati kamu untuk aku Lev,aku juga manusia biasa yang bisa lelah kapan saja"mohon Kerlandra dengan nada yang lembut dia tidak mau memaksa Leva,Leva langsung memeluk Kerlandra dengan senang hati Kerlandra membalas pelukan itu.


"Kamu udah mulai ada kok disini"jawab Leva sambil menunjuk dada nya, Kerlandra langsung mengecup kening Leva


"I love you"ucap Kerlandra


"Aku sayang kamu"balas Leva,rasanya masih sulit untuk mengucapkan kalimat cinta bagi Leva karena masih ada trauma di dalam dirinya


"Hmm hmm"berdehem ternyata ada di depan kamar yang pintunya terbuka terlihat disana ada Victoria,Steven,Ryujin,Serra,Sena.


Dengan cepat Leva melepaskan pelukannya tetapi ditahan oleh Kerlandra, Kerlandra menatap kesal ke arah adik dan sahabat adik nya itu,mereka hanya tersenyum meledek


"Lepassiiin"ucap Leva sambil meronta-ronta di pelukan Kerlandra


"kakak lepassin Leva"kesal Sena,Kerlandra pun melepaskan pelukannya dari Leva


"Apa! Iri kenapa tidak kau telpon saja pacar mu itu hah!?"Tanya Kerlandra dengan kesal


"Tidak! Dia lagi kerja untuk masa depan ku dan dia,asal kakak tahu dia itu pekerja keras, berkharisma,tampan dan satu lagiii...Sosweetttt"Bangga Sena, sebenarnya ucapan Sena memang benar karena Sello dikenal orang yang pekerja keras sama seperti William.


"Aku setuju dengan ucapan mu Sena,karena aku juga mengagumi kekasih mu itu,dia itu Sosweetttt dan manis"timpal Serra dengan wajah yang seperti dirayu


"Banggakan saja lelaki lain"Kesal Steven melihat kearah Serra yang memuji pria lain di depannya


"Tetapi kau lebih manis darling"Goda Serra,membuat mereka ingin sekali tertawa karena melihat ke arah Steven yang sudah salah tingkah terlihat dari wajah nya yang memerah.


"Serra kasihan kakak ku, lihatlah wajah nya sudah memerah"goda Victoria sambil tertawa dia tidak menyangka bahwa kedua kakak laki-laki nya ini jatuh cinta pada sahabatnya.


"Sini masuk"Ajak Leva,kemudian pun mereka masuk kedalam kamar Kerlandra


"Ryujin yang kemarin udah jadian yah?"Kepo Steven


"Hehehe,belum kak doa'in yah semoga lancar"Jawab Ryujin malu-malu membuat sahabat-sahabatnya rasanya ingin muntah


"Belum jadian juga udah minta di doa'in"Ledek Sena


"Yah..Makannya doa'in Maisaro"kesal Ryujin


"Iiiihhh...Saya dong udah official senggol doonnggg"Pamer Sena dengan wajah sombong


"Putus baru tahu rasa"Ejek Victoria


"Iiiihhh...Tegaa banget sih Kalian ikkhhh,kak liat mereka doa'in hubungan aku yang enggak-enggak"Adu Sena kepada Steven


"Kalian tuh gak boleh gitu,kalian harus mendoakan yang baik-baik agar doa nya itu balik ke kalian"Bela Steven membuat nyali mereka ciut,sementara Sena meledek ke arah mereka


"Gak baik,walaupun hanya bercanda tetapi itu bisa menjadi doa,ingat omongan adalah doa"Nasihat Kerlandra


"Yaudah kalau omongan adalah doa,tolong jodohkan aku dengan salah satu idola ku yah Tuhan,Jaehyun juga boleh kalau gak bisa Jake pun aku ikhlas kalau juga enggak Heesung pun jadi kalau enggak juga bisa aku ikhlas dengan Jay kalaupun juga tidak bisa Jeno pun aku terima dengan lapang dada,pokoknya antara mereka lah yah Tuhan"Mohon Leva dengan wajah yang berseri-seri


"Bapeerrrr"histeris Ryujin


"Gitu aja baper,aku dong dikirim puisi setiap malam,di buat kata-kata kalau pagi sosweet kan?"Pamer Sena dengan bangga


"Itu bukan sosweet tapi alay bodoohhh"Balas Leva lalu menoyor Sena seketika ruangan itu dipenuhi dengan suara tertawa


"Daripada enggak pernah,gini nih kalau gak pernah digituin sama pasangan sendiri"Kesal Sena membela dirinya sendiri


"Kita bukannya gak pernah tapi kita tuh gak alay"jawab Victoria membuat Sena kesal


"Utuututu...Adik nya Royce ngambek"Goda Steven,jika kumpul dengan mereka itu rasanya ingin tertawa terus akibat kelakuan random mereka


"Bucin boleh tapi jangan sampai kelewatan batas,pacaran ada batasan nya jangan sampai kelewatan"Nasihat Kerlandra


"Iya kak makasih nasihatnya memang deh kak Kerlandra is the best daripada kak Steven"puji Sena


"Eeeehhh...Maksudnya apa nih membandingkan saya dengan dia,saya ini berbeda dengan dia yang kulkas"kesal Steven tidak terimah


"Emangnya kakak enggak kulkas hah!?"Tanya Sena dengan kesal


"Dia kan memang bukan kulkas Sen dia kan freezer"sahut Ryujin membuat mereka tertawa,Steven pun langsung ngambek


"Utuututu...Jangan marah dong kak Steven"Goda Victoria


"kakak Steven tersayang"Goda Leva,Kerlandra langsung menatap tajam kearah nya


"By"Panggil Serra dengan lembut


"Iyah sayang,ada apa hmm? kamu butuh sesuatu?"tanya Steven langsung tersenyum kembali karena mendengar panggilan dari Serra,mereka melihat itu hanya bisa mengutuk Steven dalam hati mereka


"Gercep banget bang?"Goda Ryujin


"Iya dong pacar saya"jawab Steven


"Putusin Serr"Canda Sena


"Iya Serr kemarin kan kamu bilang cuma gabut"ucap Leva memanas-manasi keadaan,Serra yang mendengar itu pun berinisiatif untuk main-main


"Iya Serr,sebenarnya Steven ini gak terlalu pintar dia ini kemarin sempat loh godain janda di supermarket"Timpal Kerlandra


"iiiishhh...Kalian Apaansih,kakak juga ikut-ikutan"Kesal Steven


"Iya Serr aku liat juga kak Steven mukanya biasa aja"timpal Ryujin memanas-manasi


"Kita putus"ucap Serra dengan wajah yang terlihat serius,sebenarnya dia juga tidak tega melihat wajah kekasihnya itu


"Sayang jangannnn"Rengek Steven seperti anak kecil


"Tapi aku mau nya putus"ucap Serra sekali lagi


"Iiisshhh...Sayang jangannn,kalian sih ahh"Rengek Steven membuat mereka tertawa puas,Steven yang merasa di bohongi langsung pergi dari tempat nya


"Naahh ayoo loh Serr"Ucap Ryujin


"Kalian sihh"ucap Victoria


"Ikutin Serr"Suruh Leva


***SAMPAI SINI DULU LOVERSSSS🤍🌅


SALAM DARI MASA DEPAN JAEMIN😌***