I Love My Husband

I Love My Husband
TEMAN BARU



Allana yang sedang menikmati pemandangan pantai sambil melamun banyak hal dikagetkan dengan suara seorang gadis.


"Hai, boleh kenalan namaku Renata Aurelia" mendengar sapaan yang ramah itu Allana cukup senang, lalu Allana memperkenalkan namanya


"Iya hai, namaku Allana Tayker"


"maaf kalau aku mengganggu waktumu, oh tidak apa apa santai aja renata, malah aku senang masih ada orang yang mau berkenalan denganku dan juga aku baru di kota ini" Renata cukup terkejut dengan respon yang diberikan Allana "oh ya, ku anggap itu sebuah pujian nona Allana" dengan senyuman yang tepantri di bibir Renata "pantes aku baru melihat mu di tempat ini, iya begitulah" mereka lalu mengobrol dengan santai. Allana tidak memilih teman siapapun orang itu jika dia memiliki sikap ramah dan baik allana cukup yakin untuk menjadikanya teman.


Setelah waktu sudah mulai menjelang malam Allana ingin mengucapkan salam perpisahan tapi sebuah tawaran datang dari renata bahwa dia ingin mentraktir Allana sebagai teman barunya kebetulan hotel yang Allana tinggali adalah milik Renata.


mendengar tawaran Renata sambil memohon membuat Allana tidak bisa menolak tawaran Renata. lalu mereka kembali ke hotel dan menuju resto atas untuk makan malam sambil mengobrol dan menikmati keindahan malam kota singapura.


Allana yang mendengar perkataan brian sungguh menyakiti hatinya, hingga air matanya menetes tanpa bisa berkata apa apa. Tapi seakan tersadar Allana lalu berusaha menjelaskan kepada Brian kenapa dia pulang terlambat. Brian yang seakan sudah muak dengan Allana tidak mau mendengarkan penjelasan apapun itu dari Allana. Brian lalu membawa kunci mobilnya dan melangkah keluar dan pergi dari hotel itu.


"Gadis itu benar benar membuatku kesal, jika aku berlama lama entah apa yang akan kulakulan terhadap gadis itu" Brian lalu menghentikan mobilnya di club malam, yang cukup terkenal di singapura.


sedangkan di tempat lain Allana yang melihat Brian sudah pergi tanpa mau mendengar penjelasannya sangat merasa bersalah dan juga sakit hati atas perkataan brian air mata yang sudah menetes dari tadi di hapusnya dan Allana menyalahkan dirinya atas kepergian Brian "aku memang gadis yang bodoh. aku harus minta maaf kepada Brian saat dia pulang nanti, ya harus".


Brian yang sudah mulai agak mabuk, lalu beranjak dari kursinya tapi tiba tiba ada seorang gadis yang menghodanya dengan suara seksinya tapi yang Brian berikan adalah tatapan tajam dan kata kata yang dingin "Aku tidak ingin diganggu, dan juga kau bukan seleraku" dengan senyum miring. gadis itu merasa direndahkan oleh brian merasa kesal dan marah, gadis itu pun beranjak pergi sambil bergumam kesal " aku cantik dan seksi begini dia bilang bukan seleranya yang benar saja, bahkan banyak pria yang mengejarku. apakah pria itu gay ih ganteng ganteng gay" kata gadis itu sambil bergedik ngeri.


Brian lalu berjalan menuju parkiran untuk mengabil mobilnya lalu pergi dari club itu menuju hotel yang berbeda. Brian tidak ingin bertemu Allana untuk saat ini, sampai emosinya mulai stabil. Dan malam itu adalah malam yang panjang dan cukup melelahkan untuk Brian.