I Love My Husband

I Love My Husband
PERTUNANGAN



Malam ini adalah pertemuan makan malam antar kedua belah pihak, dimana keluarga brian dan allana akan membicarakan acara pertunangan Brian dan Allana untuk waktu yang sudah ditentukan.


#Ruang Tamu


Selesai dari acara makan malam, kedua keluarga berpindah tempat ke ruang keluarga Brian. Di ruang keluarga, mereka asik berbincang santai setelah cukup Ayah brian yang membuka percakapan yang lebih serius.


"Acara pertunangan kalian kami sudah sepakat akan di laksanakan besok" Kata Daimon


"Kenapa cepat sekali daddy?, daddy tahu mungkin ini cepat, tapi menurut daddy cepat akan lebih baik dari pada menunggu satu minggu lagi son"


lalu Daimon beralih menatap allana "Bagaimana menurutmu allana?, aku hanya ikut apa saja keputusan om, kalau itu mungkin yang terbaik" kata allana dengan sedikit gugup


sedangakan disisi lain, Brian hanya bisa menghela nafas dengan keputusan yang sudah di ambil oleh ayahnya.


lama berbincang untuk persiapan besok tidak terasa malam sudah semakin larut. lalu keluarga allana berpamitan pulang karena sudah larut malam.


seperti biasa Brian akan mengantar allana pulang sedangkan orang tua allana mengunakan mobil mereka sendiri yang di antar oleh supir keluarga.


#Kediaman keluarga Frangklin


Pagi telah datang, tapi suasana pagi yang cerah malah terdengar orang yang ramai sekali dengan aktifitas mereka. semua orang sibuk menyiapkan pesta nanti malam untuk acara pertunangan Brian dan allana. Semua mulai mendekor setiap ruangan, ada yang menyiapkan, minuman, makanan yang buat oleh koki terbaik dan masih banyak hal yang di siapkan.


SKIP_


Malam yang di tungguh-tungguh telah datang. Di acara pertunangan Brian dan Allana banyak orang penting dari sahabat, keluarganya, pembisnis, kerabat, dan orang orang kelas atas. malam ini adalah malam yang cukup meriah, acara dimulai dengan beberapa sambutan oleh pembawa acara dan sampai di mana momen Brian mrmasangkan cicin pertunangan dengan beberapa kata kata romantis yang tetlihat di paksakan


Brian mulai mendalami perannya dia menetap allana lalu mulai berlurut dan mengarahkan cincin berlian dengan permata kecil di atasnya, lalu sebuah kata meluncur dari Brian


"WILL YOU MARRY me, Allna"


allana hanya terpaku seakan melihat hal yang paling langkah dalam hidupnya, setelah cukup terdiam beberapa detik allana lalu mengalihkan pandangannya ke kedua orang yang paling penting dalam hidupnya, melihat orang tuanya bahagia itu sudah cukup untuk allana. lalu alana kembali memfokuskan pandangannya ke arah brian dan sebuah kata meluncur dengan mulus dari bibir alana


"Yes, I do"


mendengar jawaban allana brian lalu memasangkan cicin pertunanan ke jari allana. lalu terdengar sebuah tepukan tangan dari berbagai arah di tempat itu (prok,prok,prok).


Setelah acara pamasangan cincin, masuk ke acara dansa Brian dan Allan berdansa begitu dekat dan terlihat mesra itu yang di lihat orang orang sedangkan berbalik dengan posisi mereka Brian terus menyudutkan alana dengan kata-katanya.


"Kau jangan terlalu senang dengan acara pertunangan ini, aku bahkan tidak sudi berdampingan denganmu bahkan lebih tidak pantas bersanding denganku" dengan nada dingin, kata demi kata kata yang menusuk terus brian lontarkan terhadap allana, sedangkan allana hanya diam tanpa bisa berbuat apa apa di hanya bisa berdoa agar acara sesi dansa ini ceat selesai. sampai di mana acara dansa telah selesai membuat allana menghela nafas tapi sebelum Brian beranjak di memperingatkan allana sekali lagi "camkan itu" lalu berbalik pergi dari pesta pertunangannya. Allana masih berdiri dan memperhatikan brian yang melangkahkan kakinya pergi tiba tiba dadanya terasa sesak lalu allana bergumam dengan pelan "kenapa kata katanya sangat menyakitkan untukku, ya Tuhan apakah pernikahan ini akan berhasil untuk kedepannya atau sebaliknya" lalu allana beranjak dan melangkahkan kakinya le arah kedua orang tuanya yang sedang berkumpul bersama keluarga brian.