
pagi itu adalah keberangkatan Allana dan Brian perjalanan mereka cukup panjang hingga mereka sampai pada tempat tujuan. Brian dan Allana langsung menuju hotel untuk beristirahat sampai waktu menunjukan pukul 12:00 Brian lalu pergi dari hotel untuk mengadakan pertemuan dengan rekan bisnisnya dari perusahaan MOLLTEN tanpa memberitahu Allana.
Allana yang terbangun dari tidurnya memperhatikan sebelah tempat tidur lalu pandangannya beralih ke sekitar ruanagan tapi dia tidak menemukan apa yang dia carinya yaitu Brian.
Allana berfikir mungkin Brian keluar sebentar lalu Allana melangkahkan kakinya ke kamar mandi karna di sedikit merasa gerah.
Saat Allana telah selesai membersihkan dirinya, tiba tiba Allana merasa lapar, Allana baru ingat di belum sarapan dari tadi pagi. Allana lalu memesan makan kepada pelayan hotel di restok untuk makan siangnya dengan Brian setelah itu Allana bersantai didepan TV sambil menunggu Brian balik ke kamar hotel tapi Brian belum juga balik.
Brian yang sudah selesai pertemuan dengan rekan bisnisnya langsung menuju ketempat restoran yang mengajikan pemandanga arah laut.
Brian bukan pertama kali ke singapura tapi sudah beberapa kali Brian berada di negara ini.
restoran ini juga adalah tempat favoritnya dengan seseorang jauh di masa lalu, itu kenangan yang sulit untuk Brian lupakan.
Brian bahkan menyewa banyak diktektif handal untuk mecari keberadaan orang yang dicintainya tapi tetap saja belum ditemukan sampai saat ini, Brian bahkan hampir putus asa tapi mengingat kenangan mereka brian tidak langsung menyerah malah membuatnya semakin teguh pendirian bahwa dia tidak boleh menyerah walaupun mungkin orang yang dicarinya sudah tidak ada di dunia setidaknya Brian bisa menemukan keberadaannya setidaknya itu akan membuat hatinya tenang.
Allana yang menunggu Brian cukup lama membuatnya tidak bisa menahan lapar. Lalu Allana beranjak dari tempat tidur dan menuju ruang pantri untuk menyantap makanannya setelah selesai. Allana lalu keluar dari kamar hotel karna Allana sudah merasa bosan dan hari sudah mulai menjelang sore.
Allana menikmati suasana pantai di sekitar hotel dengan banyak pejalan kaki yang berlalulalang di sekitarnya. kakinya lalu berhenti dibibir pantai untuk merasakan air yang menyentuh kakinya sambil berfoto foto untuk sekedar mengabadikan momennya.
Brian yang selesai menikmati waktu santainya baru sadar bahwa waktu telah menjelang malam. Brian lalu pulang ke hotel, setelah sampai di hotel brian menyuruh pelayan hotel yang bertugas mengantarkan mobil para tamu. Setelah itu Brian melangkahkan kakinya ke arah kamar hotel tapi yang tidak Brian duga bahwa Allana tidak ada. Setiap tempat sudah Brian cek mulai dari tempat pantri, ruang baca, dapur dan kamar mandi tetap Allana tidak ada. brian mencoba berfikir positif "mungkin Allana sedang turun ke bawah" tanpa berfikir panjang brian lalu menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Allana yang sedang bersantai di bagiam atas restok sedang menikmati makan malamnya dan memandangi pemandangan malam kota singapura yang memukai dan bukan itu saja Allana di temani oleh teman barunya. Mereka mengobrol dengan seru dengan banya topik yang mereka bicarakan sampai Allana yang tidak menyadari bahwa waktu terus berjalan begitu cepat.