I Love My Husband

I Love My Husband
TERUNGKAP



"Teman kamu, aku baru tahu kamu punya teman. ngomong ngomong teman kamu itu cowok apa cewek?.."


Allana mengernyitkan jidatnya atas pertanyaan Brian yang sedikit aneh menurutnya


"Teman cewek, namanya Renata. aku tuh sebenarnya mau kasih tahu dari tadi malam, kalau aku pulang terlambat karena keasikan ngobrol sama teman baru aku dan juga yang lebih bikin aku kaget dia itu pemilik hotel ini loh" kata Allana


"Pemilik Hotel ini jangan bilang Renata yang kamu maksud itu Renata Aurelia?.." Allana merasa heran " ko kamu tahu?.. iya tahu lah dia kan sepupu aku" Allana merasa bingung "maksud kamu dia sepupu kamu, tapi saat acara pertunangan sampai pernikahan kita dia gak ada tuh?.. dia itu gak bisa datang karena ada sedikit masalah, jadi semua keluarga memakluminya. oh begitu" Seakan tersadar Allana lalu menanyakan "Berarti dia udah kenal aku dong makanya dia langsung minta kenalan dan jadikan aku teman, ya karena aku merasa aneh aja masa ada orang asing yang mau sapa dan ngajak kenalan dan dianggap teman dalam sehari dan lagi ya aku tu kaya gak risih gitu dan ternyata dia sepupu kamu" kata Allana seakan tidak percaya. sedangkan Brian malah berfikir Allana terlalu polos mau saja dibodohi oleh sepupunya.


Allana dan Brian telah selesai menikmati puding yang di buat oleh Renata. Lalu Brian mengajak Allana untuk berbelanja, Brian berfikir mungkin Allana ingin membeli sesuatu. kebetulan urusan pekerjaan brian sudah beres dan sekarang menjalankan misinya yang berikut.


Setelah cukup lama di mol Brian dan Allana lalu beranjak dari mol untuk pulang ke hotel. setelah sampai di hotel hari sudah mulai sore Brian dan Allana lalu membersihkan dirinya masing masing dan langsung beristirahat. sampai tiba makan malam, Allana terbangun dengan membuka matanya perlahan lahan dan sebuah cahaya lampu yang sedikit remang remang mulai terlihat oleh matanya secara leluasa. saat Allana ingin bergerak dia merasa ada sebuah tangan kekar yang melingkar diperutnya, ya tangan siapa lagi kalau bukan Brian. Allana yang tidak ingin membangunkan brian, langsung berbalik menghadap Brian secara perlahan. saat mereka sudah berhadapan Allana mulai leluasa melihat Brian yang masih terlelap dalam tidurnya, lalu Allana mulai menerawang jauh ke masa yang indah untuknya "andai saja kau tahu bahwa orang yang selama ini menjadi cinta pertamaku sampai saat ini adalah kamu Yan, maaf kalau aku membuat hidupmu sekacau sekarang ini" kata Allana dalam remang remang. lalu Allana mendekatkan dirinya kepada Brian dan sebuah kecupan singkat dipipi Brian yang Allana berikan, setelah itu Allana secara perlahan melepaskan tangan Brian dari pinggangnya dan langsung beranjak keluar menuju arah dapur untuk menyiapkan makan malam.


setelah selesai Allana lalu memanggil brian untuk sarapan, tapi tidak di sangka brian sudah bangun dan langsung menuju meja pantri melihat itu Allana langsung tersenyum sekilas. Brian dan Allana lalu menyantap makan malam tanpa membuka topik apapun itu.


setelah selesai seperti biasa Allana membersihkan meja pantri dan dapur. setelah itu Allana beranjak menuju balkon untuk menikmati suasana keindahan kota singapura di temani dengat secangkir teh hijau yang masih hangat beserta cemilan kue.


Brian yang baru ke luar dari kamar mencari keberadaan Allana. dan tepat Brian menemukan Allana yang sedang bersantai dikursi balkon, lalu Brian pun melakukan hal yang sama seperti Allana. tanpa Brian sadari Allana sudah terlelap dipundak Brian karena keasikan menikmati keindahan kota brian pun tidak menyadari itu.