I Love My Husband

I Love My Husband
PERHATIAN KECIL



Brian yang tersadar akan kekagumannya, baru sadar akan Allana yang sudah terlelap dipundaknya. perlahan Brian menggeser Allana untuk bisa mengangkatnya dan tepat brian membawa Allana kearah kamar dan membaringkan Allana di tempat tidur lalu Brian menyelimuti alana dengan selimut setelah itu Brian beranjak dari kamar untuk menutup pintu balkon dan kembali ke kamar untuk beristirahat karna hari sudah larut malam.


Brian terbangun cukup pagi tapi yang brian lihat Allana masih terlelap. Brian lalu beranjak dari tempat tidur dan langsung menuju kamar mandi. setelah selesai brian lalu mengecek apakah Allana sudah bangun tapi yang dia lihat Allana masih tidur jam segini, membuat Brian merasa heran lalu Brian mendekati Allana dan mengeceknya dan apa yang brian fikirkan terjawab suhu badan Allana sangat panas.


"Apakah Allana demam. pasti karena tadi malam terlalu lama di balkon, makanya dia bisa demam"


Brian lalu menelfon sepupunya untuk memanggil dokter. setelah tunggu beberapa menit akhirnya dokter datang dan langsung memeriksa keadaan Allana dan benar Allana masuk angin lalu dokter memberikan resep obat yang harus di minum Allana.


setelah selesai dokter itu berpamitan untuk pergi, Brian lalu mengantar dokter itu sampai depan lalu kembali ke dapur untuk memasak bubur.


Orang lain belum tahu bagaiaman keahlian brian dalam memasak cukup sempurna dan sangat lezat itu dari cara brian menyiapkan semua masakan dengan keahliannya.


setelah selesai memasak bubur, brian langsung menghidangkannya di nampan lalu membawanya kekamar.


Allana lalu mulai memposisikan duduknya di bantu oleh Brian, setelah itu Brian mulai menyuapi Allana. tetapi baru lima suapan Allana sudah tidak mampu dan berkata dia sudah kenyang, Brian lalu mengiyakan saja dan memberikan Allana obat.


Brian lalu mengompres Allana supaya demamnya cepat turun. sebenarnya ada satu cara yang bisa menghilangkan demam dengan cepat tapi Brian fikir itu akan sedikit fatal takutnya terjadi hal hal yang tidak diinginkan.


Setelah itu Brian mulai beralih dengan mengecek email di leptopnya. sambil menjaga Allana brian menyibukkan dirinya dengan pekerjaan kantor sampai tidak terasa waktu sudah menjelang siang.


Brian yang merasa lapar karna sudah waktunya makan siang beranjak berdiri dan memesan makanan melalui pelayan hotel. sambil menunggu makanannya datang. Brian mengecek keadaan Allana sudah agak mendingan suhu badannya juga tidak sepanas tadi pagi. Lalu terdengar bunyi bel "pasti pelayan hotel" lalu Brian menuju ke pintu dan langsung membukannya, tapi yang dia fikirkan salah lebih tepatnya pemilik hotel siapa lagi kalau bukan sepupunya yang memegang kantong makanan dengan tampang cengengesan


"kenapa kau yang mengantarnya, apa stok pelayanmu sudah habis" dengan nada menyidir, renata yang mendengar sindiran yang di lontarkan Brian sangat kesal lalu secara refleks Renata malah menjitak kepala Brian dengan keras, berakhir dengan brian yang meringis dan disusul dengan sumpah serapahnya. Ya Brian dan Renata adalah sepupu yang paling dekat lebih tepatnya seperti tom & jerry saat mereka bertemu selalu saja Brian melontarkan kalimat sindiran dengan akhir yang selalu brian yang meringis dan mengumpat karena menerima jitakan dari Renata.


"sakit ya makanya jangan coba coba cari masalah dengan Renata" kata renata dengan nada sombong, Brian yang mendengar ucapan renata malah balik meledeknya "iya nene sihir" lalu brian menarik kantong makanan dari tangan renata dengan gesit dan dengan cepat Brian menutup pintu hotel dengan keras dihadapan muka Renata dan berjalan santai ke meja pantri. Sedangkan Renata yang tersadar langsung menengeluarkan sumpah serapahnya dari luar kamar hotel lalu renata melangkah pergi sambil menghentak hentakkan kakinya dengan kesal.