
Author
Pagi ini daren bangun dengan kondisi yang lebih baik dari beberapa tahun ini karena hampir setiap hari ia selalu mengalami mimpi buruk meskipun ada rose di sampingnya tetapi tidak jarang ia meminum obat tidur agar lebih tenang.Tetapi malam ini ia tidak perlu minum obat lagi karena obatnya sekarang sedang tidur di sampingnya.Sudah 1 jam ia memandangi wajah kristal yang tertidur dengan tenang tanpa ada beban apapun.Tangannya menyusuri garis wajah kristal kemudian melihat lekuk tubuhnya yang sangat berbeda dari yang ia lihat sebelumnya.Tubuhnya sekarang lebih berisi tidak seperti dulu yang kurus seperti tidak di beri makan,wajahnya tetap sama dulu maupun sekarang,payu darah nya sudah lebih berisi sebelumnya mungkin karena ia sudah pernah menyusui anak kami.
Deg....
Deg...
Daren tersadar akan lamunannya saat mengingat kata anak.
Bagaimana kabar jasmin serta keadaan anakku dari kristal,laki-laki atau perempuan,jika di fikir umurnya sekarang 7 tahun ucap batin Daren
Daren mengambil iphonenya di nakas lalu menghubungi seseorang.
"Bagaimana?apa ada perkembangan"ucap daren.orang yang di telepon daren adalah alex karena beberapa hari ini semua pekerjaannya di serahkan ke alex
"Mobil keluarga himura ada di tempat kejadian hanya itu informasi yang bisa saya peroleh hari ini"ucap alex
"Loe selidiki terus sampai mereka terbukti bersalah dan siapkan jet ke jakarta,gue di bali sekarang"ucap daren sambil mengelus rambut kristal.Membuat kristal menggeliat dan membuka matanya.
"Wah...ngapain loe di bali?,,lagi cari cewek"ucap alex kepo
"Nemuin istri gue"ucap daren sambil memeluk kristal yang ingin beranjak dari kasur.
"Istri loe k....."panggilan pun di matikan secara sepihak oleh daren
Alex pasti marah-marah disana karena sambungannya aku tutup sepihak tapi gapapa yang penting ada kristal ucap batin Daren sambil meletakkan iphonenya di nakas sedangkan tangannya satu lagi masih memeluk kristal.
"Yang lepasin,aku mau ke kamar mandi"ucap kristal berusaha melepaskan pelukan daren.Tetapi yang terjadi daren makin erat memeluknya membuat ia tidak bisa bergerak.Daren menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.Kristal yang tahu itu arti gelengan daren semakin berusaha melepaskan pelukannya.
"Ich lepasin"ucap kristal sebel karena usahanya gagal dari memukul dada,mencubit pinggang,menggigit lengannya.
"Morning kiss dulu yang"ucap daren sambil memanyunkan bibirnya.
"Gak mau,kamu bau belum mandi"ucap kristal
"Walaupun belum mandi,aku masih wangi,coba cium ketiak ku kalau tidak percaya"ucap daren sambil menaruh ketiaknya di depan wajah kristal.
"Jor..."gerakan tangan kristal langsung di hentikan daren tanpa babibu lagi daren langsung melumat bibir kristal.kristal yang menerima perlakuan tersebut terkejut tetapi lama-lama ia menerima serta membalas ciuman daren.
"Cup...sekarang mandi sana kamu bau"ucap daren setelah mencium bibir kristal sekilas.Kristal yang mendapat kan perlakuan tersebut manyun.
Setelah kristal masuk ke kamar mandi,daren mencoba mencari iphone kristal yang tenyata di letakkan di dalam tas yang selamam ia pakai.aplikasi kunci terbuka dan menampilkan pesan masuk
Aku akan berangkat kak,tadi mereka jadi artis dadakan hihihi jika kakak lihat wajahnya pasti bakal kasihan serta ingin mencubitnya juga
Itulah isi pesan yang di baca daren saat melihat iphone kristal untuk mencari foto anak mereka tetapi ia tidak menemukan foto sama sekali melainkan membaca sebuah pesan dari seorang yang bernama aleyana.
...
Di meja makan daren dan kristal menikmati makanan tanpa ada yang berbicara sama sekali.
"Masakan mu enak yang"ucap daren setelah makanannya habis
"Iya kak,terima kasih"ucap kristal lalu berdiri mengambil piring daren untuk dicucinya lalu membersihkan meja makan karena di hotel tempat mereka menginap seperti apartemen. Karena hotel tersebut milik keluarga hermawan dan mereka sekarang sedang menempati ruangan yang di buat khusus untuk keluarga hermawan.
Sedangkan daren menuju sofa depan televisi untuk mendengar berita hari ini.Beberapa menit kemudian kristal duduk di samping daren sambil membawa buah apel yang sudah di kupas serta di potong kecil-kecil.
"Kak"panggil kristal karena dari tadi mereka hanya diam saja.
"Iya sayang"ucap daren mengalihkan pandangannya dari televisi ke kristal
"Hemm.ap..pa kakak tadi buka iphone ku"ucap kristal hati-hati.Daren yang mendengar itu hanya tersenyum sambil mengelus pipi kristal
"Iya sayang,maaf kalau kakak lancang,kakak hanya ingin melihat wajah anak kita"ucap daren menjelaskan.Takut jika nanti kristal salah paham.
Kristal yang mendengar itu langsung menunduk dan matanya berkaca kaca.
"Maafin kristal kak,hiks kristal gak punya fotonya karena fotonya di iphone satunya yang ada di paris buat anak kita soalnya di sana ada banyak game"ucap kristal
"Iya sayang gapapa"ucap daren menenangkan.
"Apa benar anak kita ke indonesia"imbuh daren
"Huhf,,,kakak kan udah baca sms nya,kenapa masih tanya lagi"ucap kristal
"Ya sayang,kan cuma mau memastikan saja"ucap daren mencubit hidung kristal.
"Ich sakit tau yang"ucap kristal manyun sambil mengelus hidungnya yang memerah.
"Hehehe... udah jadi Ibu masih kayak anak kecil"ucap daren menggoda kristal.kristal yang mendengar itu langsung memukul lengan daren karena sebel di katain anak kecil.
"Stop yang sakit"ucap daren.Lalu memegang tangan kristal.
"Kamu kemasin barang-barang kamu gih,1jam lagi kita ke bandara buat kembali ke jakarta"imbuh daren
"Iya sayang"ucap kristal setelah itu ia berjalan ke kamar untuk mengemasi barangnya.Untung saja kristal bawa barang sedikit jadi tidak perlu lama membereskannya.
...

(Jet keluarga hermawan)
Daren dan kristal sedang dalam perjalanan menggunakan jet pribadi.Daren tidak suka menggunakan helikopter katanya lebih nyantai pakai jet dari pada helikopter.
Daren sedang melihat kristal yang dari tadi melihat keluar jendela dengan pandangan kosong dan melamun sebab dari tadi di panggil kristal tidak menjawab. Tiba-tiba daren mendapatkan ide untuk membangunkan kristal dari lamunannya.
Cup
Cup
Cup
Daren mencium rambut,pipi serta tangan kristal membuat kristal langsung menoleh kearah daren.
"Ada apa yang"ucap kristal binggung
"Kamu kenapa melamun yang"ucap daren
"Gapapa yang"ucap kristal
"Sayang."ucap daren
"Aku memikirkan anak kita"ucap kristal setelah mendengar nada ancaman dari daren
"Kenapa dengan anak kita"ucap daren penasaran
"Pasti mereka sudah di indonesia sedangkan aku belum beritahu aley kemana mereka akan tinggal"ucap kristal lesu
"Setelah sampai kamu suruh aja ke rumah papa biar anak kita aman,di sana lebih aman"ucap daren memberitahu setelah tadi berfikir gimana cara menjaga anaknya.Di rumah papanya banyak pelayan dan penjaga yang bisa menjaga anaknya.
"Iya yang"ucap kristal lalu meletakkan kepalanya di bahu daren lalu menutup matanya.
....
Ke jalan merdeka no.45 jakarta sekarang,kakak tunggu
Kristal langsung mengirim pesan tersebut ke aley setelah mengaktifkan iphone nya dan mendapatkan pesan dari aley"kemana mereka hari pergi".
Daren dan kristal berjalan keluar dari bandara dengan pandangan orang memuja ke arah mereka serta pengawal yang berjalan di belakang mereka.Sebenarnya daren dan kristal tetapi demi keselematan mereka menerima walau risih.
"Yang lihat deh,mereka lucu ya"ucap daren menoleh kanan kristal karena daren di kiri kristal.kristal yang penasaran pun menengok ke kanannya dan melihat 4 orang anak kecil yang kegerahan dengan masker dan kacamata serta samar" ia mendengar
Nerakanya bocor
Dari salah satu anak tersebut.kristal terus memperhatikan anak itu karena ia merasa mengenal mereka dari model rambut,bentuk tubuh serta rambut.Mobil alphat warna hitam berhenti di depan kristal membuat lamunannya buyar tentang mereka.
"Mereka tampan dan cantik"celetuk daren yang mengetahui jika dari tadi kristal melihat ke empat anak kecil di samping mereka.
"Siapa?"tanya kristal
"Anak yang memakai kacamata dan masker tadi,mungkin mereka artis"ucap daren santai
"Kok gitu"ucap kristal penasaran karena tidak cuma artis kan yang butuh gituan,penjahat pun juga butuh lo.
"Mereka berdandan seperti itu agar tidak ada yang tau wajahnya,di lihat dari cara berpakaian serta rambut,mereka tampan dan cantik.Tidak mungkin orang awam mau berdandan aneh seperti itu"ucap daren dengan argumennya
"Mungkin saja yang"ucap kristal
...

(Kediaman keluarga hermawan)
Keluarga besar hermawan menengok ke samping saat melihat lusia dengan wajah berbinar melangkah ke samping.
"Kristal anak mama"ucap Lusia saat melihat kristal di depannya bersama dengan daren lalu memeluknya
"Mama"ucap kristal membalas pelukan mamanya
Sementara Lusia dan kristal berpelukan daren berbicara dengan papanya lalu menuju ke ruang kerja.
Setelah melepaskan pelukan dari mamanya,kristal memeluk neneknya.
"Apa kabar nek"ucap kristal memeluk neneknya
"Nenek baik sayang,bagaimana denganmu sayang"ucap ana-neneknya daren
"Kristal baik nenek"ucap kristal tersenyum
"Hem .kakek di lupakan"ucap kakek tiba-tiba
Semua tersenyum mendengar kakek merajuk padahal ia terkenal penuh wibawa
"Yayaya kristal melupakan kakek"ucap kristal meleletkan lidahnya
"Huhf cucu kakek ini dari kecil suka sekali jahilin kakek hem.Sini peluk kakek"ucap andi-kakek daren merentangkan tangannya,kristal yang melihat itu langsung masuk ke pelukan kakeknya.
Setelah acara peluk-pelukan mereka semua mengobrol sambil bercanda melepaskan rindu di antara mereka yang jarang bertemu karena kesibukan masing-masing.
...
Daren pov
Papa mengajakku berbicara di ruang kerjanya saat aku mengatakan ingin berbicara serius dengannya.
"Kamu ingin bicara apa daren"tanya papa
"Bagaimana perkembangan pencarian jasmin pa"tanya ku sendu
"Maafkan papa daren,orang-orang papa belum bisa melacaknya,orang itu sangat bersih melakukannya tanpa ada celah sedikit pun"ucap papa sedih
"Semoga jasmin baik-baik saja pa"ucap daren lesu setitik air mata jatuh di pipinya saat mengenang tentang jasmin putri kecilnya.
"Papa akan lakuin apapun untuk menemukannya daren,papa janji"ucap papa mantap
"Iya pah terima kasih,boleh gak daren minta bantuan lagi ke papa"ucap daren
"Kamu mau minta tolong apa ke papa daren"ucap papanya penasaran
"Daren ingin papa jagain anak daren sama kristal,,,kita takut terjadi sesuatu,di sini pengawalannya lebih ketat juga pah"ucap daren.Papanya yang mendengar itu syok.
"Kamu punya anak dari kristal,kapan?kristal hamil?kan kalian baru ketemu?"tanya papa bertubi tubi
"Waktu daren amnesia kristal hamil pah"ucap daren
"Lalu dimana sekarang cucu papa tadi kalian ke sini berdua,apa di paris daren?sendiri"ucap papa
"Papa tenang saja di sana ada yang nemenin kok dan sekarang ia sedang terbang ke indonesia"ucap daren
"Maksud mu dia dari paris ke indonesia"ucap papanya berbinar
"Iya pah"ucap daren
"Laki-laki atau perempuan cucu papa daren"tanya papa nya
"Hehehe daren lupa bertanya pah"ucap daren cengengesan
"Astaga daren,terus apa aja yang kamu lakuin dengan kristal"ucap papa
"Ya biasa lah pah mama juga udah lama gak ketemu,ya kangen-kangen lah pah"ucap daren membela
"Ya udah kamu tanyakan sana"ucap papa
Dua orang pria berwajah sama tetapi berbeda generasi itu keluar ruangan menuju ke keluarganya yang sedang asyik mengobrol.
Pov end
...
"Gimana sayang"ucap daren sambil memeluk istrinya yang baru selesai menelpon aleyana yang sudah jam 7 tetapi belum datang juga
"Mereka habis dari monas"ucap kristal mendengus lalu berbalik badan untuk memperbaiki dasi daren
"Ngapain ke monas"tanya daren penasaran karena anaknya tidak langsung pulang padahal sudah di tunggu semua anggota keluarga mereka setelah tadi siang ia memberi tahu semua anggota keluarga kalau ia dan kristal memiliki anak tetapi kristal tidak mau memberi tahu jenis kelamin,katanya biar kejutan.
"Mungkin kagum dengan monas"ucap kristal asal
"Apa yang bagus dari monas?emang anak kita gak kangen ibunya"tanya daren
"Mungkin gak kangen,yuk kebawah acaranya udah mau di mulai"ucap kristal
"Iya sayang"ucap daren sambil menggandeng tangan kristal turun ke bawah.
...
"Selamat malam tuan"ucap rizal kolega daren
"Malam juga"ucap daren sopan
"Siapa wanita yang berada di samping anda,cantik sekali"ucap rizal memandang kagum kristal
"Kenakan ini istri saya kristal"ucap daren
"Sayang kenalin ini rizal kolega aku"ucap daren ke kristal yang berada di sampingnya.
"Kristal"ucap kristal menjabat tangan rizal
"Rizal"ucap rizal
"Bukan nya istri anda su...."ucap rizal
"Maaf,kita ke sana dulu"ucap daren memotong ucapan nya rizal dan membawa kristal
"Nyebelin"gerutu daren
"Kenapa"tanya kristal
"Kamu lihat kan tadi sayang dia mencoba berkenalan dengan mu.Apa tidak ada cewek lain di sini"ucap daren sebal
"Udah lah,,,lagi banyak tamu,jangan rusak pesta ini,kasihan papa"ucap kristal memperingati daren
"Iya sayang.Ini sudah 1 jam lo kok anak kita belum datang"ucap daren cemas saat melihat jam tangan yang sudah menunjukkan pukul 8 lebih 5 menit.
"Hah...para pelayan sudah di beri tahukan jika ada orang masuk ke rumah dengan membawa koper di suruh lapor ke kita"ucap kristal yang mulai cemas
"Sudah kok sayang"ucap daren
Kristal yang mendengar jawaban daren langsung melihat seluruh orang yang ada di pesta untuk memastikan keberadaan anak-anak nya.
Deg...
Deg...
Deg...
Di meja bagian tengah ia melihat anak memakai hem motif kotak" warna coklat di gulung sampai siku dengan celana jeans hitam sedang duduk manis memainkan lego yang mukanya di tutup masker serta kacamata tetapi masih banyak anak kecil yang mendatanginya karena penasaran.
"Keylo"gumam kristal
"Siapa sayang"tanya daren yang mendengar kristal menyebut nama seseorang.
"Keylo,anak kita"ucap kristal sambil tersenyum.Daren yang mendengar ucapan kristal langsung berbinar karena ia tahu jika anaknya laki-laki
"Di mana ia sayang,aku ingin bertemu"ucap daren semangat.
"Ia lagi main,jangan ganggu nanti ia marah"ucap kristal menarik tangan daren untuk menuju ke keluarganya yang dari tadi memanggilnya.
"Tapi aku ingin bertemu yang"ucap daren
"Nanti juga ketemu"ucap kristal cuek
Mereka pun mendatangi keluarganya dengan daren yang dongkol karena belum bisa ketemu anaknya walaupun satu ruangan.Sedangkan keluarganya sedang asyik bercengkrama dengan seseorang yang membelakanginya daren dan kristal.
...