I LOVE MY HUSBAND / On Going

I LOVE MY HUSBAND / On Going
ENAM



Kristal pov.


Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam akhirnya sampai juga di bali pukul 9 pagi.Ia langsung membaringkan badannya di kamar hotel karena tadi malam ia kurang tidur untuk menyiapkan semua barang-barangnya.


Kring.kring .kringggg


Ia mengambil iphone di atas nakas lalu mengangkatnya tanpa melihat siapa si penelpon.


"Hal..."ucap nya terpotong oleh suara cempreng di serang sana


"Mommy...... mom...mommy"ucap seseorang dengan semangat.saat mendengar suara tersebut aku langsung membuka mata dan melihat jam.Sudah jam 3 berarti di sana yang 9 malam


"Sayang kalian belom tidur..Ini sudah malam lho?"ucap ku


"Kevin gak bisa tidur kalau gak dengar suara mommy dulu"ucap kevin manja


"Sekarang kan kevin sudah dengrin suara mom,kevin tidur ya sayang besok sekolah lo"ucap ku menasehati


"Iya mom.kak kennan mau bicara mom"ucap kevin


"Mommy I miss you"ucap kennan


"I miss you too honey"ucap ku


"Mom cepet pulang"ucap keylo


"Iya sayang kalau udah selesai mom akan pulang"ucap ku


"Mom ela gak bisa tidur kalau gak meluk mom"ucap ela dengan nada sedih


"Ela peluk boneka dari mom ya,anggap aja tu mom selama mom gak di rumah"ucap ku


"Yes mom muachhh"ucap keyla


"Muachhh honey"ucap ku


"Mereka dari tadi rewel banget nyariin kamu terus"ucap aley dengan sewot


"Namanya juga anak wajar lah nyariin ibunya"ucap ku terkekeh


"Makanya bawalah mereka"ucap aley


"Bisa bisa kerjaan ku gak selesai" jika ngajak mereka"ucap ku


"Oke"....udah dulu,mahal panggilan internasional"ucap aley


"Oke"ucap ku mengakhiri telepon


Dari pada tidak ada kerjaan lebih baik jalan-jalan dulu lah sebelum sibuk dengan lain dan kertas.Saat tiba di lobi aku di kaget kan dengan kedatangan seseorang.


"Selamat sore nyonya"sapa hendrik


"Sore,kalian ngapain di sini"tanya ku


"Menjaga nyonya"ucap abby


Aku yang mendengar itu langsung berjalan ke mobil yang mereka siapkan.


"Kita mau kemana nyonya"tanya hendrik


"Restoran terdekat saja karena saya sudah lapar"ucap ku


Selama perjalanan tidak ada percakapan seperti sebelumnya karena kristal sangat bete karena kegiatannya harus di kawal seperti presiden saja.Tidak perlu membutuhkan waktu lama mereka sudah sampai.


"Kalian di luar saja"ucap ku


"Baik"ucap hendrik dan abby


Setelah memasuki restoran,aku tidak langsung menuju kursi melainkan berkeliling mencari pintu belakang untuk kabur.10menit sudah aku berkeliling hingga aku menemukan pintu di pojok belakang restoran tersebut.Hati ku sangat senang karena bisa juga kabur dari pengawal tersebut.


Setelah berjalan selama 1 jam akhirnya aku sampai juga di pantai,suasananya sangat sejuk.Setelah puas memandangi keindahan pantai tersebut,aku pergi ke restoran terdekat untuk mengisi perut ķu yang sudah sangat lapar karena dari tadi pagi belum makan.


Pov end


...


Daren pov


Setelah semua sudah siap aku langsung menuju ke bali untuk bertemu pujaan hati ku yang sudah lama tidak aku lihat karena penyakitku ini.Walaupun aku masih merasa sedih karena meninggalnya rose serta hilangnya anak ku tetapi aku harus tetap kuat karena hidup akan terus berjalan.Untuk mencari jasmin aku sudah minta tolong ke papa serta alex untuk menyelidiki kasus ini sampai tuntas.


Di sinilah aku sekarang di depan kamar istri ku.


Tingg....tongg....tingg...tong...


Tapi tidak ada yang membuka,nomer kamar juga tidak salah.aku mengambil iphone ku di celana lalu menghubungi seseorang


"Dimana kalian"ucapku sambil berjalan meninggalkan kamar tersebut


"Kami di restoran tuan,nyonya katanya lapar"ucap hendrik


"Restoran mana"ucap ku menuju mobil yang sudah tersedia di depan lobi


"Restoran dekat hotel"ucap hendrik


Aku langsung menuju restoran yang paling dekat dengan hotel.Di parkiran dua pengawal kristal sedang berdiri di samping mobil,tanpa mempedulikan mereka aku langsung masuk restiran itu,tetapi selama 10 menit aku berkeliling tidak juga menemukan kristal.Dengan emosi aku menuju pengawal tersebut.


"Apa yang kalian lakuin di sini hingga kristal bisa kabur"ucap ku sambil memukul mereka


"Kalian cepat cari"ucap ku murka menuju mobil untuk kembali ke hotel


...


Author


Kristal sudah puas berkeliling menikmati hiruk biruk bali di malam hari hingga ia tanpa sadar sampe di hotel pukul 9 malam.Di depan pintu kamarnya ia binggung karena banyak pengawal di sisi kiri dan kanan.Tanpa mempedulikan orang-orang tersebut ia langsung membuka pintu


Deg ...


Deg...


Jantung kristal terasa ingin copot saat melihat orang di depan sana yang berdiri membelakanginya,walaupun sudah beberapa tahun ia tidak melihat nya tetapi ia sangat hafal dengan tubuh dan aura itu.


Daren yang menyadari pintu terbuka ia langsung berbalik dan melihat seorang perempuan yang sangat cantik berdiri mematung disana.Tidak mau membuang waktu ia langsung berjalan ke arah kristal yang terlihat lebih cantik dari terakhir mereka bertemu.


"Sayang....."ucap daren sambil memeluk kristal


"Ka..kak"cicit kristal


"Ya sayang cup"ucap daren sambil mencium kening kristal dan meluluknya semakin erat


"Kamu dari mana aja hemm"ucap daren lagi


"Kok bisa"cicit kristal lagi karena tidak percaya bahwa daren suaminya di depannya sekarang


Tanpa aba-aba daren langsung menggendong kristal dan meletakkannya di atas kasur lalu ia tidur di samping kristal sambil memeluknya.


"Kakak"ucap kristal berkaca kaca


"Iya sayang"ucap daren


"Kak hiks kakak kenal aku hiks"ucap kristal


Daren yang mendengar kristal menangis terus memeluknya sambil mengelus rambutnya


"Maafkan kakak sayang"ucap daren


"Gak,aku yang harusnya minta maaf gara gara aku kakak sakit"ucap kristal


"Tidak sayang "ucap daren


Setelah meresa kristal sudah tenang daren memutuskan melepaskan pelukannya


"Mandilah dulu"ucap daren sambil menghapus air mata kristal


Kristal pun langsung menuju kamar mandi karena badannya sudah sangat lengket habis jalan-jalan.


...


"Kakak ingin aku masakin apa"ucap kristal yang berada di dapur


"Sejak kapan kamu bisa masak sayang,goreng telur saja gosong"ucap daren dari meja makan


"Dari sekarang"ucap kristal nyengir


"Sayang gak usak masak lah,nanti tangan mu lecet,kita pesan saja"ucap daren memeluk kristal dari belakang serta meletakkan kepalanya di bahu kristal


"Jangan terlalu sering makan di restoran kak,gak baik"ucap kristal


"Ya sayang,hem buatin aku nasi goreng seafood aja"ucap daren


"Iya.Sekarang kakak pergi dulu,ribet kakak tempelin"ucap kristal mencoba melepaskan pelukan daren


"Cium dulu sayang"ucap daren


"Nanti"ucap kristal


"Sekarang"ucap daren


Cup


Kristal mencium pipi daren lalu memukul tangan nya hingga membuat pelukannya terlepas


"Nakal ya kamu"ucap daren berjalan menuju kristal


"Sayang kok mundur terus sih"tanya daren


Bugh


Daren langsung memegang tengkuk kristal lalu memelumat bibir kristal dengan rakus,tangannya merambat masuk ke balik kaos kristal.kristal yang menyadari itu langsung mendorong bahunya


"Ceee...phat du..dhuk"ucap kristal ngosngosan


"Iya sayang,cup"ucap daren lalu mencium kening kristal


Beberapa menit kemudian masakan sudah matang.Kristal pun membawanya ke meja makan


"Hemm wanginya harum banget pasti rasa nya enak"ucap daren


"Iya makan lah "ucap kristal


"Kok cuma satu,buat mu mana"ucap daren


"Aku tadi udah makan"ucap kristal


Saat melihat daren makan mengingat kannnya tentang kennan.Wajah daren dan kennan sangat mirip makanan kesukaannya pun mikip hingga kadang-kadang aku merasa iri.Mengingat tentang kennan gimana ya keadaan mereka hari ini,ulah apalagi yang anak-anak lakuin.


Ingin rasanya aku memberi tahukan tentang anak-anak ke daren tetapi dari cerita papa kemarin aku jadi takut apabila terjadi sesuatu ke mereka.apalagi pembunuh serta anak daren bersama rose belum di temukan.


"Sayang"ucap daren memegang tangan kristal yang dari tadi ia perhatikan hanya melamun


"Hem pa"cicit kristal


"Kamu kenapa sayang"ucap daren


"Hem....jasmin apa sudah di temukan"tanya kristal hati-hati


"Belum ada perkembangan"ucap daren sedih saat mengingat anaknya tersebut


"Kakak yang tabah ya"ucap kristal sambil memegang tangan nya


"Iya"ucap daren setitik air jatuh dari matanya


Kristal yang melihat itu langsung memeluk daren.Daren pun menangis di pelukan kristal mengingat anaknya yang masih bayi


"Jasmin masih kecil kris tetapi kenapa nasibnya buruk sekali,padahal ia belum bisa merasakan hidup,belum bisa berjalan dan berbicara,aku papa yang gagal kris,tidak bisa menjaga anakku dan ibunya"ucap daren


"Semua cobaan pasti ada hikmahnya"ucap kristal


"Sayang"ucap daren


"Iya sayang"ucap kristal


"Berjanjilah jangan pernah tinggalin aku apapun yang terjadi"pinta daren


"Iya sayang"ucap kristal


Malam ini pun mereka menghabiskan waktu bersamaan sama Setelah lama tidak berjumpa.


...


Kringggg....kringggg.


Baru 3 jam daren dan kristal tidur tetapi sudah di ganganggu oleh iphone yang dari tadi bunyi


"Siapa yang"ucap daren yang semakin mengeratkan pelukannya


"Teman dari paris,,bisa tidak yang lepasin dulu"ucap kristal


"Gak,kamu jawab aja aku gak bakal ganggu"ucap daren


Kristal pasrah menerima perlakuan suami dan nasibnya sekarang.


"Ya ada apa,ini belum ada 3 hari"ucap kristal ketus


"Aku sudah tidak sanggup jika mengurus mereka semua sendiri"ucap aley marah


"Kenapa emangnya"ucap kristal penasaran


"Asal kakak tau kevin ngadain pesta dan semua tugas kuliah aku di pake buat bungkus makanan.Terus kennan nolak cinta temannya lalu orang tuanya marahin aku,belom keylo dan keyla"ucap aley marah


"Kenapa mereka"ucap kristal


"Mereka tidak mau sekolah karena sering di cubitin pipinya"ucap aley menggebu


"Sekarang mereka dimana"ucap kristal


"Di ruang keluarga"ucap aley


"Loh apa mereka gak sekolah "ucap kristal


"Mereka gak mau sekolah"ucap aley


"Kemungkinan aku bakal tinggal di indonesia"ucap kristal sambil berusaha duduk yang di ikuti daren karena ia penasaran dengan percakapan istrinya itu


"Apa...terus anak-anak gimana"ucap aley


"Kemungkinan besar akan sekolah di sini tetapi kamu sanggup apa tidak mengurus mereka beberapa bulan lagi"ucap kristal


"Kakak kan tau,aku tidak akan sanggup ngurus anak kakak sendiri sedangkan mereka tidak mau di urus baby sister"ucap aley lesu


"Tapi disini pun tidak akan ada yang bisa mengurusnya,kamu tau sendiri usilnya kevin,bisa" nyusahin orang banyak"ucap kristal


"Iya betuk tapi kalau kakak tinggalin terlalu lama bakal parah kak,walaupun kakak sibuk asal bisa melihat wajah kakak pasti mereka tenang"ucap aley


"Betul katamu..kakak boleh minta tolong ke kamu"ucap kristal memohon


"Apa kak"ucap kristal


"Kamu mau kan nglanjutin kuliah kamu di indonesia dan mengurus mereka"ucap kristal


"Ya kak"ucap aley


"Besok kamu berangkat ke sini biar berkasnya di urus orang suruhan kakak"ucap kristal


"Terus kita bakal tinggal dimana,apa kita bakal ikut kakak di bali"ucap aley


"Tidak,tapi yang terpenting kamu ke sini dulu masalah tempat tinggal gampang"ucap kristal


"Ya udah kak maaf udah ganggu kakak malam-malam"ucap aley


"Ya gapap kok,ya udah kalau begitu kakak tutup telepon nya"ucap kristal


Setelah itu kristal mengera menelpon lindy asisten pribadinya.


"Hallo bos"ucap lindy


"Ya hallo,,kamu besok ke bali urus event di sini"ucap kristal to the poin


"Wah kenapa bos,si biang onar buat ulah ya"ucap lindy


"Ya dan tolong urus semua berkas" kepindahan si biang onar dan aley mereka akan tinggal di indonesia"ucap kristal cuek


"Wkwkwk mereka tuh pinter buat mommy ya stres.apa kamu serius tinggal di sana"ucap lindy


"Apa kata loe aja,gue mau tidur capek"ucap kristal


"Oke",selamat tidur bos cantik"ucap lindy.panggilan pun berakhir


...


Daren pov


Aku mendengarkan pembicaraan kristal dengan serius hingga ia pun tak menyadari beradaanku di samping nya.Saat ku rasa ia sudah selesai ku coba memanggilnya tetapi ia berbicara dengan orang lain lagi dengan nada bete.Setelah kurasa ia sudah nyaman ku coba lagi memanggilnya.


"Sayang"ucapku sambil menyentuh tanganya.Kristal langsung gugup saat tau aku di sampingnya.


"Ya sayang"ucap kristal berusaha tersenyum tetapi yang kulihat senyum yang di buat-buat


"Cerita lah,apa yang mengganggu fikiranmu,aku ini suami mu,masalah mu adalah masalah ku sayang"ucapku.kristal mencoba bicara tetapi diurungkannya


"Sayang"ucap ku lagi.


"Anak kita"cicik kristal tetapi sangat lirih tapi aku mendengarnya.Aku langsung terdiam mendengar ucapan kristal.


"Anak kita"ucap ku kaget,otak ku kosong hanya kata itu yang bisa ku ucapkan.Setelah mencerna semua ucapan kristal yang di telepon dan informasi yang baru di aku menyadari sesuatu


"Kita punya anak dan sekarang ia tinggal di paris"tanyaku menatapnya tajam


"Iya"ucap kristal menunduk


"Kamu menyuruhnya ke indonesia"ucap ku


"Iya"ucap kristal


"Lalu apa yang kamu cemasin sayang"tanya ku yang masih melihat kristal cemas


"Aku takut anak kita kenapa-kenapa,sedangkan jasmin sekarang belum ketemu,bisa aja penjahat itu menculiknya"ucap kristal sendu


"Aku janji bakal jaga anak kita sayang"ucap ku mantap


"Sekarang kita tidur udah malam,besok banyak yang harus kita lakukan sayang"ucap ku.


Pov end