I LOVE MY HUSBAND / On Going

I LOVE MY HUSBAND / On Going
EMPATBELAS



Semua orang melihat ke arah pelayan yang sedang ketakutan dengan tubuh yang bergetar.


Sretttt.....


Suara kursi yang sedang di dorong terdengar di keheningan yang sedang terjadi. Semua orang melihat siapa yang sedang berdiri, dengan pandangan melotot, sebab orang yang mereka anggap gila sedang berjalan menghampiri pelayan yang sedang terjatuh.


Kristal mengulurkan tangannya kepada pelayan yang terjatuh dengan pandangan kosong, sedangkan sang pelayan hanya mampu terbengong atas tindakan sang nyonya. Selama sebulan ia bekerja di sini, ia hanya tahu sang nyonya hanya bermain dengan boneka, atau melamun di taman. Dengan tangan bergetar sang pelayan menerima uluran tangan sang nyonya.


" Terimakasih" ucap pelayan dengan menunduk dalam.


" Keyla" ucap kristal dengan lirih, sambil menatap pelayan itu dengan berkaca-kaca.


Daren yg mendengar gumaman kristal langsung menghampirinya lalu memeluknya dengan erat.


" kembalilah " ucap daren kepada pelayan itu.


" Baik tuan " ucap pelayan tersebut lalu meninggalkan tempat tersebut.


" Kita kembali ke kamar ya " ucap daren kepada kristal sambil mengelus rambutnya.


Tidak ada penolakan dari kristal, daren pun membawa kristal ke kamar mereka agar bisa beristirahat. Setelah memastikan kristal sudah tidur, ia pun segera turun melanjutkan pesta.


Setelah sampai di lantai dasar, ia melihat bian sedang berkumpul dengan temannya. Walaupun teman bian tidak banyak, tetapi ia tetap bersyukur masih ada yang mau berteman dengan anaknya dengan ikhlas. Daren pun juga cukup kenal dengan orang tua temannya. Jadi ia tidak terlalu khawatir.


Walaupun sempat terjadi insiden, tetapi pesta masih berjalan dengan lancar. Malam ini di lalui keluarga hermawan dengan suka cita.


....


" Sudahlah" ucap laki-laki yang duduk di kursi yang tidak jauh dari posisi gadis itu berdiri.


" Sampai kapan" ucap gadis itu dengan suara parau.


Si lelaki yang mendapat pertanyaan seperti itu hanya bisa memijat keningnya, Ia juga tidak suka dengan kondisi seperti ini. Tetapi keadaan yang membuat mereka seperti ini.


Tiba-tiba masuk seorang lelaki lagi yang memecahkan keheningan yang terjadi antara 2 orang tersebut.


" Ada apa ini" ucapnya yang merasa suasana yang sedang terjadi di antara mereka tidak enak.


" Sampai kapan kak kita harus hidup seperti ini? hidup dalam sebuah kebohongan? ucap gadis yang sedang berdiri di samping jendela.


" Apa kalian tidak bosan?, apa kalian tidak punya hati?, kasian mama kak " ucap gadis itu dengan menangis tersedu sedu.


" Harus sampai kapan kita seperti ini kak ? ucap gadis itu lagi.


Kedua lelaki itu hanya bisa berdiam menyaksikan gadis itu menangis meratapi nasib mereka. Mereka juga capek hidup seperti ini. Tetapi mereka juga tidak bisa mengambil keputusan sesuka hati mereka sendiri.


" Tunggulah sebentar lagi Keyla" ucap lelaki yang sedang berdiri di samping salah satu kamar di rumah sederhana mereka. Dengan


pandangan berkaca-kaca.


Gadis dan lelaki yang tinggal di rumah sederhana ini adalah Kennan, Kevin, keylo dan Keyla. Mereka anak-anak daren dan kristal. Mereka selama ini masih hidup tetapi mereka tidak berani pulang menemui orang tua mereka. Ada banyak penyebab mereka bisa sampai seperti ini. Sudah banyak cara mereka lakukan untuk menemui orang tua mereka tetapi hanya kegagalan yang mereka lakukan dapatkan. Seperti ada yang sedang memata matai setiap pergerakan mereka.


18 November 2022