I Become Successful

I Become Successful
RENCANA LICIK ARIF



Arif melihat usaha ANGKRINGAN Alex yang ramai dari kejauhan merasa marah terhadap Alex dan ingin menghancurkan usaha nya Alex.


Lalu dia menelpon bawahan nya untuk membuat keributan di ANGKRINGAN Alex dengan mematahkan kursi nya dengan alami.


sebelumnya kursi kayu jati yang di berikan Arif terhadap Alex sedikit sudah rapuh, tinggal di ayun ayun kan oleh beberapa orang akan patah itu kursi.


Jadi Arif mengambil kesempatan untuk merusak bisnis Alex dengan menggunakan ini.


Alex yang tidak mengetahui rencana jahat paman nya itu, dia saat ini tengah bahagia karna ANGKRINGAN saat ini begitu ramai.


"Semoga besok akan ramai seperti ini lagi" Ucap Alex dengan nada berharap.


Tidak lama kemudian datang lah Surya dan teman-temannya bawahan nya Arif untuk merusak bisnis Alex.


Alex yang melihat ada pelanggan lagi yang datang dia langsung menyambut mereka dan melihat kan daftar menu ANGKRINGAN milik nya.


"Silahkan di lihat pak." Ucap Alex sambil senyum.


"Hm.. Saya mau pesan Minuman satu dan rokok satu." Ucap Surya.


"Baik mohon ditunggu ya Pak." Jawab Alex.


"Oh ya pak di sini ada wifi kalau bapak ingin silahkan di masukan password nya pak." Ucap Alex sambil tersenyum.


Lalu Alex ke dapur untuk membuat kan minuman kepada Surya dan teman-temannya, Ketika Alex yang membuatkan minuman untuk mereka, Surya langsung mengirim kan kode ke pada Teman-temannya.


"Ini kesempatan, selagi dia di dapur mari kita jalankan rencana kita." Ucap Surya dengan nada jahat.


"Baik" Jawab teman temanya.


Surya dan teman-temannya langsung mulai mengayun-ayunkan kursi itu secara serentak dan alhasil kursi yang rapuh itu langsung patah.


*KRAKK!!


"Aduuhhh!!!" Ucap Surya sambil kesakitan.


Alex yang mendengar hal itu langsung buru-buru melihat apa yang sedang terjadi.


"Hey!! Pemilik apa kau ingin mencelakai kita dengan kursi yang rapuh ini!!." Ucap surya dengan nada marah.


Alex yang melihat hal itu langsung memohon maaf kepada mereka.


"Maaf Pak saya tidak mengetahui bahwa kursi itu rapuh, Padahal Saya baru membeli kursi itu." Ucap Alex dengan nada bersalah.


"Halah Alasan kamu aja pasti kau tidak ingin membeli kursi yang bagus karna mahal kan!" Ucap Surya dengan nada lantang.


"Jadi kamu memungut kayu dan membuat kursi nya tanpa pakai biaya sedikitpun." Sambung Surya.


"Tidak pak! Saya benar-benar membeli kursi nya dari toko kayu" Jawab Alex dengan nada bersalah.


Pelanggan lain yang melihat keributan itu langsung pergi ketakutan, Alex yang tadi nya bahagia menjadi sedih karena masalah ini.


"Aku tidak perduli dengan alasan mu, kau harus menganti rugi terhadap badan kami yang sakit ini." Ucap Surya dengan nada lantang.


"Betul! betul!." Seru teman-temannya.


Alex yang tidak bisa lagi berkata kata langsung memberikan uang kompensasi kepada mereka.


"Ini uang kompensasi pak 50RB." Ucap Alex sambil nahan tangis.


"50RB!? untuk diri ku ini cukup tapi untuk teman-teman ku?." Ucap Surya dengan nada lantang.


"Tapi Pak saya hanya bisa memberikan uang segini." Ucap Alex sambil nahan tangis.


Merasa geram mendengar ucapan Alex, Surya memerintah kepada teman-temannya untuk masuk kedalam warung untuk mengambil uang disana.


"Semua nya cek didalam pasti ada uang disana." Ucap Surya dengan nada lantang.


"Tidak!! Jangan Pak" Ucap Alex sambil menghalangi Mereka masuk.


Setelah di cek sana sini mereka menemukan uang Alex di dalam laci se banyak 200RB, Alex yang melihat itu berusaha mencega hal itu lalu Alex di pukul oleh Surya dan teman-temannya.


setelah mendapatkan uang dari Alex Surya dan teman-temannya langsung pergi dan mentertawakan Alex.


Surya dan teman-temannya adalah preman di daerah sini, mereka sangat terkenal suka menganggu orang dan mengambil paksa uang iuran, karna itu lah pelanggan Alex pada kabur.


Alex yang tidak bisa apa apa hanya bisa pasrah melihat uang nya itu di ambil oleh mereka, lalu membersihkan kekacauan yang di buat oleh mereka, lalu Alex pun pulang untuk menenangkan diri nya


Alex sangat terpukul atas kejadian yang menimpa dirinya ini hari ini, dia menangis di dalam perjalanannya.


"Aku pikir semuanya akan lancar lancar saja tetapi kenyataannya mengatakan tidak." Ucap Alex sambil menangis tersedu-sedu.


"Hal ini jangan sampai ke telinga Bibi Tini kalau tidak Bibi akan terluka oleh geng nya Surya ." Ucap Alex sambil menangis.


"Tapi Kenapa kursi ini bisa patah, padahal tadi semuanya baik-baik saja sebelum mereka datang." Ucap Alex dengan nada penasaran.


Alex yang merasa curiga tentang masalah ini dia langsung teringat dengan kayu jati yang diberikan oleh Paman Arif, di tambah peringatan dari Bibi Tini untuk Alex kepada Arif.


Lalu Alex pergi ke tempat biasa Surya dan teman-temannya menongkrong untuk menyelidiki masalah ini.


Sesampainya disana Alex melihat bahwa ada Paman Arif disana bersamaan dengan Surya dan teman-temannya, Alex melihat Arif mengasih uang kepada Surya, dan bener kecurigaan nya Alex Bahwa ini semua rencananya Jahat Pamanya.


"Bagus kerja kaliang sangat bagus hahah." Ucap Arif dengan nada gembira.


"Ini uang nya karna telah melakukan tugas dengan sempurna." Ucap Arif sambil tersenyum lebar.


"Terimakasih Pak Arif Atas uang nya."Ucap Surya Dengan nada Gembira.


"Tentu Tentu! Karna ini hari yang membahagiakan aku akan mentraktir kalian semua hahaha!"Ucap Arif dengan nada Gembira.


Alex yang mendengar hal itu sangat murka terhadap Arif, Walaupun Alex sangat murka dia tetap tenang dan masih bisa Merencanakan hal yang bagus, Sebelumnya Alex sampai di tongkrongan nya Surya dia langsung merekam video ke mereka, Siapa tahu akan ada hal yang bisa di jadikan bahan bukti.


Dan benar saja kalau akan ada bahan bukti untuk kejahatan nya mereka, Lalu Alex pulang untuk mempersiapkan bukti itu ke pada pihak berwajib.


"Arif kau tunggu saja aku akan menghancurkan dirimu!!." Ucap Alex dengan nada penuh amarah.


Rehan dan Rian sudah mendengar bahwa ANGKRINGAN Alex mendapatkan masalah dengan geng nya Surya, mereka berdua bergegas menuju kerumahnya Alex untuk melihat kondisi dirinya.


Sesampainya nya di rumah Alex.


"Alex.. Kau tidak Apa apa?" Ucap Rehan dengan nada pelan.


"Aku baik baik saja Rehan." Ucap Alex sambil senyum tipis.


"... Baiklah kalau kau baik-baik saja, kalau kau butuh bantuan kami siap membantu." Ucap Rehan.


"Betul Lex kami akan bantu dirimu sepenuhnya." Sambung Rian.


"Terimakasih kalian Maka aku akan meminta bantuan kepada kalian untuk Menghancurkan Arif dan Surya." Ucap Alex dengan nada marah.


Mendengar hal itu Rehan dan Rian senang karena akhirnya mereka bisa membantu sahabat mereka Alex.


"Baiklah kita akan menghajar mereka karena sudah mengacaukan bisnis mu Alex" Ucap Rian dengan nada semangat.


Lalu Mereka mempersiapkan bukti bukti yang kuat untuk mempenjarakan Arif Dan Surya, Selesai sudah mengumpulkan bukti-bukti yang kuat mereka siap untuk melapor kan Arif Dan Surya ke pihak berwajib.


KEESOKAN HARINYA.


"Kalian berdua apakah sudah siap?." Ucap Alex


"Kami siap ALEX" Seru mereka berdua.


"Baiklah kita pergi." Ucap Alex


...~Bersambung~...