
Setelah selesai menyelesaikan masalah sebelumnya Alex akhirnya bisa tenang lagi karna pengganggu nya Arif dan Geng Surya sudah di penjara.
Bisnis nya juga sekarang lebih ramai dari sebelumnya nya berkat Rian.
Alex mempunyai kebiasaan bangun setiap pagi 6:00/7:00, biasanya kalau Alex sudah bangun dia langsung pergi ke kamar mandi untuk gosok Gigi lalu membeli sarapannya.
Selesai dia sarapan Alex mandi sampai bersih sehingga tidak ada kotoran yang menempel di tubuh nya, Alex orang nya sangat merawat kebersihan di tubuh nya, dia tidak akan membiarkan tubuh nya kotor walaupun sedikit kotoran yang menempel.
Alex juga memilik tubuh yang bagus tinggi nya juga 178CM berkat olahraga rutin nya setiap hari, Dia mulai olahraga dari umur Sepuluh tahun sampai Umur nya yang ke Enam Belas Tahun, Olahraga yang dia lakukan cuman tiga Yaitu Push Up, Sit Up, Jogging.
Dulu waktu Alex masih sekolah dia sangat populer di kalangan pria dan wanita karena dia memilik sifat yang royal dan perhatian terhadap teman-temannya sehingga teman-temannya susah untuk membenci Alex, Juga memilik Wajah yang Ganteng, Pupil mata Hitam Ke Orange, Rambut yang Hitam pekat yang lurus, Bulu mata yang panjang, Bibir yang tipis, Hidung yang sedikit mancung, sehingga Alex Setiap hari nya selalu mendapatkan surat cinta.
Tapi dikarenakan kejadian yang menimpa Alex sebelumnya yang membuat Alex berhenti dari sekolah nya, Bibi Tini pernah meminta Alex untuk kembali sekolah tetapi Alex menolak nya karena dia tidak ingin merepotkan Bibi nya lagi.
Selesai melakukan semua rutin nya Alex langsung pergi ke ANGKRINGAN dan membuka nya, Sambil menunggu pelanggan datang Alex menghidupkan music biar suasananya tidak canggung, Dan juga Alex menggoreng Gorengan untuk dijual.
Tidak lama kemudian datang lah pelanggan pertama Alex yaitu Pak Eddy, Pak Eddy selalu datang setiap pagi untuk membeli kopi di ANGKRINGAN Alex.
"Alex Seperti biasa ya bapak pesan." Ucap Pak Eddy
"Baik Pak Mohon ditunggu ya" Ucap Alex sambil menghidupkan kompor.
"Oh ya Alex Bapak dengar Geng Surya datang kesini untuk mengacaukan bisnis mu."Ucap Pak Eddy.
"Iya pak kemarin Geng Surya mengacaukan disni kemarin." Jawab Alex.
"Cih dasar sampah masyarakat itu selalu bikin masalah." Ucap Pak Eddy dengan nada marah.
"Terus Apa Mereka akan datang lagi?." Sambung Pak Eddy.
"Tenang aja pak masalah nya udah beres geng Surya juga udah di penjara." Jawab Alex sambil mengaduk kopi.
"Bagus lah, Akhirnya si pembuat onar itu di penjara." Ucap Pak dengan nada lega.
"Ini Pak Eddy kopi nya silahkan." Ucap Alex sambil menaruh kopi di meja.
"Terimakasih Alex." Ucap Pak Eddy sambil senyum.
Lalu Alex melanjutkan menggoreng Gorengan nya, Alex menjual Gorengan Bakwan, Tempe, Tahu, Dan Risol, Kemarin Gorengan Alex laku abis yang membuat Alex semangat untuk memasak nya lagi.
Lalu Datang lagi pelanggan Yaitu Adit Abin dan orang Lima nya lagi untuk nongkrong di ANGKRINGAN Alex karena ada wifi di tempat Alex.
"Alex Aku pesen rokok sama minum satu ya." Ucap Adit.
"Kami juga sama Lex". Ucap Abin dan teman lainnya.
"Baik Di tunggu ya." Ucap Alex.
"Oh ya Lex aku minta maaf karena tidak bisa membantu Soal kemarin." Ucap Adit
"Tidak apa apa Dit santai aja, kalau aku jadi kamu juga pasti ketakutan, karena ini geng Surya." Ucap Alex Sambil Tersenyum.
"Sebagai ganti nya permintaan maaf kami, kami akan jadi pelanggan tetap disini." Ucap Abin."
"Wah yang benar Kalau gitu aku sangat berterimakasih dengan kalian." Ucap Alex dengan nada gembira.
"Haha." Seru mereka
Lalu ada ibu ibu yang mampir ke tempat Alex sambil mengasih sebuah makanan dan Uang ke Alex sebagai ucapan terimakasih mereka karena Alex mempenjarakan Geng Surya sehingga Dagangan Suami mereka tidak ada lagi yang datang membuat onar.
"Ini Alex Hadiah buat kamu." Ucap Ibu ibu sambil mengasih kan Alex hadiah.
"Eh.. Apa ni bu?." Ucap Alex sambil Bingung.
"Ini tanda terimakasih kami karna kamu mempenjarakan Geng Surya." Ucap Ibu Ibu.
"Tidak.. Tidak usah bu." Ucap Alex sambil Nolak.
"Udah kamu terima aja ya." Ucap Ibu Ibu sambil paksa.
"Ya udah, Terimakasih banyak ya bu." Ucap Alex sambil tersenyum lebar.
"Bagus lah buat mu Alex." Ucap pak Eddy Sambil Tersenyum.
"Heheh Iyaa pak" Ucap Alex dengan nada Gembira.
"Ya Udah ini Alex uang kopi nya bapak pergi dulu." Ucap Pak Eddy sambil mengasih uang.
"Terimakasih Pak Eddy." Ucap Alex.
Pak Eddy pun pergi lalu tidak lama Adit abin dan teman-temannya juga pergi kerena mereka ada urusan.
"Alex kami pergi ya ini uang nya." Ucap Mereka Sambil memberi Uang.
"Baik terimakasih ya kalian." Ucao Alex
Jam 12 Siang ANGKRINGAN pun sepi kembali, Alex juga mulai lesu badannya di karena suasana panas nya matahari sehingga membuat nya mengantuk, Karena tidak kuat menahan kantuk Alex pun tertidur di kursi yang dia dudukan.
Lalu ada Tiga bocah yang berumur Dua belas tahun Datang ke ANGKRINGAN Alex, Awal nya mereka ingin membeli jajanan di ANGKRINGAN Alex tapi melihat Alex yang tertidur pulas Mereka pun mencuri roti, jajanan, dan gorengan Alex.
Setelah mereka mendapatkan curiannya mereka bertiga langsung kabur takut nanti nya Alex bangun dari tidurnya, Alex yang sudah tersadar dari tidur nya tidak menyadari bahwa ANGKRINGAN nya kena curi oleh bocah.
"Perasaan tadi ada orang yang datang, apa cuman perasaan aku saja ya." Ucap Alex sambil mengusap mata.
"Hoaahm.. Ngantuk banget hari ini" Ucap Alex sambil menguap.
Alex pun pergi ke dapur mengambil piring untuk makan, dia makan yang diberikan oleh ibu ibu tadi, Selesai makan Alex membasuh muka nya dan kembali semangat lagi.
Waktu pun berlalu dan Jam 10:09 Alex mulai siap siap untuk menutup ANGKRINGAN nya, Alex juga mengangkat kursi nya kedalam warung biar tidak ada yang mencuri, selesai menutup warung Alex tidak sengaja melihat Ada seorang anak laki laki yang masih kecil berjalan di jalanan.
Alex yang melihat untuk langsung menghampiri anak itu.
"Hey dik kamu kenapa keluar tengah malam ini nanti orang tua kamu mencari mu" Ucap Alex sambil memegang bahu nya.
"Ayo pulang kakak anter kamu kerumah." Ucap Alex.
"Orang Tua... Ayah dan ibu telah meninggal." Jawab Adik itu
"Walau begitu anak anak tidak boleh keluar tengah malam begini." Ucap Alex
"Di mana rumah kamu kakak akan antar." Sambung Alex.
"Ti.. Tidak Aku tidak akan pulang Kerumah." Jawab Adik itu.
"Dirumah aku akan di pukul." Sambung Adik itu.
Alex mendengar hal itu bingung kenapa anak ini bilang dia akan di pukul dia merasa bahwa ada yang salah.
"Tapi tetap saja kamu tidak boleh keluar tengah malam." Ucap Alex
"Pokoknya aku tidak mau pulang Kerumah." Ucap Adik itu sambil gemetar.
Alex menyadari bahwa tubuh adik itu gemetar, karena tidak tega meninggalkan anak kecil di luar apa lagi tengah malam ini Alex mengajak adik itu ke rumah nya.
"Ya udah kamu kerumah kakak aja mau tidak?." Ucap Alex.
Adik itu Awal nya takut di ajak kerumahnya Alex Tapi alex membujuk nya langsung.
"Tidak usah takut kakak bukan orang jahat kok." Ucap Alex sambil tersenyum lebar.
"Hum.. "Jawab Adik itu dengan ragu-ragu.
"Baiklah, Oh ya nama kamu siapa." Ucap Alex sambil memegang tangan anak itu.
"... Iki." Jawab anak itu.
"Baiklah Iki ayo kita pergi" Ucap Alex sambil memegang tangan nya.
...~Bersambung~...