I Become Successful

I Become Successful
ANGKRINGAN



Setelah semua nya sudah siap Alex pun menuju ke Warung untuk di bersihkan.


*Krak(Suara Pintu Terbuka)


"Kotor sekali Warung ini apa paman tidak pernah membersihkan nya?.Ucap Alex


Lalu Alex pun mulai membersihkan ruang nya hingga penuh, sampah-sampah yang menumpuk telah di buang ke TPA.


(Alex melihat sekitar)


"Hmm CAT dinding ini sungguh suram, Seperti nya harus beli CAT Untuk dinding disini."


Alex pun pergi ke toko CAT, sesampai nya di depan toko Alex mulai bingung ingin membeli CAT warna apa.


"Hm...Warna apa ya biar suasana nya tampak hidup." Ucap Alex sambil kebingungan.


Pak Nuar pemilik toko melihat Alex yang nampak kebingungan depan toko nya lalu dia menghampiri Alex.


"ada yang bisa saya bantu anak muda?.Ucap Pak Nuar.


"Eh..Ini saya bingung pak mau beli CAT warna apa biar ruangan nya tampak hidup dan tidak suram." Ucap Alex sambil garuk kepala.


"Warna yang tampak hidup ya...Gimana kalau warna Hijau Daun?. Ucap Pak Nuar.


"Hijau Daun?". Ucap Alex dengan nada penasaran.


"Iya, kalau kamu tertarik kamu bisa melihat nya." Ucap Pak Nuar.


Lalu Alex pun masuk ke toko Pak Nuar, Alex sedikit terkejut melihat toko Pak Nuar yang dari luar tampak kecil ternyata di dalam nya luas.


Pak nuar pun langsung mengambil CAT nya dan mengecat dinding untuk di lihat kan kepada Alex seperti apa warna Hijau Daun.


Alex melihat warna Hijau Daun pun langsung terpesona dan memori tentang orang tua nya pun mengalir dalam ingatan nya.


karna dulu Alex kecil pernah menemani orang tua mengecat tembok yang berwarna Hijau Daun.


"Hey anak muda kamu tidak apa apa?" Ucap Pak Nuar sambil menyentuh pundak Alex.


"Eh.. Maaf Pak tadi saya sedikit melamun hehe." Ucap Alex dengan nada bersalah.


"Huufh... Terus apa kamu tertarik untuk membeli nya." Ucap Pak Nuar.


"Saya ingin beli satu Kaleng CAT, Berapa harga nya pak?" Ucap Alex dengan nada penasaran.


"Satu Kaleng harga nya 150RB aja nak." Jawab Pak Nuar.


"Tidak bisa kurang pak." Ucap Alex dengan nada kasihan.


"Tidak harga 150 sudah termasuk harga terendah, Karna sekarang naik hingga 200RB." Ucap Pak Nuar.


"Baiklah saya beli pak." Ucap Alex.


"Terimakasih" Ucap Pak Nuar sambil senyum.


Selesai membeli CAT Alex pulang ke warung nya dan mulai mengecat tembok warung nya, Alex tidak menyangka bahwa mengecat tembok akan memakan waktu Satu Hari.


KEESOKAN HARINYA.


Biasa nya Alex akan bangun Jam 6:00 tapi hari ni dia bangun Jam 9:00 karna kecapean mengecat tembok warung nya semalam.


"Hooaahm... Baru pertama kali aku bangun jam sembilan pagi." Ucap Alex.


Selesai mengumpulkan nyawa Alex pergi ke warung melihat kondisi tembok nya.


"Seperti nya sudah kering." Ucap Alex sambil sentuh tembok.


"Bagus, tidak sia sia beli, terus sekarang kurang apa ya.." Ucap Alex sambil melihat lihat.


"Ah.. Aku lupa dengan kursi nya." Ucap Alex.


Lalu Alex pun pergi ke toko kayu, sesampainya di sana Alex bertemu dengan Paman Arif.


"Wah Alex kebetulan kita ketemu ya." Ucap Arif sambil senyum.


"Iya Paman." Ucap Alex sambil senyum tipis.


"Kamu ingin beli kayu, mau paman belikan?" Ucap Arif.


"Tidak usah paman." Jawab Alex


"Udah kamu tidak usah menolak kebaikan paman mu ini, kamu butuh kayu apa?." Ucap Arif sambil maksa.


ALEX adalah tipe orang tidak bisa Menolak sesuatu walaupun dari orang yang dia benci.


"Alex butuh kayu jati." Jawab Alex.


lalu Si Arif pun meminta kepada pekerja yang sana untuk di berikan Alex kayu jati yang sedikit rapuh, awalnya si pekerja menolak tetapi Si Arif memberikan nya sedikit uang suap dan si pekerja pun menerima nya.


"Terimakasih paman." Ucap Alex


"Sama sama, kalau Alex butuh bantuan panggil Paman saja." Ucap Arif sambil senyum tipis.


Alex curiga dengan sifat paman nya yang menjadi baik kepada nya tapi dia menghiraukan nya saja.


Alex pun kembali ke warung nya dan mulai berkerja seorang diri dari pagi hingga malam selama Satu Minggu, sambil membuat kursi dan meja dia juga memasang wifi di warung nya biar para pelanggan menjadi betah


SATU MINGGU KEMUDIAN.


Alex merasa diri nya sudah mulai berubah karna sekarang sering bergadang dan kecapean, Dari bocah yang selalu manja kepada orang tua nya sekarang sudah menjadi dewasa.


Setelah semua selesai Alex sudah siap untuk memulai usaha ANGKRINGAN nya dan menyimpan barang-barang ke tempat masing-masing lalu langsung membuka ANGKRINGAN.


Alex di bantu juga oleh sahabat nya Rehan Dan Rian, mereka berdua juga memposting ANGKRINGAN Alex di sosial media.


Alex bahagia karna dia akhirnya bisa memulai usaha nya dan tidak sabar menunggu pelanggan pertama nya.


Berjam-jam waktu berlalu masih belum ada juga orang yang mampir, Alex jadi paham perasaan seseorang yang menunggu seorang pembeli.


Setelah sekian lama menunggu akhirnya nya pelanggan pertama datang yaitu Pak Eddy Penjual Nasi Uduk langganan Alex.


"Bapak mendengar Bahwa kamu membuka sebuah usaha jadi bapak langsung mampir kesini." Ucap Pak Eddy.


"Terimakasih pak Eddy telah mampir, Pak Eddy ingin memesan apa?" Ucap Alex dengan nada Gembira.


"Hm... Ada Kopi?" Ucap Pak Eddy.


"Ada, Mau kopi apa Pak?." Jawab Alex.


"Bapak Pesan Kopi hitam aja satu." Ucap Pak Eddy.


"Baik mohon di tunggu ya."Ucap Alex dengan nada gembira.


Alex pun mulai membuat kan Pak Eddy kopi, lalu Pak Eddy mulai bertanya tentang warung.


"Warung ini kamu nyewa berapa ya Lex?" Ucap Pak Eddy dengan nada penasaran.


"Alex tidak menyewa pak, Ini punya Alex yang di wariskan Ayah Alex." Ucap Alex sambil menunggu Air matang.


Pak Eddy yang mendengar ucapan Alex kaget karna dia tidak tahu bahwa warung ini milik Alex, dia hanya tahu bahwa ini warung sudah lama di tinggal kan oleh pemiliknya.


"Bapak tidak mengira bahwa ini warung mu Lex." Ucap Pak Eddy.


"Bapak kira warung ini sudah lama di tinggal kan pemiliknya." Sambung Pak Eddy.


"Memang ini sudah lama Pak tutup, jadi wajar Pak Eddy tidak tahu." Ucap Alex


"Ini Pak Eddy kopi nya, coba di cicip enak apa tidak, karna Alex masih kurang dalam membuat kopi." Ucap Alex dengan nada ragu-ragu.


*SRURP(suara menghirup kopi)


"Ah.. Wah ini enak Lex kopi nya." Ucap Pak Eddy sambil memuji


"Yang bener Pak Eddy?!" Ucap Alex dengan nada Gembira.


"Iya, lebih enak dari buatan istri bapak" Ucap Pak Eddy.


"Ah Pak Eddy bisa aja" Ucap Alex sambil tersipu malu."


Lalu tidak lama kemudian Pak Eddy selesai menghabiskan kopi.


"Jadi berapa semua nya Lex?" Ucap Pak Eddy.


"8RB Pak Eddy." Jawab Alex.


(Pak Eddy mengasih uang.)


"Terimakasih Pak Eddy datang lagi ya" Ucap Alex dengan nada Gembira.


Alex merasakan kegembiraan saat dia mendapatkan uang hasil sendiri walaupun tidak seberapa, tapi ini adalah hasil kerja keras nya sendiri jadi dia sangat senang.


Lalu datang lagi dua orang yang mampir Alex pun melayani mereka, waktu pun berlalu hingga jam sepuluh malam.


"Udah jam segini waktu nya tutup." Ucap Alex dengan capek.


Sesudah menutup warung Alex mulai mengumpulkan dan menghitung uang yang dia dapatkan total semua nya 17RB.


"Alhamdulillah udah ada uang hasil sendiri, walaupun tidak seberapa." Ucap Alex dengan nada Gembira.


Alex pun memasuki uang yang dia dapatkan kedalam celengan nya, Alex memisahkan uang pendapatan ANGKRINGAN dan uang kebutuhan hidup.


"Oke selesai, waktunya tidur besok bangun pagi untuk buka warung" Ucap Alex sambil ngusap mata.


...~BERSAMBUNG~...