I Become Successful

I Become Successful
KUNJUNGAN BIBI TINI



Alex bahagia karna hari ini dia telah mendapatkan uang hasil Sendiri, jadi dia sangat tidak sabar menunggu hari esok.


KEESOKAN HARINYA.


Bibi tini menelpon Alex untuk menanyakan kabar Alex dan usaha nya dia.


*Drrr(Suara getar hp)


Alex yang masih tertidur terbangun karena bunyi dering hp nya.


"Halo.. Siapa ya?" Ucap Alex dengan nada mengantuk.


"Astaga Alex kamu jam segini masih belom bangun?" Ucap Bibi Tini sambil menaikkan nada suara.


Alex yang masih belum sepenuhnya tersadar, langsung tersadar mendengar teriakkan Bibi Tini nya.


"Eh! Bibi Tini.. hehe tidak Bi Alex sudah bangun kok tadi." Ucap Alex dengan nada panik.


"Jangan bohong kamu!." Ucap Bibi Tini dengan nada marah.


"Hehe.. Maaf bi semalam Alex kecapean." Ucap Alex dengan nada bersalah.


"Ya sudah.. Bibi dengar kamu sudah mulai membuka ANGKRINGAN nya?" Ucap Bibi Tini.


"Iya, sudah bi Karna itu lah Alex kecapean." Ucap Alex


"Bagus lah kalau begitu, Oh ya Bibi akan berkunjung ke ketempat mu sekalian ngerayain Usaha ANGKRINGAN Nya kamu" Ucap Bibi Tini dengan nada gembira.


Alex yang mendengar hal itu langsung bangun dari tempat tidur dan mulai membersihkan rumah, karna Alex takut akan di marahin Bibi Tini kalau rumahnya berantakan.


30 MENIT KEMUDIAN.


Bibi Tini pun Tiba di depan rumah Alex dan mengetuk pintu.


*Tuk Tuk Tuk(Suara ketuk pintu)


Alex yang mendengar ketukan pintu langsung membuka dan memeluk Bibi Tini.


"Selamat datang Bibi Tini, Ayo masuk bi." Ucap Alex dengan nada Gembira.


"Iya, Ini bibi bawain makanan dan pempek buat kamu." Ucap Bibi Tini sambil senyum.


"Wahh terimakasih Bibi Tini, bibi tahu aja Alex lagi pingin makan pempek." Ucap Alex dengan nada Gembira.


"Mau di bikinin minum apa bi?" sambung Alex.


"Teh manis aja" Jawab Bibi Tini


Lalu Alex pergi ke dapur dan membuatkan Bibi Tini Teh manis, Bibi Tini bahagia melihat Alex sudah tidak murung lagi.


"Ini Bi Tini Teh nya." Ucap Alex


*SRUP


"Hmm Teh nya enak." Ucap Bibi Tini Dengan nada Gembira.


"Makasih bi, pempek yang Bibi Tini bawa juga sangat enak." Jawab Alex dengan nada Gembira.


"Oh ya gimana usaha ANGKRINGAN kamu? Ucap Bibi Tini dengan nada penasaran.


"Alhamdulillah bi lancar untuk awalan nya." Ucap Ucap Alex sambil senyum


"Bagus lah kalau lancar saja." Ucap Bibi Tini dengan nada Gembira.


"Terus gimana setelah kamu berhasil mendapatkan warung kembali, apakah si Arif itu melakukan hal yang buruk kepada mu?. Ucap Bibi Tini dengan nada penasaran


"Untuk saat ini si tidak Bi." Jawab Alex.


"Bagus lah tapi kamu jangan lengah, Arif yang Bibi Tini kenal tidak akan semudah itu melepaskan sesuatu yang dia anggap berharga." Ucap Bibi Tini dengan nada waspada.


"Baik bi." Ucap Alex


"Ya sudah bibi pergi dulu, soalnya bibi mau ke tempat teman sekalian mampir ke sini, takut nya dia akan lama menunggu." Ucap Bibi Tini sambil tengah berdiri.


"Bibi sudah mau pergi, tinggal lah sedikit lama lagi." Ucap Alex dengan nada enggan.


"Nanti bibi mampir lagi" Ucap Bibi Tini sambil senyum.


"Baiklah." Jawab Alex.


Lalu Bibi Tini pun pergi, setelah Bibi Tini pergi Alex mandi dan bersiap siap untuk membuka ANGKRINGAN nya.


"Semoga hari ini ramai" Ucap Alex dengan nada berharap.


Tidak lama Pak Eddy datang dan memesan kopi hitam, setelah Pak Eddy kenalan Alex juga datang kemari karna penasaran dengan usaha baru Alex.


"Yo Alex sudah lama tidak melihat kamu, sekarang udah buka usaha aja." Ucap Abin kenalan Alex.


"Wah Adit Abin kalian datang juga terimakasih." Ucap Alex sambil tersenyum.


"Iya, karna sekarang aku hidup sendirian jadi buka usaha deh buat penghasilan." Jawab Alex.


"Terus ada apa aja ni disini?. Ucap Abin.


Alex memperlihatkan menu menu ANGKRINGAN nya.


"Kalau rokok ada tidak Lex?" Ucap Adit.


"Ada ni" Jawab Alex.


"Kalau begitu aku beli Rokok satu sama minum satu." Ucap Adit.


"Aku juga beli Rokok sama minum satu" Seru Abin.


"Baiklah tunggu ya." Jawab Alex.


Lalu Alex membikinkan minum untuk teman nya dan Abin mulai bertanya kapada Alex.


"Ini warung punya kamu atau nyewa?. Ucap Abin.


"Punya ku ini bin" Jawab Alex.


"Aku tidak pernah dengar bahwa kamu mempunyai warung Lex." Seru Adit.


"Iya karna udah lama tidak pernah di buka ni warung." Jawab Alex.


"Ini Minuman kalian." Ucap Alex.


"Terimakasih." Jawab Mereka berdua.


Alex sangat senang karna lebih cepat dapat pelanggan dari pada kemarin, Alex pun mulai menawarkan Wifi nya.


"Ohya kalian mau wifian tidak?" Ucap Alex


"Emang ada wifi disni Lex?." Ucap Adit.


"Ada Itu (sambil nunjuk wifi )


"Apa password nya Lex?. Ucap Abin.


Lalu Alex mulai memberi tahu kan password wifi nya, Abin dan Adit langsung senang karena kuota mereka tinggal sedikit jadi mereka akan menjadi pelanggan tetap disini.


mereka berdua juga memberi tahu kan kepada teman-teman mereka kalau ada sebuah ANGKRINGAN yang mempunyai wifi, ini bukan tanpa alasan mereka begini karna ANGKRINGAN di daerah disini sangat lah jarang mempunyai wifi.


Lalu temannya Adit Dan Abin datang untuk melihat apakah benar berita nya, Alex melihat ada banyak pelanggan yang datang sangat gembira dan langsung melayani mereka.


Rehan dan Rian juga ikut mampir kesana, Alex melihat mereka berdua menyambut Rehan dan Rian.


"Wah Alex ramai betul disini" Ucap Rehan.


"Kan sudah kubilang pasti ANGKRINGAN nya Alex akan ramai." Ucap Rian Dengan nada sombong.


"Hehe Iya Alhamdulillah teman-temannya Abin dan Adit pada kesini semua." Ucap Alex dengan nada gembira.


"Aku ikut bahagia kalau Alex bahagia".Ucap Rian.


"Terimakasih, Oh ya sebagai bentuk perayaan ANGKRINGAN Ku Gimana kalau aku mentraktir kalian? Ucap Alex.


"Yang benar ni? kalau gitu aku tidak akan Sungkan" Ucap Rian sambil mengambil beberapa roti.


"Hey Rian kamu jangan terlalu banyak mengambil makanan disini" Ucap Rehan sambil memegang baju Rian.


"Hahaha tidak apa apa ambil aja sepuas kalian" Ucap Alex sambil tertawa lebar.


Lalu Rian pun mengambil kerupuk, roti dan minuman, sedangkan untuk Rehan dia hanya mengambil roti satu, Alex menegur Rehan untuk mengambil lebih tetapi Rehan menolak dengan alasan dia sudah kenyang.


sekali lagi Alex bahagia melihat ANGKRINGAN nya menjadi ramai.


dari kejauhan si Arif melihat bahwa usaha Alex ramai langsung murka dan ingin merencanakan sesuatu hal yang buruk kepada Alex.


Lalu si Arif menelpon seseorang orang untuk pergi ke ANGKRINGAN Alex karena sebelumnya dia memberikan kayu jati yang sedikit rapuh, jadi dia mengirim seseorang untuk menghancurkan kusi itu dengan alami.


"Halo Pak Arif ada apa menelpon?


"Aku punya permintaan untuk dirimu." Ucap Arif.


"Permintaan apa itu Pak?"


"Kau pergi dengan orang Lima atau lebih ke ANGKRINGAN yang aku kasih liat dan kau ayun ayun kan kekursi nya hingga patah" Ucap Arif dengan nada jahat.


"Baik pak saya akan kesana dengan orang-orang saya"


...~BERSAMBUNG~...