I Become Successful

I Become Successful
PENDUKUNG



Lalu keesokan hari nya Berita tentang Iki sampe ke Telinga nya Pak Wijaya, Mendengar bahwa keponakan kesayangan di tindas Pak Wijaya Marah Besar Dan menghampiri Jae dan Hani Dikantor Polisi.


Pak Wijaya ingin membuat mereka merasakan apa yang terjadi jika keluarga nya di ganggu, Karna keterlibatan Pak Wijaya Hukuman Jae dan Hani bertambah, hingga membuat mereka cukup lama tidak merasakan udara di luar


Pak Wijaya mendapatkan info bahwa Iki ada di tempat Alex tanpa basa basi lagi dia langsung pergi menuju ke tempat Alex.


Iki sedang asik menyapu halaman luar, Tidak lama kemudian Pak Wijaya datang, iki melihat Pak Wijaya langsung lari menghampiri dan memeluk nya.


"Paman!!"


*Hahahah


"Iki anaku gimana kabar kamu?"


"Baik baik saja paman!"


Alex yang mendengar suara tawa Iki langsung pergi keluar karna penasaran siapa yang datang,


Lalu Alex terkejut melihat Iki di gendong oleh orang asing.


"Iki?


lalu Iki pun turun dan mulai memperkenalkan mereka berdua.


"Hem!, Kak Alex ini Adalah paman ku, paman orang nya sangat ramah dan penyayang.


*Pak Wijaya Tersenyum Tipis.


"Dan Paman Ini Kak Alex, Kak Alex sudah banyak membantu Iki dalam menghadapi kesulitan, dan iki sudah menganggap Kak Alex sebagai kakak kandung.


"Hallo Om" Ucap Alex sambil menunduk kan kepala.


"Jadi kamu Alex ya."


"Mari Om masuk dulu"


Mereka bertiga pun masuk.


"Om mau di buat kan meminum apa?.


"Air Putih Aja" Ucap Wijaya.


Lalu Alex mengambil kan segelas Air putih.


"Ini" Ucap Alex sambil menaruk gelas


"Terimakasih.


"Aku sudah mendengar semua masalah yang menimpa dirimu ki."


"Paman minta maaf karna paman kamu menderita."


"Tidak Paman, Ini bukan salah paman kok."


" Iki tahu kalo itu semua demi kebaikan iki."


*Wijaya mengelus kepala iki.


"Dan, kamu Alex?" Ucap Wijaya.


"Ah Iya Om!."


"Terimakasih, Karna kamu telah banyak membantu keponakan kesayangan saya." Ucap Wijaya sambil tersenyum.


"Sama-sama Om, Iki juga sudah saya anggap sebagai adik saya." Ucap Iki sambil malu-malu


"Baiklah."


"Oh ya Iki Paman takut jika menitipkan kamu ke orang lain akan terjadi seperti sebelumnya."


"Jadi Iki ikut paman aja mau?."


"Anu.. eh.. Paman bisa gak iki gak ikut?." Ucap Iki sambil Takut.


"Kenapa?"


"Iki nyaman tinggal disini paman, Disini iki sangat merasa berguna dan bisa di andalkan.


"Iki gak mau tinggal di tempat di mana iki hanya bermain dan bermain."


"Iki.." Ucap Alex sambil menatap Iki


"Hah.. Baiklah, jika ingin tinggal di sini."


"Paman Ijinkan."


"Yey!! Terimakasih Paman!!."


"Maaf Alex jika iki merepotkan dirimu."


"Tidak-tidak Om, sedikit saya tidak merasa kerepotan kok." Ucap Alex sambil tersenyum.


"Ku dengar kamu membuka sebuah usaha ya?.


"Apa namanya.. ANGKRINGAN?.


"Ya betul.


"Gini aja, sebagai balasan kamu sudah banyak membantu Iki.


"Dari masa-masa sulit nya gimana kalo aku mensponsori ANGKRINGAN kamu?


" Sehingga ANGKRINGAN mu akan banyak di kenal orang-orang diluar sana."


"Apa lagi kamu di dukung oleh perusahaan saya, Gini-gini Perusahaan saya Cukup terkenal Loh."


Alex terkejut mendengar hal itu, gimana tidak terkejut karna dia saja tidak membayangkan bahwa suatu saat nanti ANGKRINGAN nya akan Disponsori Oleh Perusahaan terkenal.


"Yang benar ini Om?!


"Tetapi emang bisa ANGKRINGAN disponsori oleh perusahaan?.


"Kalo itu kamu gak usah khawatir, Saya akan merenovasi ANGKRINGAN kamu.


"Menjadi Sebuah cafe Gimana kamu mau?.


Alex sedikit ragu karna dia kurang yakin apakah semua nya akan berjalan dengan baik, Alex mengurus ANGKRINGAN saja kesulitan apa lagi sebuah Cafe.


Tapi Alex membulat kan tekad nya karna di Adalah sebuah kesempatan nya untuk menjadi orang sukses.


"Iya Pak saya mau!


"Wah Kak Alex Selamat buat kakak ya."


Alex menahan kegirangan di depan pak Wijaya.


"Kamu cukup tanda tangan disini saja."


"Baik!.


Lalu Alex menandatangani isi kontrak itu, lalu mereka berdua bersepakat berkerja sama, Tidak lama kemudian Pak Wijaya pergi karna masih ada urusan lain.


"Besok saya akan mengirim tukang untuk merenovasi ANGKRINGAN kamu.


"Baik Om, Terimakasih!


"Iki, Paman pergi ya."


"Ya.. Paman tidak bisa tinggal sedikit lama lagi?.


"Paman minta maaf, karna masih banyak urusan."


"Ck.. Baiklah.


"Kamu jangan marah, paman akan sering-sering berkunjung disini."


*Pak Wijaya mengelus kepala iki.


"Hmm.


"Alex Jaga iki baik-baik ya."


"Baik Om!.


*Tin tin(Klakson Mobil)


"Dadah" Iki dan Alex melambaikan tangan.


"Kamu sedih ya, karna Paman Wijaya pergi?.


"Iya.. Iki dan paman jarang menghabiskan waktu, jadi iki sedikit sedih paman cepat pulang.


"Cup cup, Kakak belikan kamu es krim mau?.


"Mau!!


Alex pergi ke warung bersama iki dan membeli es krim.


"Karna besok kan Mulai di renovasi, jadi kenapa kita tidak buka aja?.


*Slurpp(Makan Es krim)


"Ah, Rencana nya si mau begitu tapi, kakak hari ini sedikit capek


"Oh, Gimana kalo kita pergi ke Tempat tukang pijit kak?.


"Tukang Pijit?."


"Iya!, Tapi bukan tukang pijit yang disini, tapi tukang pijit yang di mall-mall itu lo


"Tidak usah ki, di sini ada tukang pijit."


"Sekali-kali kak kita pergi ke mall, sekalian pergi jalan-jalan." Ucap Iki sambil memohon.


"Haah.. Baiklah Kita pergi sekarang.


"Asik!!.


Mereka berdua pun pulang ke rumah dan bersiap-siap untuk pergi ke mall, Alex juga merasa kalo akhir-akhir ini jarang pergi keluar selain kalo ada keperluan kerja.


Jadi sekali-kali dia ingin merilekskan tubuh nya, perjalanan ini sedikit memakan waktu karna lumayan jauh, Alex dan iki menghabiskan waktu 1Jam untuk sampai.


Iki pun langsung turun dari motor dan berlari-lari ke depan pintu dengan girang.


"Iki jangan lari-lari.


"Haha Cepat kak.


Alex pun memarkir kan motor nya dan langsung menuju ke tempat iki, Mereka berdua pun mulai keliling di mall dari lantai 1 sampai ke lantai 3.


Alex dan iki juga membeli baju untuk lebaran nanti dan membeli alat alat ANGKRINGAN nya nanti, selain itu Alex menemani iki ke tempat bermain, iki juga sangat jarang bisa seperti ini, jadi Alex ingin memanjakan sesekali.


Selesai menyenangkan Iki, Mereka lalu pergi ke tempat tukang pijit di mall itu, Awalnya Alex merasa pasti sama dengan tukang pijit di tempat nya, cuman beda alat saja.


Tetapi ternyata sangat berbeda, tukang pijit disini sangat tahu selak seluk di badan yang sakit, seluruh tubuh Alex mendapatkan kenikmatan yang sempurna.


"Hehe Gimana, Enak kan Kak."


"Betul Aku gak sangka bakal seenak ini."


"Hehe Baguslah Kalo kakak Merasa enak.


Setelah 5Menit di pijat Alex ketiduran karna saking nikmat nya pijatan mereka, lalu Alex di bangunin Iki dari tidur nya.


"Kak.. Kak Alex!."


"Hoahm.. Iki, Jam berapa Ini?.


"Kak Waktu nya sudah abis ayo kita pulang."


Alex tidak sadar jika dia ada di tempat pijat, Alex Langsung terbangun dan memakai baju nya, Lalu Alex membayarnya, Selesai membayar Alex dan Iki.


Pergi ke Tempat Makan, Disitu mereka Makan Ayam, Alex Menawarkan Iki sebuah burger Iki menolak nya, tapi Alex memaksa nya Karna Alex hari ini ingin memanjakan Iki Hari ini.


Iki yang tidak bisa menolak lagi langsung menerima nya dan memakan lahap burger nya.


"Tadi kata nya gak mau, tapi lahap makan nya" Ucap Alex sambil tersenyum melihat iki.


"Ups!.. Hehe Kak Alex mau?


"Haha makan lah kakak sudah kenyang."


"Abis ini kita pulang ya."


"Baik!!.


"Oh ya sebelum pulang kita mampir ke suatu tempat dulu." Ucap Alex sambil tersenyum tipis.


"?"


Lalu Mereka berdua pergi, Iki Bertanya ke Alex Sebelum pulang mau kemana, tapi Alex diam saja dan terus menyetir motor nya dan tiba lah di sebuah pemakaman.


Rasa penasaran Iki bertambah Karna Tiba-tiba Alex Membawa nya ke sebuah pemakaman, tapi iki Diam saja dan tidak bertanya-tanya.


"Oke kita berhenti di sini.


"Ayo iki.


Alex membawa iki ke tempat pemakaman Orang tua nya.


"Kak Alex ini siapa?.


"Ini Makam orang tua kakak, yang dulu kakak cerita kan.


"Kakak udah lama tidak mengunjungi mereka, karna trauma yang kakak alami.


"Ayah Ibu, Alex datang.


"Maaf karna Alex jarang mengunjungi kalian, karna Alex Sebelumnya takut trauma alex kambuh lagi."


"Oh ya Ini Alex kenal kan orang yang Alex Anggap adik sendiri."


"Ayo, sini iki sapa mereka."


Melihat hal ini iki teringat orang tua nya dan menjatuhkan air mata iki.


"Hallo paman, bibi" Ucap iki sambil malu-malu''


"Ayah ibu, kalian tidak usah khawatir lagi dengan Alex."


"Karna Alex sudah bisa mengurus diri sendiri, ALEX juga sudah ada usaha"


"Ayah ibu, kalian doa kan Alex ya, semoga Alex bisa sukses." Ucap Alex sambil menjatuhkan Air mata


"Alex juga tidak akan lupa untuk selalu mendoakan kalian."


Lalu Alex berdoa di makam orang tua nya, selesai berdoa Alex juga membersihkan makam kedua orang tua nya, selesai itu semua Alex Melamun di depan makam orang tua nya.


Iki sedikit asing dengan penampilan Alex saat ini, karna biasa nya Alex selalu tersenyum dihadapan sehingga Alex yang penuh dengan kesedihan ini membuat iki ikut sedih juga.


"Kak Alex.."


"...


"Oh ya, Paman dan bibi pasti bangga memiliki anak seperti kak Alex.


".. Berbeda dengan aku." Iki tersenyum tipis.


"Tidak iki, ayah dan ibu mu pasti bangga juga memiliki anak seperti kamu."


"Dan terimakasih sudah menghibur kakak." Ucap Alex sambil tersenyum.


"Sama-sama."


"Udah mulai sore yuk kita pergi."


"baik"


"Ayah ibu Alex pergi dulu ya, Alex pasti akan sering-sering berkunjung kesini."


Lalu Mereka berdua pun pulang Kerumah, Alex dan iki sangat puas dengan hari ini, karna mereka jarang pergi jalan jalan.


Iki yang tidak lama sampai langsung tertidur pulas, karna abis melakukan perjalanan jauh, Alex juga merasa sangat kantuk krna efek pijitan tadi, hingga mereka berdua pun tertidur di kamar.


KEESOKAN HARINYA.


*DRRR(Suara Telpon berbunyi)


"Hoaahm.. Hallo.. siapa ya?" Alex yang masih ngantuk.


".. Alex kamu gak ingat kalo hari ini ANGKRINGAN kamu di renovasi?.


"Renovasi..?


"...?!


"Astaghfirullah!, Maaf Pak Alex ketiduran."


"Baiklah, Coba kamu kedepan, Tukang nya udah di lokasi."


Lalu Alex langsung bergegas keluar dan menuju ke ANGKRINGAN nya, lalu ada sekumpulan bapak-bapak di depan ANGKRINGAN nya.


"Hosh Hosh.. Maaf saya terlambat."Ucap Alex sambil ngos ngosan.


"Pak Alex ya?.".


"Iya betul."


"Baiklah, bisa kita langsung mulai?" Ucap Ketua Tim Renovasi.


"Baik!!.


...~BERSAMBUNG~...