
Pagi selanjutnya.
Berita tentang musnahnya keluarga Kyle menyebar dengan sangat cepat, bahkan berita tersebut telah sampai ke kerajaan lain.
Sementara itu sang pelaku yang melakukan hal tersebut kini sedang sarapan.
"Makanan ini tidak buruk". Ucap Chloe yang kini sedang sarapan.
Saat sedang makan Chloe Merasakan sejumlah besar beast datang dengan cepat menuju Ibu kota ini.
Chloe dengan cepat menghabiskan makanan nya, setelah selesai Chloe berjalan keluar penginapan dan terbang kearah banyaknya beast tersebut.
Chloe terbang hingga 2 mil jauhnya dari ibu kota dan dia melihat sekumpulan beast berbagai jenis bergerak menuju ibu kota kerajaan.
"Sepertinya mereka berjumlah lebih dari lima lima ribu , Rata-rata mereka hanya berada di peringkat 3-6dan sepertinya tiga beast peringkat 7 puncak itu adalah pemimpin mereka". Gumam Chloe.
" Seharusnya kerajaan moon mampu mengatasinya". ucap Chloe kemudian dia terbang kembali menuju ke ibu kota.
Serbuan beast semacam ini memang sering terjadi di berbagai tempat sehingga Chloe tidak terlalu terkejut melihatnya.
Saat tiba di ibu kota Chloe melihat sudah banyak prajurit yang bersiap di gerbang masuk ibu kota, mereka tidak menyadari Chloe yang sedang terbang sama sekali.
'Sepertinya mereka sudah tahu akan hal ini'. batin Chloe yang terus terbang hingga tiba di penginapan.
saat sampai di penginapan Chloe langsung masuk kedalam kamarnya.Chloe tidak berniat membantu mereka, namun jika ada sesuatu yang tidak terduga terjadi mungkin Chloe akan membantu mereka.
*****
Benua Utara.
Saat ini Clone Ryu telah tiba di benua utara, Ryu sebelum nya sudah menjelajahi Benua selatan di setiap tempat tanpa ada satupun yang ketinggalan.
Ryu melakukan itu hanya dalam waktu satu hari, Walaupun Ryu bisa menggunakan energinya saja untuk memeriksa suatu Benua hanya dalam kedipan mata saja, namun orang yang dicarinya bukan lah orang biasa.
Pria tua itu bisa saja menggunakan sebuah benda untuk menyamarkan keberadaan nya sehingga tidak bisa terdeteksi oleh Ryu.
Clone Ryu yang saat ini sudah tiba di Benua utara dengan cepat bergerak memeriksa seluruh tempat yang ada di Benua utara ini.
*****
Mansion Ryu.
Sedangkan Ryu saat ini sedang melatih Alice, sedangkan untuk melissa dia kini bermain bersama dengan snow dan blacky dan sesekali dia mengganggu Alice yang sedang latihan.
"Haah, Aku ingin berlatih juga seperti kakak". Ucap Melissa mengeluh.
Melissa yang merasa bosan memiliki sebuah ide, " Blacky, bagaimana kalau kita pergi ke kerajaan lain". ucap Melissa.
"Saya mengikuti apa keinginan nona, tapi nona harus izin dulu ke tuan". Ucap Blacky.
Melissa yang mendengar itu dengan cepat menuju kearah Ryu.
" Papa, boleh tidak aku pergi kerajaan lain?". ucap Melissa dengan mata berbinar dan tampak imut.
Ryu yang melihat itu tidak bisa menolak permintaan Melissa, "Baiklah kau boleh pergi, tapi harus mengenakan ini tidak boleh di lepas". Ucap Ryu.
Kemudian Ryu memberikan sebuah kalung berlian, Kalung itu berfungsi untuk melindungi Melissa, saat Melissa dalam bahaya kalung itu akan mengeluarkan sebuah energi tak terlihat yang melindungi Melissa, bahkan serangan demi-god tidak akan mampu menghancurkan nya.
" Baiklah Melissa tidak akan melepaskan nya". Ucap Melissa kemudian dia memasang kalung tersebut.
****
Ibu kota kerajaan moon.
Sudah satu jam berlalu dan kini pasukan beast tersebut akan tiba dalam waktu 10 menit lagi.
sebagai Raja yang baik Raja kerajaan moon juga akan ikut dalam penyerangan ini, setelah lewat 10 menit tampak gerombolan monster mengarah ke ibu kota kerajaan.
Alex moonick Raja kerajaan moon saat ini, mengerutkan keningnya, "Apa-apaan jumlah beast itu, biasanya mereka hanya berjumlah seribu paling banyak namun kini lebih dari lima ribu dan juga terdapat tiga beast tingkat puncak yang memimpin mereka". Ucap Alex terkejut.
Memang hampir setiap tahun ibu kota kerajaan moon akan di serbu oleh beast namun beast yang menyerang tidak lebih dari seribu beast.
Tidak mau ambil pusing Alex segera memerintah kan prajuritnya untuk menyerang, "Regu pemanah lepaskan semua anak panah kalian". Teriak Alex dengan tegas.
Ribuan anak panah yang telah di lapisi dengan api dengan cepat menghujani para beast tersebut, para beast peringkat bawah langsung mati ketika terkena hujan panah tersebut.
Namun, serangan panah saja tidak akan cukup untuk menghentikan serbuan beast tersebut, " Yang lainnya serang lah menggunakan kekuatan elemen kalian".Teriak Alex.
para prajurit yang mendengar itu segera menyerang dengan elemen yang mereka punya mulai dari elemen api, petir, tanah, angin, air.
Semua serangan tersebut mengarah kearah para beast tersebut, Saat semua serangan mengenai serbuan beast tersebut terjadi ledakan yang besar dan hal tersebut mengurangi lebih dari setengah beast.
Serangan itu terus berlanjut hingga para prajurit kehabisan energinya, dan sekarang hanya tersisa tiga beast peringkat 7 yang masih terus bergerak menuju ibu kota.
"Para komandan ikuti aku, kita akan menghabisi beast itu". Ucap Alex yang kemudian dia mengeluarkan pedangnya dan berlari menuju tiga beast tersebut.
Namun saat mereka hendak menyerang, terdengar auman yang sangat keras, dan akibat auman tersebut Alex, para komandan yang berlari menuju beast yang tersisa terhenti karena merasa tertekan dengan auman tersebut.
Kemudian mereka menoleh kearah langit, saat mereka melihat kearah langit mereka semua gemetar ketakutan.
"Na-naga, walaupun aku hanya melihat nya dari buku, tapi aku sangat yakin itu adalah naga". Ucap Alex gemetaran.
Para komandan yang mendengar hal tersebut sangat terkejut.
" NAGA?!!!!". teriak para komandan.
"Jika naga itu berniat menghancurkan kerajaan moon, maka kita tidak akan bisa melawannya dan hanya bisa menerima nasib saja". Ucap Alex yang tampak pucat.
" Terus apa yang harus kita lakukan? ". Ucap salah satu komandan.
" Kita tidak bisa melakukan apa-apa". balas Alex.
Naga yang terbang di atas langit itu kemudian dia turun dan mendarat tepat di tengah antara tiga beast dan Alex beserta para komandan.
Alex dan para komandan saat ini gemetaran, tapi mereka tetap memasang posisi siaga dan siap bertarung jika naga tersebut menyerang mereka, walaupun mereka tahu jika mereka tidak memiliki kesempatan menang, namun mereka tidak ingin mati sia-sia.
Saat mereka siap menyerang, seorang gadis kecil melompat turun dari atas kepala naga.
"Hiiyap". Ucap gadis itu sambil melompat.
gadis yang turun dari naga tersebut ialah Melissa, " Halo paman, apa yang kalian lakukan disini". Ucap gadis tersebut dengan polosnya.
Alex dan para komandan terkejut saat melihat seorang gadis kecil turun dari seekor naga.
'siapa gadis ini? '. itulah yang ada di pikiran mereka saat ini.