I Am Invincible

I Am Invincible
Amarah Ryu



Pada saat ini Ryu tampak sangat marah, sudah sangat lama dia tidak semarah ini.


Tanpa banyak basa basi Ryu langsung mengeluarkan energinya dan hal itu membuat Seluruh dunia Azure berguncang.


****


Di dalam istana.


Ethan yang sedang melakukan rapat dengan para petinggi tiba-tiba saja merasakan sebuah tekanan yang sangat kuat.


"Te-tekanan ini adalah milik tuan Ryu dan itu berasal dari jalanan ibu kota". Ucap Ethan dan harus mengerahkan seluruh kekuatan nya untuk bergerak dan dengan cepat dia menuju kearah tekanan itu berasal.


****


Benua utara.


Didalam sebuah istana.


" Tekanan ini aku merasa familiar, benar tekanan ini seperti milik pria itu, tapi apa yang menyebabkan nya mengeluarkan tekanan yang begitu kuat ini". Ucap kaisar elf.


Lalu dia bergegas menuju portal teleport yang menuju ke benua manusia, dia merasa jika tekanan itu berasal dari sana.


Setiap benua memiliki sebuah portal teleport yang menghubungkan masing-masing benua.


****


Benua timur.


Kaisar dwarf yang merasakan tekanan itu dia juga melakukan hal yang sama dengan Kaisar elf.


Sementara itu Kaisar iblis saat ini dia sangat ketakutan dia takut jika pria yang mengambil satu lengannya itu datang kepadanya saat merasakan tekanan yang sangat membekas di ingatan yang itu.


****


Pada saat ini di portal benua selatan, Kaisar elf dan Kaisar dwarf muncul bersamaan.


"Kaisar dwarf, apakah kau kesini karena tekanan yang kuat ini?". Tanya Kaisar elf.


" Ya, energi nya sendiri bisa mencapai seluruh benua, aku tidak bisa membayangkan seberapa kuat kekuatan pria itu". Ucap Kaisar dwarf dengan ngeri.


" Iya, aku tidak bisa membayangkan apa yang membuat pria itu mengeluarkan energi nya kali ini". Ucap Kaisar elf.


"Lebih baik kita langsung menuju kearah energi ini berasal". Ucap Kaisar dwarf.


Lalu mereka berdua pun pergi menuju kearah energi itu, dan pada saat tiba disana dia bisa melihat Kaisar manusia juga berada di sana.


Kaisar elf dan dwarf berdiri tepat di samping Kaisar manusia, Ethan yang melihat itu terkejut.


"Apa yang kalian lakukan disini? ". Ucap Ethan kaget.


" Aku merasakan energi yang sangat kuat ketika sedang bersantai, dan aku menuju kearah energi ini berasal". Ucap Kaisar elf menjelaskan.


"Aku juga sama". Sambung Kaisar dwarf.


" Bahkan energi itu sampai ke tempat kalian sungguh kekuatan yang mengerikan". Ucap Ethan.


"Lalu apa yang sebenarnya terjadi disini". Tanya Kaisar dwarf.


" Sepertinya pria berotot itu menyinggung tuan Ryu, namun kali ini tuan Ryu tampak sangat marah". Ucap Ethan.


" Bahkan ketika muridnya hendak dibunuh dia tidak tampak marah sama sekali,  hal apa yang membuat nya semarah ini? ". Sambung Kaisar elf.


" Lebih baik kita melihatnya dulu". Ucap Kaisar dwarf dan di anggukan oleh Kaisar elf dan Ethan.


Pada saat ini Ryu membuka mulutnya dan berkata dengan nada yang dingin.


"Kau adalah orang pertama yang berhasil membuat ku marah". Ucap Ryu.


Sedangkan pria berotot itu kini tengah berlutut dibawah tekanan energi Ryu.


" Bahkan jika kau membunuh muridku aku tidak akan semarah ini, tapi beraninya kau melukai putriku". Ucap Ryu.


"Bahkan jika seorang dewa datang untuk menyelamatkan mu, aku akan membunuh dewa itu". Ucap Ryu lalu menebas kepala pria itu.


Tidak puas hanya dengan membunuh pria itu Ryu menghidupkan kembali pria itu.


Semua orang yang melihat itu sangat terkejut, terutama pria berotot itu dia mengira jika dirinya sudah mati.


Belum sempat menghirup udara Ryu memotong kedua kaki dan tangan pria itu lalu menebas kepalanya dan Ryu menghidupkan kembali pria itu.


Pria itu kini sangat pucat dia masih merasakan rasa sakit yang sebelumnya, lalu Ryu terus melakukan itu berulang kali dan masih belum berhenti.


"Pa-papa, sudah cukup melissa sudah baik-baik saja lihat ini". Ucap melissa lalu tersenyum manis.


Melihat itu hati Ryu langsung luluh dia lalu memeluk dan menggendong melissa.


" Maafkan papa karena tidak menjaga mu sebelumnya ". Ucap Ryu tanpa sadar meneteskan airmata.


Walaupun Ryu baru merawat melissa selama lima hari namun dia sangat menyayanginya melebihi nyawanya sendiri, dan ketika melihat melissa terluka hatinya seperti tersayat pisau.


Dulu juga ketika pria tua yang merawat nya sebelumnya juga melakukan hal yang sama ketika Ryu dilukai seseorang.


Para Kaisar yang melihat itu mengerti bagaimana perasaan Ryu, jika anak mereka disakiti maka mereka juga akan melakukan hal yang sama.


Dan pada saat ini Chloe beserta keluarganya datang ke tempat kejadian, saat ini mereka terkejut ketika melihat Ryu meneteskan air matanya.


Mereka tidak pernah berpikir jika Ryu yang sangat kuat itu bisa meneteskan air matanya, Chloe langsung berlari menghampiri gurunya itu.


"Guru apa yang terjadi padamu?". Tanya Chloe.


" Tidak ada apa-apa, apakah aku  boleh menginap di rumah mu selama satu hari? ". Ucap Ryu.


Sebelumnya dia dan melissa hendak berkeliling kota namun karena insiden ini rencana mereka jadi kacau, dan Ryu hendak melanjutkan keliling kotanya besok saja.


" Tentu saja, guru boleh menginap selama apapun". Ucap Chloe.


"Baiklah". Balas Ryu, lalu dia menatap kearah Ethan.


" Hei kau, aku ingin kau membuat pria bodoh itu lebih baik mati daripada hidup". Ucap Ryu menatap Ethan dengan tajam dan pergi menuju kediaman morris.


"Ba-baik akan saya lakukan". Ucap Ethan buru-buru.


Kemudian dia memerintah kan prajuritnya untuk membawa pria itu, lalu dia mengajak kedua kaist untuk berkunjung ke istananya.


****


Di kediaman morris.


Saat ini Chloe, Zack, Luna , Evan dan Ryu serta melissa yang duduk di pangkuan Ryu sedang berkumpul di ruang tamu.


Chloe yang dari tadi penasaran siapa gadis kecil yang duduk didekat gurunya itu.


"Guru, siapa gadis kecil ini?". Tanya Chloe yang sudah sangat penasaran.


" Dia adalah putriku namanya melissa". Ucap Ryu sambil mengelus kepala melissa dengan lembut.


"Hah, sejak kapan guru punya seorang anak". Ucap Chloe kaget, pasalnya ketika dia bertemu dengan Ryu dia tidak pernah melihat gadis itu sebelumnya.


" Tidak usah banyak tanya, yang terpenting dia adalah putriku dan kau harus menjaganya ketika berada di mansion". Ucap Ryu tegas.


"Baiklah". Ucap Chloe lesu.


" Lalu guru, kenapa kau terlihat sangat marah sebelumnya? ". Tanya Chloe.


" Pria bodoh itu menyakiti putri cantik ku ini". Balas Ryu.


Saat mereka asik mengobrol tiba-tiba saja terdengar suara dari perut melissa.


"Papa melissa lapar". Ucap melissa menatap Ryu.


" Oh kebetulan aku sudah menyiapkan banyak makanan sebelumnya,mari kita makan bersama". Ucap luna.


"Apakah ada daging?". Ucap melissa sambil meneteskan air liurnya.


Melihat itu mereka semua tertawa, " Tantu saja ada banyak daging di sana". Balas luna.


Kemudian melissa turun dari pangkuan Ryu dan berlari kearah luna, lalu dia menarik tangan luna.


"Ayo bibi, melissa sudah lapar". Ucap melissa sambil menarik tangan luna.


Melihat itu luna hanya tersenyum melihat tingkah imut gadis kecil itu.


" Baiklah, ayo kita menuju tempat makan". Ucap luna lalu menggendong melissa.


"Iya ayo kita menuju tempat makan". Ucap luna dengan gembira.


Ryu yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya, 'kalau soal makanan dia nomor satu'. Batin Ryu.


Lalu mereka pun pergi makan bersama.