
Ryu yang tau bahwa pria tua yang merawat nya tersebut masih hidup menciptakan clone dirinya sendiri. Clone itu memiliki kekuatan satu tingkat di bawah tingkat Ryu saat ini.
Setelah melakukan beberapa persiapan clone Ryu pergi menjelajahi dunia Azure, "Tunggulah pak tua aku akan menemukan mu secepat yang aku bisa", Gumam Ryu.
Ryu sebenarnya ingin mencari pria tua tersebut sendiri, namun dia tidak bisa melakukannya karena Ryu memiliki dua orang anak yang harus jaga dan di rawat.
Tepat pada saat ini Alice dan Melissa pulang mereka berdua tampak sangat gembira.
" Apakah kalian bersenang-senang di sana?". Ucap Ryu sambil tersenyum.
"Papa, tadi aku banyak sekali ayam panggang". ucap melissa yang berlari memeluk Ryu.
" Papa ini, kami membawakan makanan untuk papa". Ucap Alice yang memegang satu ekor ayam panggang ditangan nya.
"Ohh... Ternyata kalian juga memikirkan papa". Ucap Ryu yang mengusap kepala kedua anaknya tersebut.
" Hehehe, tentu saja". Ucap mereka berdua serentak.
"Baiklah, kalian pergilah bersihkan badan kalian, kalian berdua tampak kotor". Ucap Ryu.
" Baik papa". Ucap mereka berdua kemudian berlari menuju mansion.
****
Ibu kota kerajaan moon.
Chloe saat ini sedang mengantri di gerbang masuk ibu kota kerajaan, Hingga tibalah saatnya giliran chloe.
"10 koin perak untuk biaya masuk". Ucap salah satu penjaga.
Chloe melemparkan satu keping koin.
" Sebentar saya ambil kembalian nya". Ucap penjaga tersebut.
"Tidak usah, sisanya ambil saja buat kalian". Ucap Chloe.
" Terimakasih banyak tuan". Ucap penjaga itu.
Chloe saat ini menggunakan sebuah jubah yang menutupi seluruh tubuhnya dan dia juga merubah suaranya seperti seorang pemuda laki-laki, Sehingga penjaga itu tidak tau jika Chloe adalah seorang perempuan.
Chloe kemudia masuk kedalam ibu kota kerajaan, saat masuk kedalam Chloe dapat melihat bahwa kehidupan di kota itu tampak makmur dan juga jalanan nya tampak bersih.
"Sepertinya mereka memiliki pemimpin yang baik". Gumam Chloe.
Kemudian Chloe mencari sebuah penginapan untuk dia tinggali selama 3 hari.Setelag berjalan selama beberapa saat Chloe menemukan sebuah penginapan yang cukup besar.
penginapan tersebut memiliki 2 lantai, lantai satu untuk para tamu makan dan minum, sedangkan lantai 2 tempat kamar penginapan.
saat masuk kedalam Chloe disambut oleh seorang wanita cantik, " ada yang bisa saya bantu? ". tanya wanita itu.
" Saya ingin memesan sebuah kamar untuk 3 hari". balas Chloe.
"oh tuan bisa ke meja resepsionis untuk itu". Balas wanita tersebut.
Chloe berjalan menuju meja resepsionis dan sampai nya disana meja tersebut juga dijaga oleh seorang wanita.
" Saya memesan sebuah kamar untuk 3 hari". ucap Chloe pada resepsionis tersebut.
"Baiklah tunggu sebentar". Balas gadis tersebut kemudian dia mengambil kunci kamar.
" Ini dia kuncinya tuan, dan biaya nya adalah 3 koin emas untuk 3 hari". ucap resepsionis tersebut sambil memeberi kan kuncinya.
Saat Chloe hendak membayar, Tiba-tiba saja 3 koin emas terlempar di atas meja tersebut dan mengambil kunci kamar.
"Kunci ini milikku". ucap seorang pemuda.
Pemuda tersebut memiliki rambut berwarna merah dengan terdapat bekas luka sayatan pada mata kirinya.
"Aku tidak peduli suruh saja dia memilih kamar yang lain". Ucap pemuda tersebut.
" Ta-tapi... ". ucap resepsionis tersebut yang gemeteran.
*Baakk
pemuda tersebut memukul meja itu dan membuat semua pengunjung menoleh kearah meja resepsionis.
" sepertinya tuan muda dari keluarga kyle tersebut akan membuat kekacauan lagi". Ucap salah satu pengunjung.
Pemuda tersebut adalah Vins Kyle anak dari kepala keluarga Kyle, dia memiliki reputasi yang buruk di ibukota ini, karena dia sering mabuk-mabukan, merusak semua toko yang dia kunjungi, dan dia juga sering melecehkan wanita, Oleh sebab itu sang resepsionis itu ketakutan saat melihat Vins.
Walaupun dia memiliki sikap seperti itu, orang tuanya tidak menghentikannya, karena Vins merupakan anak satu-satunya yang mereka punya dan selain itu Vins memiliki bakat yang hebat dia sudah berada di peringkat 3 Puncak ketika berumur 19 tahun.
"Apakah kau berani menentang keinginan ku". ucap Vins dengan marah.
" Hehh, hanya seorang sampah berlagak seperti seorang raja". Ucap Chloe mendengus.
Vins yang mendengar itu melirik orang yang mengenakan jubah disamping nya.
"Apakah kau tidak tau siapa aku? ". ucap Vins dengan tatapan arogan.
" Aku tidak perlu tau dengan seorang sampah seperti mu". Ucap Chloe dengan nada mengejek.
mendengar perkataan orang disamping nya itu Vins merasa sangat marah dan dia melepaskan energinya.
"Beraninya kau menghina ku, kau mencari kematian". Ucap Vins dengan mengeluarkan energi peringkat 4.
" Pe-peringkat 4 padahal kemarin dia masih berada di peringkat 3 puncak". Ucap salah satu pengunjung terkejut.
"Sepertinya dia baru menerobos, sungguh hebat". sambung salah satu pengunjung.
Melihat orang berjubah tersebut hanya diam saja Vins berpikir jika orang tersebut takut ketika dia mengeluarkan energinya.
" Heh, apakah kau takut sekarang?, Tapi itu sudah terlambat". Ucap Vins menyerang menggunakan pedang kearah orang berjubah tersebut.
"ingatlah untuk tidak memprovokasi aku di kehidupan mu selanjutnya". Ucap Vins saat dia menebas kearah Chloe.
Namun saat pedang tersebut hendak menebas leher Chloe, Chloe menahan pedang tersebut menggunakan dua jari dan seketika pedang itu hancur berkeping-keping.
Vins yang melihat itu segera mundur dia sangat terkejut, walaupun dia tidak menggunakan seluruh kekuatan nya tapi itu mampu membunuh peringkat 3 puncak dalam sekali serangan.
Tidak mau mengakui kekuatan pihak lain, Vins dengan sombongnya kembali menyerang namun kali ini dia menggunakan kekuatan penuhnya.
belum sempat menyerang Vins merasakan tangan yang dia gunakan untuk memegang pedang mati rasa, dan ketika dia melihat bahwa tangannya sudah terlepas dari tubuhnya dia segera berteriak kesakitan.
"Aaaakkkkhh". Teriak Vins yang kesakitan.
semua orang Tercengang ketika melihat apa yang baru saja ter jadi.
" Apa itu?, aku bahkan tidak melihat dia bergerak sedikit pun". Ucap salah satu pengunjung.
"Sepertinya kali ini tuan muda Vins menyinggung orang yang salah". sambung salah satu pengunjung.
" Itulah akibatnya jika sampah sepertimu menyinggung ku". Ucap Chloe kemudian dia melemparkan 3 koin kearah resepsionis dan mengambil kunci kamar dan berjalan menuju atas.
"Ka-kau tunggu saja aku akan membalas semua perbuatan mu". Ucap Vins kemudian dia berlari keluar penginapan.
Sementara itu, Chloe saat ini sudah berada di kamar dan dia hendak membersihkan dirinya.
sebelumnya Chloe menggunakan energinya untuk memotong tangan Vins semua itu dia lakukan dalam satu kedipan mata.
saat berendam di bak mandi Chloe menghela nafas, "Haah, baru saja aku tiba di kota ini sudah ada saja sampah yang menganggu ku". ucap Chloe.
setelah berendam beberapa saat Chloe bangkit dan mengeringkan badanya menggunakan energinya dan beranjak tidur.