I Am Invincible

I Am Invincible
Gadis Kecil Yang Gila Makan



Pada saat ini di depan gerbang ibu kota Kekaisaran, terjadi kekacauan yang lagi-lagi disebabkan oleh naga.


Sementara itu melissa yang sedang duduk di atas kepala blacky merasa bingung, karena sangat banyak orang yang berdiri di dekat pintu gerbang.


Kemudian, melissa turun dari atas kepala blacky, "Huup", melissa melompat turun, lalu dia berjalan menuju kearah Ethan.


" Halo kakek tua, kenapa ada banyak orang disini?". Tanya Melissa dengan wajah polos, dia sama sekali tidak tau siapa Ethan dan hanya menganggap nya kakek tua biasa.


Semua orang yang mendengar itu tercengang, 'Dari mana asal gadis ini, beraninya dia memanggil sang kaisar dengan sebutan kakek tua'. Batin semua orang.


Kemudian mereka melihat ke arah kaisar wajahnya tampak gelap, ' habislah sepertinya bocah ini akan mati, mereka melupakan jika gadis itu baru saja turun dari kepala seekor naga.


Namun, tidak seperti yang mereka pikirkan, Ethan merasa terkejut dengan kehadiran gadis itu.


'I-ini adalah putri nya tuan Ryu, kenapa dia datang ke sini'. Batin Ethan gemetaran.


"Halo, kakek tua, apakah kakek bisa mendengar ku? ". ucap melissa sambil melambai-lambai kan tangannya.


Ethan yang mendengar suara melissa tersadar dari lamunannya.


" Ah, apa tujuan nona muda datang Kekaisaran?". Tanya Ethan dengan sopan.


Ethan tidak ingin membuat gadis di depan ini marah ataupun menangis, karena dia tau konsekuensi jika mengusik gadis itu.


Semua orang yang melihat sang kaisar yang sangat tegas dan selalu serius itu berucap sangat sopan kepada gadis kecil itu.


"Nona muda?, Apakah kakek mengenal ku?". Tanya melissa sambil memiringkan kepalanya.


" Tentu saja, nona muda adalah anak nya tuan Ryu, bagaimana mungkin aku tidak mengenal nona muda". Ucap Ethan sambil tersenyum.


mendengar nama Ryu disebut kan semua orang lebih terkejut lagi, bagaimana mungkin mereka tidak tahu orang yang telah mengambil lengan kaisar iblis, dan juga orang yang mampu membuat semua orang berlutut termasuk kaisar hanya dengan energinya.


Setelah mereka mengetahui bahwa gadis itu adalah anak tuan Ryu, mereka memahami mengapa kaisar bersikap sopan kepada gadis kecil itu.


"Oh, kakek mengenal papa!!!". Ucap melissa dengan antusias.


" Tentu saja papa mu itu adalah orang yang sangat hebat". Ucap Ethan memuji.


"hahaha, papaku memang sangat hebat dia memberikan blacky sebagai hewan peliharaan". ucap Melissa.


" Blacky? ". Tanya Ethan.


" itu blacky dia sangat hebat karena bisa terbang, blacky kemari lah, sapalah kakek ini". Ucap melissa memanggil blacky.


blacky dengan badannya yang besar berjalan menuju melissa, tanah bergetar ketika dia berjalan, saat dia sudah sampai dia menyapa Ethan dengan wajah yang memandang rendah.


"Halo, kakek tua". ucap Blacky dengan suara yang berat.


" Ha-halo". ucap Ethan yang gemetaran.


"Oh iya kakek, aku ingin membeli makanan di ibukota, kalau begitu aku masuk dulu". Ucap Melissa kemudian dia berjalan menuju gerbang masuk dan semua orang memberi jalan kepada nya.


baru beberapa melangkah dia baru sadar jika Blacky memiliki badan yang besar sehingga dia tidak akan bisa masuk kedalam ibu kota.


"Blacky apakah kau bisa mengecilkan badanmu?soalnya badan mu terlalu besar". Ucap Melissa.


" Tentu saja bisa nona muda". Balas blacky, kemudian dia mengecilkan badannya sebesar singa dewasa.


"Bagus, kau sangat hebat". ucap Melissa lalu dia lanjut berjalan.


" nona muda kenapa tidak naik ke punggung ku saja? ". tanya blacky.


" Oh iya, hehehe, aku lupa". Tawa Melissa dengan wajah polosnya, kemudian dia naik keatas punggung blacky dan snow sudah ada di sana sejak awal, dia tidak turun dari kepala blacky sejak mereka tiba.


"Ayo jalan, kita akan makan banyak makanan hari ini". ucap Melissa dengan semangat.


saat mereka hendak jalan Ethan berbicara, " Apakah aku boleh ikut bersamamu nona muda?“. tanya Ethan.


"Karena kakek kenal dengan papa, maka kakek boleh ikut". Ucap Melissa dengan senyuman yang manis.


" Tapi, kakek tidak boleh menaiki blacky, karena hanya aku dan papa yang boleh menaiki blacky ". Ucap Melissa dengan wajah serius.


"Tidak masalah, aku bisa berjalan kaki". balas Ethan.


Lalu mereka pun berjalan masuk ke dalam ibu kota Kekaisaran.


Di jalanan ibu kota Kekaisaran banyak pedagang yang menjual berbagai makanan seperti daging panggang, daging tusuk, roti isian daging dan banyak lainnya.


melissa yang melihat itu matanya langsung berbinar dan meneteskan air liurnya, dan dalam sekejap Melissa telah membeli banyak makanan, dia sebelum nya tidak mampu membeli makanan yang dijual para pedagang.


Ethan yang melihat itu terkejut, 'Apakah gadis ini mampu menghabiskan semua makanan itu dengan perutnya yang kecil', Batin Ethan.


Jika Ethan terkejut melihat Melissa, para warga lebih terkejut saat melihat sang kaisar sedang menemani seorang gadis berkeliling dengan menunggangi seekor naga.


"Nona muda, apakah nona sangat suka makan?". Tanya Ethan kepada Melissa.


" Twentwu swajwa". ucap Melissa yang mulutnya di penuhi makanan.


Mendengar ucapan Ethan, Melissa dengan cepat menelan semua makanan yang ada di mulutnya.


" Apakah benar?". Ucap Melissa dengan semangat.


"tentu saja, kakek tidak berbohong". Balas Ethan.


" Kalau begitu ayo kita segera menuju ke rumah kakek". Ucap Melissa yang sudah tidak sabar.


Kemudian Ethan memimpin jalan menuju ke istana, tidak butuh waktu lama bagi mereka sampai di istana.


"Woow, rumah kakek ternyata sangat besar,pasti banyak makanan di dalamnya". Ucap Melissa sambil meneteskan air liur nya.


Ethan yang mendengar itu mengerutkan keningnya,'Apakah dipikirkan gadis ini hanya ada makanan', batin Ethan.


Lalu Melissa dan Ethan masuk kedalam istana, sedangkan blacky dan snow menunggu dihalaman istana.


"Kakek di mana makanan yang kau sebutkan tadi". Ucap Melissa yang sudah kelaparan.


" hahaha, sepertinya kau sudah sangat lapar". ucap Ethan, kemudian dia membawa Melissa ke ruang makan.


saat sampai di sana, tampak banyak makanan yang telah dihidangkan di meja makan, Melissa yang melihat itu, tanpa banyak pikir langsung berlari menuju meja makan dana melahap semua makanan yang ada disitu.


hanya dalam beberapa menit Melissa sudah menghabiskan semua makanan di meja, Ethan yang melihat itu tercengang.


"Kakek apakah kau masih memiliki makanan lagi?". Ucap Melissa.


Ethan yang mendengar itu, memerintah kan para kokinya untuk memasak lagi, setelah menunggu beberapa saat hidangan sudah selesai diletakkan di atas meja dan dengan cepat habis.


Hal itu terjadi selama 4 kali, " Ughh, aku sudah tidak sanggup makan lagi". Ucap Melissa sambil memegangi perutnya.


Ethan hanya bisa terdiam saat Melihat gadis kecil itu, ' Benar-Benar gadis kecil yang gila makan'. batin Ethan.


Tiba-tiba saja muncul sebuah retakan ruang dan keluar seorang pemuda tampan dari situ, itu adalah Ryu.


Ethan yang melihat itu kaget, dan dengan cepat memberi salam, "Ha-halo tuan Ryu", ucap Ethan dengan hormat.


Ryu hanya mengangguk kemudian dia berjalan menuju melissa, " Sepertinya kau sangat menikmatinya". Ucap Ryu dengan tatapan tajam.


Melissa yang mendengar suara yang familiar itu segera berbalik, dan alangkah terkejutnya dia saat melihat Ryu yang menatap nya dengan tajam.


"Ha-halo papa" Ucap Melissa gemetar melihat Ryu.


"Sepertinya kau berbohong lagi sama papa". Ucap Ryu.


" Ti-tidak ini idenya blacky bukan aku". ucap Melissa menuduh blacky.


sedangkan blacky yang sedang berbaring diluar tiba- tiba saja bersin, "Achoo, apakah ada yang memanggilku". gumam blacky.


" Sudahlah tidak usah berbohong, papa sudah tau semuanya". Ucap Ryu.


"Ma-maaf aku pa". Ucap Melissa yang hendak menangis.


" Haah, sudahlah, mari kita pulang". Ucap Ryu, lagipula dia juga tidak marah kepada melissa


Kemudian Ryu menggendong Melissa dan berbicara kepada blacky melalui telepati.


'Kembali lah ke mansion, Melissa akan pulang bersama ku'. Ucap Ryu.


'baiklah tuan'. ucap blacky kemudian terbang menuju kediaman Ryu.


lalu Ryu membuka retakan ruang menuju ke mansion nya, dan berjalan masuk.


"Dada, kakek tua, lain kali aku akan berkunjung lagi". Ucap Melissa melambaikan tangannya.


Ethan juga ikut melambaikan tangannya, dan sosok Ryu dan Melissa menghilang dari pandangan nya.


****


Mansion Ryu.


Ryu, Melissa dan blacky sudah sampai di mansion, kemudian melissa yang melihat snow tidak ada bertanya kepada blacky.


"blacky apakah kau melihat snow?". Tanya Melissa.


" Tidak, aku tidak melihat nya". balas blacky.


dia sengaja meninggalkan snow di sana.


Di hutan black Forest.


saat ini snow tengah berjalan menuju mansion, wajahnya tampak marah.


"dasar kadal sialan beraninya dia meninggalkan ku, lihat saja akan aku cabut sayapmu itu nanti". Ucap snow dengan marah.