Hope

Hope
Mencari informasi (2)



"Sarah, hmm ada yang mau gua tanyain sama lo tapi please lo jangan marah", ucap rama memohon


Sarah memutar bola matanya dan menghela nafas


"ma, sebenarnya apa sih yang mau lo tau dari gua? terus guna nya apa buat lo kalo lo udah tau semuanya? gua tau lo cuma kasian sama gua tapi maaf gua ga butuh belas kasih lo"


"nggak gitu, gua cuma mau deket sama lo cuma mau temenan sama lo sarah" ucap rama dengan wajah memelas


"Lo yakin mau temenan sama gua?" tanya Sarah meyakinkan


"ga ada alasan buat ragu" jawab rama mantap


"hmm gua yakin lo udah denger cerita gua dari anak kelas"


"iya bener, gua udah denger makanya gua mau tanya sama lo langsung bener ga sih apa yang diceritain orang orang selama ini tentang lo"


"oke, gua bakal ceritain semuanya sama lo tapi ga disini ma"


"terus dimana?"


"Lo inget tempat kita pertama ketemu?"


"iya inget, di rumah pohon yang ada di pojok jalan itu kan?"


"ssstttttt jangan keras keras nanti ada yang denger" ucap Sarah sambil menutup mulut rama


"eh iya hehehe maap ya" jawab rama canggung


"nanti jam 3 kita ketemu di situ"


"tapi kan di situ sepi banget"


"Lo takut?" ledek Sarah


"siapa takut" kekeh rama


"kalo memang lo mau tau cerita yang sebenernya nanti lo dateng kesitu tepat waktu, gua gak suka orang ngaret"


"oke nanti gua langsung kesana, tapi gua gak mungkin pake seragam sekolah gini gua harus balik ke rumah dulu"


"terserah lo, yang penting sesuai perjanjian jangan telat" hardik Sarah


\*\*\*\*


selama pelajaran berlangsung Rama tidak bisa fokus, karena fikirannya hanya terfokus terhadap sarah dan matanya tidak bisa terlepas dari wajah sarah dan tanpa sadar ia telah diamati oleh Bu siska yang saat itu tengah menerangkan


"ehem"


namun Rama masih saja menatap wajah Sarah tanpa berkedip


"ramanda radeva!" bentak Bu Siska


"eh iya Bu kenapa hehehe" jawab rama sembari menggaruk kepalanya yang tentu saja tidak gatal


"sejak kapan wajah saya pindah ke wajah Sarah?" tanya Bu Siska garang


"hmm sejak hehehe" Rama hanya cengengesan


sontak seisi kelas melihat ke arah Sarah dengan tatapan sinis


"kamu pacaran ya sama sarah?"ledek Bu Siska


"eh engga buuu" jawab mereka kompak


"jawabnya aja make barengan segala deh, jadi inget masa ibu muda dulu. udah ma nanti pacarannya, sekarang kamu ibu hukum kerjain soal yang ada di depan!"


karena Rama termasuk anak yang cerdas maka ia dapat menyelesaikan soal tersebut tanpa kesulitan sama sekali dan tidak di duga sarah tersenyum kecil saat mengetahui bahwa Rama dapat menjawab semua soal tanpa kendala sedikitpun. Rama yang tidak sengaja mencuri pandang ke arah sarah seketika membalas senyumannya dan seisi kelas dibuat riuh oleh senyuman Rama.


"makanya ma kalo belajar itu yang fokus" ucap Sarah ketus


"hehe ya gimana mau fokus kepikiran lo terus"


"jijik" jawab Sarah dengan ekspresi konyol


"lain kali yang fokus ma, gua tau seisi kelas ga ada yang suka kalo lo Deket sama gua"


"iya siappp, jangan lupa ya nanti jam 3 di tempat perjanjian"


"ya" jawab Sarah datar.