
*****
"Gue gak boleh nyerah.!!, gue cewek yang kuat cuma sakit segini gak buat gue nyerah.!!" ucap keyra menenangkan dirinya dan mulai berdiri dan berjalan pelan-pelan menuju pintu dan berusaha mendobraknya.
BRUK.!! BRUK.!!
Keyra berusaha membuka pintu dengan beberapa dobrakan tetapi ia tak bisa.
Bruk.!!
bukannya pintu terbuka keyra terjatuh kelantai dengan nafas yang cepat, ia sangat cape dan lemah, kakinya semakin sakit.
"V-vin.!!, tolong g-gue.!!" ucap keyra kini lemah dan hanya bisa tertidur di lantai.
06:55
Hari mulai gelap Riri berulang kali menelepon handphone keyra tetapi tidak di angkat ia gelisa.
"Keyra.!! Kemana kamu.!!" ucap Riri menelepon berkali-kali.
"Gimana ma?, diangkat?" tanya Bima Riri menatap Bima dan menggeleng kan kepalanya mengatakan tidak.
"Aku sudah menelepon semua temannya,tapi mereka bilang mereka tidak tau.!!" ucap Riri
"Biasanya kalau kayak gini keyra menelepon memberitahu kalau ia tak pulang, kenapa ia tak menelepon dari tadi, mama khawatir ada yang terjadi dengan keyr pa.!!" ucap Riri
"Tenang ma.!! ,siapa tau keyra lupa ngabarin.!!" ucap Bima
"Enggk, keyra gak pernah lupa dia pasti ingat untuk meminta izin dengan bundanya.!!" ucap Riri
"Kamu Udah telpon vino?" tanya Bima
"Oh iya lupa..!! Aku telpon dulu.!!" ucap Riri dan segera menelepon vino.
[Kamar vino]
Drt Drt
Handphone vinoberdering vino yang siap mandi segera mengangkat telpon.
"Tante Riri? Tumben nelpon.!!" batin vino dan memencet tombol hijau
"Hallo tante.!!"
"Vino.!! Apakah keyra sedang bersama mu?"
"Tidak tante, emang kenapa yah Tan?"
"Keyra tidak pulang sejak tadi siang, sampe sekarang dia tak mengabarin, tante khawatir.!!"
"Tente sudah berkali-kali menelepon nomor nya tetapi tidak diangkat.!!
"Keyra gak pulang tante.!!"
"Iya, bisa kamu tanya keteman satu kelasnya?"
"Baik tante.!!"
Tut tut tut
Riri mematikan panggilannya secara sepihak.
"Keyra? Tadi disekolah saya juga gak nampak keyra.!!" ucap vino
Vino segera mencari nomor keyra dan menghubungi nya yah tidak ada yang mengangkat nya handphone nya berbunyi di dalam kelas.
Vino segera keluar kamarnya dan mengambil kunci motornya.
Kebetulan Rara sedang berkunjung kerumah Vino ia sedang memarkirkan mobilnya dan Rara melihat vino buru-buru.
"Vin mau kemana?" tanya Rara sambil tersenyum
"Keyra hilang gue mau cari dia.!!" ucap vino
"Hilang?, Vin gue bawa makanan kesukaan Lo, makan dulu yuk.!!" ucap Rara memegang tangan vino berusaha menghalangi vino.
"Gue gak banyak waktu Ra.!! Gue buru-buru.!!" bentak vino
Rara kesal dan mengepalkan tangannya.
"Kenapa sih Lo perduli sama keyra? Lo suka sama dia hah.!! Lo cuma dijodohkan sama dia Vin.!! Keyra Udah mati.!!" bentak Rara vino terdiam dan menatap Rara
"Keyra mati? Berarti Lo tau dimana keyra kan?" ucap vino memandang Rara
"Y-ya-yah gue gak tau lah.!!" ucap Rara gugup
"Dimana keyra?" ucap vino
"Gue gak tau.!!" ucap Rara
"Gue tau.!! Lo pasti berbuat jahat kan , Lo gak terima sama perjodohan ini kan.!! Jawab.!!" bentak vino emosi
"G-gue gak tau Vin.!!" ucap Rara ketakutan dan gugup ia masih berani berbohong
"Masih mau bohong.!!, sekarang jawab dimana keyra.!!" ucap vino kini marah dan menunjukkan wajah emosi
"Iya.!! Iya keyra ada di gudang sekolah lantai atas.!!" ucap Rara ketakutan.
"Gudang? Awas Lo.!! Urusan kita nanti.!!" ucap vino segera naik kemobil dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
"Tunggu gue key.!!" batin vino
***
"T-tolong.!!" ucap keyra lemah, wajah yang pucat dan udara yang sangat dingin dan pengap.
"Apa sampai sini aja hidup gue.!!, siapapun tolong gue.!!" batin keyra dengan tatapan yang sudah buram.
Motor vino sampai di sekolah ia segera naik kelantai atas dan pergi kegudang ia melihat pintu terkunci dan ntah dimana kuncinya ia mengambil sesuatu untuk membuka gembok ia melihat ada batu besar di lantai dan langsung mengambilnya.
"Key bertahan lah.!!" teriak vino dari luar,keyra mendengarnya dan membuka matanya.
"V-v-vino.!!" ucap keyra melihat ke arah pintu.
Trak.!!
Pintu terbuka vino melihat keyra sudah tergeletak di lantai dengan wajah yang sangat pucat dan tubuh yang dingin.
"Key.!! Ini gue.!! Bertahan lah kita akan kerumah sakit.!!" ucap Vino langsung menggendong keyra.
Keyra menatap vino dan tersenyum matanya mulai tertutup kembali dan ia tak sadar.
Vino semakin mempercepat langkahnya dan segera membawanya kerumah sakit dengan kecepatan tinggi
"Bertahan lah.!!" ucap vino memegang tangan keyra yang dingin.
NEXT.....