Gangster Girls With Ketos

Gangster Girls With Ketos
S2~ Rencana Jahat Marcel



***


"Haaa!!, Pusing banget gue banyak banget pekerjaan gue!" Kesal keyra malas.


"Kalau dirumah gue, Udah main game satu harian naikin rank!" Sambungnya lagi.


"Gak boleh malas!," ucap Vino baru datang dan langsung duduk di hadapan keyra, keyra segera menatap Vino yang tersenyum.


"Ngapain?" Tanya keyra


"Gak apa-apa!, Cuma mau ngajak kamu makan siang aja!, Ini kan Udah waktunya makan siang!, Makan bareng yuk" ajak Vino.


"Heum!, Okeyy deh" ucap keyra berdiri dan mendekati Vino, vino memegang tangan keyra dan mereka keluar dari ruangan itu.


Semua pekerja melihat keyra dan vino berpegangan tangan, sungguh sangat romantis pasangan satu ini.


***


"Kata mama, pernikahan kita akan di percepat!" Ucap vino sambil makan.


"Uhuk-uhuk!" Keyra batuk dan segera mengambil minum.


"Kenapa harus di percepat?" Tanya keyra menatap vino.


"Yah aku mau, kamu itu jadi milik aku seutuhnya, aku mau bahagia sama kamu!" Ucap Vino menggenggam tangan keyra.


Keyra tersenyum menatap Vino


"Okeyy deh!, Aku juga Udah ga sabar jadi istri kamu yang kedua kalinya!" Jail keyra terkekeh, Vino hanya terdiam dan langsung memakan makanan nya.


"Kok gak ketawa?" Tanya keyra kesal


"Kan gak lucu!" Ucap Vino.


"Iya deh iya!" Ucap keyra


***


POV CILLA


"Mas!, Mas!" Teriak Cilla panik dan memanggil Nael, Nael yang panik segera berlari menuju Cilla.


"Iya sayang ada apa?" Panik Nael


"Lihat deh!, Anak kita Udah mulai nendang-nendang!, Aku senang banget!" Ucap Cilla tersenyum.


"Wahh!!, Anak papa Udah besar, kayaknya anak kita punya bakat main bola deh, waktu di kandungan aja Udah main nendang-nendang!" Ucap Nael memegang perut Cilla


"Ada-ada aja kamu mas!, Mas Cilla pengen Makan rujak mas!" Ucap Cilla merengek.


"Malam-malam gini dimana mencari rujak sayang?, Ini Udah jam 9 malam!" Ucap Nael.


"Ini anak kamu pengen rujak mas!" Ucap Cilla


"Yaudah deh, mas cari!, Kamu tunggu disini yah!" Ucap Nael.


"Iya mas!" Ucap Cilla tersenyum.


Nael pergi membawa motor mencari rujak disekitar kompleks.


10:20


Motor Nael memasuki area rumah dan segera masuk kerumah, yah dia membawa Rujak yang Cilla inginkan.


"Akhirnya, mas lama banget sih!" Kesal Cilla


"Sayang ini Udah larut malam, susah cari nya mas aja carinya sampeh jauh banget baru dapet, untung ada satu penjual yang belum tutup!" Ucap Nael.


"Nie rujak nya!" Sambung Nael menyodorkan rujak yang ia bawa.


"Tapi mas!, Cilla gak mau rujak lagi!, Cilla mau nya martabat!" Ucap Cilla memanyunkan bibirnya, Nael menarik nafas dalam-dalam dan tersenyum.


"Mau martabat apa hm? Biar mas cari!" Ucap Nael tersenyum.


"Bener kamu gak marah?, Aku mau martabat coklat!" Ucap cilla menatap Nael senduh.


"Iya bentar yah mas cari dulu!, Kamu jangan kemana-mana" ucap Nael memegang pipi cilla dan segera pergi.


Beberapa menit Nael Kembali dengan membawa dua bungkus martabak.


"Mana mas martabat nya!" Ucap cilla mendekati Nael.


"Nie!" Ucap Nael menyodorkan martabat, cilla dengan rakus nya segera membuka dan memakannya dengan lahap.


"Pelan-pelan sayang nanti kamu keselek!" Ucap Nael. Memegang kepala cilla dan mengelusnya dengan lembut.


"Hhehe iywha mwhas!" Ucap cilla berbicara disaat mulut nya dipenuhi Martabat, Nael tersenyum menatap cilla yang kesenangan, baginya kesenangan istrinya kesenangan Nael juga.


***


POV KEYRA


"Aihsss, kenapa aku tak bisa tidur padahal ini sudah jam 10!" Ucap keyra bolak-balik di atas kasurnya.


"Ck!, Knapa vino selalu ada di fikiran ku?, Ahh!! Pantesan aku susah tidur, aku sekaku memikirkan nya!" Ucap keyra memukul kepalanya pelan.


Drt Drt Drt


Handphone keyra berdering keyra segera meraihnya dan melihat.


[Pino enak tau]


"Baru juga di omongin orangnya Udah nelpon aja!" Ucap keyra melihat satu panggilan tersebut


"Kamu belum tidur?"


"Belum nie, kenapa kamu nelpon aku malam-malam gini?


"Oh!, Ini a-aku cuma gabut doang!"


"Ohhh!, Jadi kalau kamu gabut, harusnya gabutnya sama aku gitu?'' Ucap keyra memanyunkan bibirnya.


"Bukan gitu sayang!, Aku gak bisa tidur, fikiran ku selalu memikirkan mu!"


Keyra tersenyum salting.


"Heum!, Aku juga gitu gak bisa tidur karena selalu mikirin kamu!" Ucap keyra sambil guling-guling di kasurnya dan tersenyum salting.


"Iya kah?, Kenapa bisa sama yah? Atau jangan-jangan kita jodoh kali yah!"


"Hahah kamu bisa aja Vin!" Ucap keyra


"Yaudah tidur gih!, Besok telat bangun kamu!" Ucap vino


"Siapp bos!, Tapi telponnya jangan di putusin yah, biar aja kayak gini, temanin aku!" Malu keyra


"Iya sayang, yaudah kamu tidur pakai selimut terus pejamkan matanya!"


Keyra melakukan apa yang di katakan vino dan ia meletakkan handphone nya di hadapannya supaya ia bisa mendengar suara vino.


"Good night baby!!" Ucap vino


"Good night too!" Balas keyra sambil tertidur dan mulai masuk ke alam mimpi.


Di lain tempat vino masih di ruangan kerjanya vino sangat kerja keras soal pekerjaan.


***


Keyra kini sudah bersiap untuk berangkat sekolah disaat ia menutup pintu ia membalikkan tubuhnya dan melihat siapa yang sedang menunggunya.


"Vino?" Ucapnya sambil mendekati vino yang sedang berbincang dengan Joshua.


"Pagi bos!" Sapa Joshua menatap Keyra


"Pagi!" Jawab keyra tersenyum.


"Sudah siap sayang?, Tuan vino siap mengantar nyonya Keyra kemanapun!" Ucap vino menjulurkan tangannya.


"Heumm, repot amat sampai mau jemput aku!, Yaudah Jo! Aku berangkat sama Vino aja yah!, Kamu jaga rumah aja disini okeyy!" Ucap keyra sambil meraih tangan vino dan vino membukan pintu mobil dan segera keyra masuk.


"Siap buk bos!" Ucap Joshua menghormat,mobil vino menjauhi area rumah.


"Cocok banget!, Kapan yah Jo bisa kayak gitu!" Ucap Joshua sambil mengigit kain lap.


Keyra dan vino sedamg di perjalanan hanya ada keheningan keyra yang sibuk melihat gedung-gedung tinggi dan sedangkan vino fokus menyetir mobil, vino menatap ke arah keyra.


Vino meraih tangan keyra dan menggenggam nya, keyra yang sadar Menatap ke arah Vino.


"Kata mama pernikahan kita akan di langsungkan Minggu besok!" Ucap vino menatap keyra sesekali.


"Hah!!" Kaget keyra menatap vino.


"Gak kecepatan Vin?, Kok mendadak gini?, Kita aja belum minta restu sama papa bunda!" Ucap keyra menatap vino kaget.


"Mama dan keluarga kamu sudah bicarakan soal ini, dan mereka sudah setuju!, Mama juga sudah mengatur semuanya, dari dekorasi nya tempatnya bahkan mama sudah memilih baju gaun kamu!" Ucap Vino menatap keyra.


"Tapi aku rasa ini kecepatan Vin!" Ucap keyra


"Sttt!!, Kamu mau kan kita cepat-cepat menikah?, Aku yakin kamu mau!, Aku gak mau kehilangan kesempatan ini key!, Aku gak mau kehilangan kamu lagi!" Ucap vino menatap keyra.


"Hemm!, Baik lah!" Ucap keyra tersenyum.


***


"Aku mau kalian membunuh wanita ini!" Ucap Marcel menyodorkan satu foto dan menunjukkan ke arah preman-preman tersebut.


"Bukan kah ini, calon istrinya CEO Vino?", Kami tak berani tuan!, Urusan kami dengan tuan vino, kami sangat takut!" Ucap preman tersebut.


"Gak usah takut!, Aku akan membayar kalian 2 kali lipat!, Aku jamin keluarga kalian akan hidup senang!, Tapi kalau kalian gagal!, Aku akan membunuh keluarga kalian!" Ucap Marcel.


"Baik lah!, Kalau emang bayarannya 2 kali lipat!, Kami terima!" Ucap Preman tersebut.


"Kalau kalian tertangkap, jangan membawa nama ku!, Atau tidak keluarga kalian akan jadi ancaman!, Saya Marcel Saya bisa saja berbuat apa-apa dengan keluarga kalin!" Ucap Marcel.


"Aman itu bos!, Kami gak akan mengecewakan mu bos!, Wanita ini akan kami bunuh dengan sadis!" Ucap preman itu mengambil foto keyra dan segera Pergi menjauhi Marcel untuk pergi menjalankan tugasnya.


"Cerita mu sampai sini saja keyra!, Dendam ku akan terbalaskan!" Ucap Marcel tersenyum licik.


Tak disengaja Lia mendengar semua rencana marcel.


"Lihat aja!, Aku akan gagalkan rencana mu, aku akan memberitahukan semua rencana mu dengan tuan vino, yang ingin membunuh Keyra calon istri nya!" Ucap Lia dan ingin berbalik tetapi ia tak sengaja menyentuh benda itu da n jatuh ke lantai


Marcel yang mendengar itu menatap asal suara segera menoleh.


"Seperti nya ada yang menguping pembicaraan ku!" Ucap Marcel ingin memeriksa.


Jantung Lia berdetak kencang disaat Marcel ingin mendekati tempat persembunyiannya.


Drt Drt Drt


Handphone Marcel berbunyi dan Marcel segera mengangkat nya.


"Baiklah aku akan segera kesana!" Ucap Marcel pergi, Lia menarik nafas legah dan ia segera pergi sebelum ia ketahuan.