
****
"Hari ini guru rapat.!! Jadi kita gak belajar.!!" ucap ketua kelas
Semua siswa bersorak gembira yah kan anak sekolah suka jamkos,semua sibuk dengan aktivitas mereka, ada yang gosip ada yang makan-makan dan ada yang gatel ke kelas sebelah.
Keyra berjalan menuju taman belakang sekolah ia sangat bosan berada di ruangan.
"Woi Lo juga sering disini yah.!!" ucap vino duduk di kursi sebelah keyra
"Apaan sih Lo, yang nyuruh Lo duduk disini siapa hah.!!" ucap keyra menaikkan nada suaranya
"Terserah gue, lagian ini bukan milik Lo juga kan?, emang Lo ngapain disini?" tanya vino
"Terserah gue lah mau kemana.!!, dan lo ngapain disini? Lo ngikutin gue yah?" ucap keyra kesal dan menatap Vino dengan tajam
"Idih pede banget lo, gue juga kebetulan suka kesini kalau jamkos.!!" ucap Vino
"Lo kan OSIS kenapa gak ikut rapat?" tanya keyra
"Males gue, bosan banget cuma duduk doang, terus palingan cuma bicarain masalah siswa siswa yang bandel, terutama elo.!!" ucap Vino berbicara di telinga keyra secara tiba-tiba
"Anjirr yah lo, pekak telinga gue.!!" kesal keyra memegang telinganya
"Oh iya key, kita kan menikah tapi gak saling suka gimna kita nikah kontrak? Setelah lulus sekolah kita pisah? Terus yah kita ngelanjutin hubungan kita sama orang yang kita cintai? Gimana?" ucap Vino
Keyra berfikir dan ia menatap vino
"Okeyy saya setuju.!!" ucap keyra mengiyakannya
"Deal yah.!!, palingan bentar lagi lulus.!!, gak harus lama-lama dong gue tinggal seatap sama lo.!!" ucap Vino
"Siapa juga yang mau seatap sama kutu.!!" cerutuk keyra
SKIP...
Tring.!!
Bel pulang berbunyi keyra membawa tasnya yang tak berisi apa-apa ia ingin pulang tetapi ia melihat Rara sedang di pintu.
"Hai.!" sapa Rara
"Hm? Ada apa?" tanya keyra tak menatap rara
"Key, lo kan cewek pemberani, gak ada cewek seberani Lo di sekolah ini, gue bisa minta tolong gak?" ucap Rara
"Minta tolong apa?" tanya keyra
"Lo tau kan gudang lantai paling atas, teman gue nyembunyiin sepatu gue sebelah di sana, Lo kawanin gue kesana bisa gak? Pliss.!!" ucap rara memohon
"Ga bisa, gue sibuk.!!" ucap keyra ingin pergi tetapi rara menghalangi nya.
"Pliss key.!! Gue minta tolong banget.!! Sepatu itu diberikan orang tua saya,saya takut itu hilang itu barang berharga gue..! Pliss yah bantuin gue,cuma ngawanin doang.!!" ucap rara memasang wajah imutnya.
Keyra yang muak menarik nafas dalam-dalam.
"Okeyy.!!, kita cepat yah gue lagi buru-buru.!!" ucap keyra segera jalan deluan menuju tangga.
"Iya gak lama, siap ini langsung pulang kok.!!"ucap Rara mengikuti keyra dari belakang sambil tersenyum kecil.
Mereka berdua sampai gudang,dan Rara melihat kedalam.
"G-gelap sekali, a-aku takut..!" ucap Rara menatap keyra
"Gini doang takut..!" ucap keyra
"Biar gue yang masuk.!!" ucap keyra masuk dan mulai mencari sepatu Rara
"Kayaknya didalam itu dekat meja deh.!!"ucap Rara
Keyra masuk tanpa ragu, Rara tersenyum bahagia ia segera menutup pintu gudang itu dan mengkunci nya dan membuang kuncinya ia sengaja membayar satpam untuk memberikan kuncinya ia membayarnya dengan harga yang lumayan mahal.
"Dadah pengganti..! Selamat menikmati di dalam, lo akan kehabisan nafas didalam dan mati deh, dan gak ada yang jadi saingan gue buat dapetin Vino lagi..!" ucap Rara dan langsung pergi menuruni anak tangga
Keyra yang sadar pintu tertutup segera berlari menuju pintu.
"Rara Lo di luar kenapa tertutup.!!" ucap keyra mengetuk pintunya
"Rara, bukain.!!" teriak keyra
"Rara.!! Lo sengaja kan.!! Rara.!!" teriak keyra berusaha mendorong pintu tetapi ia tak sanggup.
"Rara sialan, dia menjebak gue.!!"ucap keyra emosi
"Tolong.!! Siapa pun buka pintunya.!!"teriak keyra menggedor-gedor pintu.
Keyra menatap sekeliling nya ruangan itu sangat gelap ia berjalan semakin masuk ke ruangan itu ruangan itu penuh dengan barang-barang lama.
TRAK.!!
suara jatuh benda tiba-tiba terdengar dengan keras keyra kaget dan merasa ketakutan dan sedikit gelisa
"Bunda tolong keyra.!!" batin keyra
"Awas aja Lo Ra.!! Gue gak akan lepasin Lo,keluar dari sini gue hajar Lo sampai mati.!!" emosi keyra
Cikkk.!! Cikk..
Suara tikus ada dimana-mana keyra menatap sekelilingnya ia mulai ketakutan ruangan yang gelap menambah ruangan itu terlihat horor.
"Gue harus telpon vino.!!" ucap keyra ingin mengambil handphone nya tetapi ia meraba- semua sakunya dan tasnya handphone nya tidak ada.
"Astaga handphone gue ada di laci gue.!!"ucap keyra
"Aku harus gimana ini, vino.!! Tolong gue.!!" batin keyra
***
Vino keluar dari kantor kepala sekolah dan ingin pulang ia melihat Rara tersenyum bahagia dan sambil lompat-lompat kegirangan.
"Kenapa tuh Rara.!! Sebahagia itu dia?" batin vino
"Ahh.!! Gue harus pulang gue lupa harus jemput mama dari butik.!!" ucap Vino dan langsung keparkiran dan menjalankan motornya.
Keyra menatap dari lubang-lubang udara gudang melihat Vino berjalan menuju parkiran ia menyusun kursi bekas untuk ia dapat meraih lubang-lubang udara.
"Vino.!! Tolong gue.!! Gue disini.!!" teriak keyra dengan kuat
"Vinoo.!!!" Teriak keyra
Motor Vino berjalan ingin keluar dari kawasan sekolah, keyra semakin memperkuat teriakannya tetapi vino tak mendengar hingga vino tak terlihat lagi tiba-tiba kiri yang ia naikin patah..
BRUK!!
keyra terjatuh hingga kakinya luka dan susah untuk di gerakkan.
"Ahhhhh.!!, sakit banget.!!" ucap keyra memegang kakinya.
Keyra mendekat ke arah dinding dan bersandar dan ia berusaha menetralkan pernafasan nya dan menahan sakit kakinya.
NEXT