
***
Pagi yang cerah keyra membuka matanya dan menghirup udara di pagi hari, ia tersenyum untuk tidur nyenyak nya.
"Pagi!!" kaget vino menatap keyra dengan senyuman nya.
"Haaa!!" kaget keyra menatap wajah vino dengan senyuman nya.
"Kaget yah? Haha!, lama banget bangunnya!, tapi di lihat-lihat Lo kalau lagi tidur cakep juga!" ucap vino berdiri dan menatap keyra.
"Lo pagi-pagi Udah main ngagetin aja, kok Lo cepat banget bangun?" tanya keyra menatap tajam vino.
"Yah gue cepat bangun itu biar bisa masak!, kalau gue gak masak pagi ini kita makan apa!" ucap vino hendak keluar dari kamar keyra.
"Dan cepat!, gak boleh telat 10 menit lagi Lo harus Udah pakai seragam, gue tunggu di bawa buat sarapan!" sambung vino dan segera keluar dari kamar vino.
"Ck!, nyebelin banget sih! Gue juga bisa masak!" kesal keyra dan segera bangkit dan mengambil handuk dan pergi membersikan tubuhnya.
20 menit kemudian...
Keyra menuruni anak tangga sambil membawa tasnya, ia melihat vino sedang menunggunya di meja makan.
"Lo telat 10 menit!, gue bilang 10 menit Lo harus Udah sampai disini!" ucap vino menatap keyra sinis.
"Lo gila? Mandi aja butuh 10 menit, kurang malah 10 menit!, gue aja ini Udah cepat-cepat!" ucap keyra duduk di kursi.
"Gak mau tau alasannya, untuk hukuman Lo, hari ini Lo gak makan!" ucap vino menarik makanan yang ada di hadapan keyra.
"Yahh!! Yahh!! Jangan gitu dong, gue juga butuh sarapan!" ucap keyra menatap vino.
"Gak denger!!" ucap vino mulai menyantap makanan yang ada di hadapannya.
"Vino!, keyra lapar!" ucap keyra tetapi vino tak merespon nya.
"Nih orang kurang ajar banget, mentang-mentang dia yang masak, Udah gitu gue laper banget lagi, kayaknya makanan itu enak banget!" batin keyra menatap vino
"Gue harus keluarin jurus cewek!" batinnya, mulai mendekatkan kursinya kesamping vino.
"Vino keyra laper, masak kamu tega lihat istri kamu mati kelaparan!!" ucap keyra memegang tangan vino yang kekar dan menunjukkan ekspresi wajah imut, memanyunkan bibirnya dan menatap vino dengan mata yang berbening-bening air mata.
Wajah vino memerah melihat ekspresi wajah keyra, pipinya memerah dan ia segera membuang muka, jantung yang berdetak kencang hingga vino tak bisa mengontrol dirinya.
"I-i-iya i-i-ini m-a-ma-makan lah, me-menyingkir lah dari ku!" ucap vino menyingkirkan tangan keyra dan menjauh dari kursi keyra.
"Yeyyy!!, kalau gak gitu ko gak bakalan kasih gue makan!" ucap keyra mulai menyantap makanannya dan bagaimana anak kecil yang menikmati makanan nya, menggeleng-gelengkan kepalanya seperti anak kecil.
TRAK!!
Vino memukul meja dan berdiri, keyra yang kaget menatap vino.
"Gue gak tahan lagi!!, gue tunggu Lo didepan, gue Udah kenyang, kita harus segera berangkat sekolah!" ucap vino meninggalkan meja makan dan membawa tasnya dan pergi keluar.
"Aneh banget, baru aja makan udah bilang kenyang!" ucap keyra bingung menatap vino yang mulai menjauh.
***
"Ciee, udah balikan nih? Gue lihat Udah mulai akrab lagi!"bucap Cilla menyenggol lengan keyra.
"Apaan sih!, kami kan satu rumah wajar lah berangkat bareng!" ucap keyra menatap Cilla
"Alahhh!!, Lo senang kan, gue tau dari wajah Lo bersinar-sinar pagi ini!" ucap Cilla
"Apaan sih!!" ucap keyra malu
"Morning!" sapa Mina yang baru datang dan menyeimbangkan langkah kakinya.
"Tumben lama?" ucap Cilla menatap Mina
"Oh iya, tadi pagi gue sibuk banget" ucap Mina
"Oh!!, Na! temenin gue ke perpus dulu dong, mau pulangin komik ini!" ucap Cilla
"Ayok, gue sambil mau pinjam buku nih!, Lo ikut gak key?" tanya Mina menatap keyra
"Enggak deh, gue mau ke ruangan gue dulu, ruangan ujian kita kan beda, jadi gue mau ke atas dulu!" ucap keyra
"Yaudah deh, kami pergi dulu yah!" ucap Mina dan Cilla, mereka segera meninggalkan keyra dan keyra menaiki anak tanggga menuju ruang ujian.
***
Mina sedang berjalan menuju halte yah hari ini jemputannya terlambat karena ada kendala di tengah jalan jadi ia memutuskan menaik bus disaat ia menunggu di halte seorang wanita tiba-tiba datang.
"Kak, permisi bisa duduk gak?" tanya wanita tersebut, Mina yang mendengar itu langsung menoleh dan bergeser.
"Boleh kok;" ucap Mina, Mina menatap wanita itu dengan serius dari segi wajahnya seperti nya ia mengenali wajah tersebut.
"Lo caca yah?" tanya Mina menatap wanita yang ada di sampingnya.
"Eh iya kak, kakak kok tau nama aku? Apa kita pernah ketemu?"tanya caca menatap Mina.
"Enggak!, gue teman nya keyra!" ucap Mina
"Cara bicara lembut!, wajah yang cantik, senyuman manis, feminim banget lagi, pantesan vino kepelet!" batin Mina
"Kenapa kakak ngeliatin aku gitu?" ucap caca
"Oh enggak, gue mau nanyak dong!" ucap Mina
"Nanyak aja kak! emang mau nanyak apa kak?" ucap caca
"Lo pacaran sama cowok yang namanya vino?" tanya Mina
"Oh kak vino?, iya dia pacar aku!, dia satu angkatan kakak, bahkan satu sekolah sama kakak kan!" ucap caca
"Iya, kenapa sih Lo tetap pacaran sama vino? padahal vino Udah nikah sama keyra, gara-gara Lo pacaran sama vino keyra sakit hati!" ucap Mina
"Hah?, maksudnya apa yah kak?" tanya caca bingung dan kaget
"Oh Lo belum di ceritain vino yah?, jadi vino tuh di jodohin sama keyra, dan mereka menikah, tapi karena vino pacaran sama Lo, yah keyra sakit hati!" ucap Mina
"Jodohin? Menikah?, gak mungkin lah!" ucap caca kaget.
Sebuah motor berhenti di halte yah itu jemputan Mina ia segera berdiri.
"Kalau Lo gak percaya yah tanyak aja sama vino!, tapi ingat Lo segera menjauh dari vino, karena vino itu Udah punya keyra Lo gak mau kan di sebut pengganggu rumah tangga orang?, Lo fikir-fikir lagi deh, maaf Udah ngomong ini secara tiba-tiba, tapi Lo berhak tau juga!" ucap Mina berjalan dan memasuki mobil.
Caca yang kaget dan sakit hati hanya terdiam, dan tak percaya akan hal yang di katakan Mina.
"Kebohongan apa ini?, jadi selama ini kak vino Udah menikah!, trus untuk apa dia pacaran dengan ku?, pantesan kak keyra sering datang kerumah kak vino ternyata mereka memiliki hubungan!" ucap caca menangis, ia segera menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.
"Haaa!!, kenapa kak vino gak kasih tau!!" teriak caca memukul kursi halte.
"Jahat banget sih kamu kak vino!" ucap caca menangis, ia menatap wallpaper handphonenya foto vino dan caca.
"H-h-hiks!!" tangis caca, hari mulai mendung hujan tiba-tiba turun dengan deras di campur petir yang menguasai langit,jalan penuh air, caca yang tak percaya dengan rahasia yang vino sembunyikan dari dia.
Sunggu ia sangat kecewa.
Caca berjalan di pinggir jalan dengan rasa kecewa, hujan yang membasahi seluruh tubuhnya dan di tambah air mata yang mengalir dengan deras.
"Aku fikir, aku pemenang nya!" ucap caca menangis.
***
Vino sedang bersantai sembari menonton televisi.
"Vin, ajarin gue dong!, Lo kan pinter nih!" ucap keyra membawa buku pelajaran.
"Lagi sakit Lo? Tumben mau belajar!" ucap vino menatap keyra.
"Oh jadi Lo gak mau ngajarin gue gitu!, okeyy!" ucap keyra Hendak pergi.
"Iya mau!! baperan banget dah, yaudah yok belajar sama!" ucap vino berdiri.
"Yaudah, ini buku Udah gue bawa!" ucap keyra duduk di sofa.
Drt Drt
Handphone vino berdering ada satu panggilan masuk vino segera mengangkat nya.
"Halo buk!"
"Nak vino caca bersama mu?"
"Enggak buk, emang caca gak dirumah?"
"Enggak!!, caca belum pulang dari siang!, ibu takut dia kenapa-kenapa, bisa kamu cari?"
"Eh iya buk, sekarang juga vino cari, ibu jangan khawatir yah!"
"Yaudah ibu minta tolong yah!"
"Iya buk!"
Tut Tut
Telepon di matikan vino segera memasukkan handphone nya ke saku celananya.
"Key!, gue keluar dulu yah, maaf gak jadi belajar sama nya!" ucap vino
"Kenapa?" tanya keyra sembari melihat vino buru-buru
"Caca belum pulang seharian, gue mau cari caca, gue takut dia kenapa-kenapa!" ucap vino keluar rumah.
"Vin!!, Vin!!" teriak keyra memanggil vino,tetapi tak direspon.
"Iss!, begitu khawatir nya Lo sama caca!, tapi ada benar nya juga, dia gak pulang seharian!, caca kemana yah!" ucap keyra berfikir..
Aishhh.....masih kesel aja sama kelakuan nya Vino? Key...move-on aja yuk?