
***
"Halo kak Nael!!, aku punya tugas buat semua anggota, gerakkan semua anggota, kita mencari seseorang yang namanya caca, fotonya aku kirim di grup, kalau dapat bawa pulang rumahnya nanti aku kirim alamatnya.!" ucap keyra didalam telepon dan segera mematikan teleponnya.
Dan ia segera mangambil jaketnya dan mengambil kunci motornya, ia juga bergerak mencari caca.
***
"Caca belum pulang Bu?" tanya vino memegang pundak buk Ratih ibu caca.
"Belum nak vino, ibu sangat khawatir apalagi keadaan yang sangat mengkhawatirkan!" ucap Rati khawatir.
"Ibu dirumah aja, vino akan mencari!" ucap vino
"Ibu minta tolong yah, cari sampe dapat, ibu sangat khawatir!" ucap Ratih
"Iya bu, yaudah vino pergi dulu yah buk!"ucap vino keluar dari rumah Ratih dan segera mengendarai motor nya.
***
Dilain tempat keyra sedang mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, hujan sudah Reda udara yang sangat dingin, semua itu dilalui keyra.
Ia tak sengaja melihat seseorang sedang terduduk di kursi taman, keyra memberhentikan motornya dan memarkirkan motornya.
"Ca!!" panggil keyra, caca yang tadinya melamun sadar dan menatap keyra.
"Lo ngapain lagi hah!!" ucap caca menatap tajam keyra
"Ibu Lo khawatir Lo gak pulang, dan begitu juga vino, ayo pulang gue anter!" ucap keyra memegang tangan caca.
Caca menyingkirkan tangan keyra dari tangannya, keyra terdiam melihat caca yang menyingkirkan tangannya.
"Kenapa lo gak kasih tau, kalau Lo sama vino sudah menikah? Hah!! Kenapa!" teriak caca
"Ca!!, Maaf gak kasih tau Lo, tapi sekarang Lo harus istirahat muka Lo pucat, dan baju Lo basah, ibu Lo khawatir sama Lo, sekarang kita pulang!" ucap keyra menarik tangan caca.
"Lepaskan key!!, kenapa harus Lo yang nikah hah!!, kenapa gak gue aja yang nikah sama vino!!, gue sayang banget sama vino!" ucap caca menangis.
"Maaf!!, kami di jodohkan tenang aja, kami nikah kontrak kok, sebentar lagi gue juga cerai sama vino!" ucap keyra
"Gue sayang banget kak sama vino!!, vino cinta terakhir dan petama gue kak, di sisa hidup gue, gue mau kak vino milik gue seutuhnya!" ucap caca memegang tangan keyra dan menangis.
"Hah di sisa hidup Lo?" bingung keyra menatap caca yang menangis.
"Tapi gue juga sayang sama vino ca!! Apa sanggup gue lihat orang yang gue sayang bahagia sama orang lain!" batin keyra.
"Gue mau Lo pergi dari hidup vino!, gue mau vino milik gue seutuhnya, aku mohon!!" ucap caca dan mulai melemah.
"Ca!! Kita pulang yah Lo dingin banget!!" ucap keyra memegang tangan caca.
"Kak aku mohon!!, vino cinta pertama gue!" ucap caca.
"Ca!! Kita pulang yah sekarang!!" ucap keyra memegang tubuh caca yang melemas.
"K-kak!!" perkataan caca terhenti disaat ia pingsan dan tak sadarkan diri, keyra yang kaget mihat caca tak sadar segera menelepon ambulance dan membawa caca kerumah sakit.
***
"Halo Vin, caca sekarang dirumah sakit, nanti aku serloc tempatnya yah!!" ucap keyra menelepon vino.
"Gue tunggu!" sambungnya dan mematikan telepon dan duduk ruang Tunggu.
Dokter keluar dari ruangan caca.
"Apa anda keluarga pasien?" tanya dokter
"Eh, iya dok gimana keadaan caca?" tanya keyra.
"Pasien mempunyai penyakit kanker hati stadium akhir, jadi segeralah di operasi, kalau tak secepat mungkin pasien bisa meninggal, dan waktunya juga tak lama!" ucap dokter
"Hah!!, jadi caca mengidap kanker hati stadium akhir, jadi ini maksdunya caca di sisa hidupnya!" batin keyra.
"Yaudah saya permisi dulu!" ucap dokter dan langsung pergi.
Keyra terdiam dan terduduk.
"Key gimana keadaan caca?" tanya vino yang baru datang.
"Vin, pasti Lo tau soal penyakit caca kan?" tanya keyra menatap vino yang baruhan datang.
"Oh Lo Udah tau!, sekarang Lo tau kan kenapa alasannya gue pacaran sama caca, caca mencintai aku, dan disisa hidupnya aku ingin membahagiakan nya!" ucap vino
"Dan ibu Ratih juga meminta agar aku tetap disisi caca!, kami sudah berusaha mencari pendonor hati, tetapi tidak ada yang cocok!, jadi caca mengurungkan niatnya untuk operasi, jadi ia Pasrah!" sambung vino
"Maaf, sekarang gak saat nya debat key, gue mau lihat keadaan caca dulu, kalau Lo mau pulang, yaudah pulang! Besok ujian Lo pulang duluan yah!, dan Lo istirahat dirumah aja!" ucap vino memegang pundak keyra dan memasuki ruangan caca.
***
"Key!!, Lo diam Mulu kenapa sih?" tanya Cilla menatap keyra.
"Gue bingung cuy!!, kayaknya gue harus pasrah deh caca sama vino!" ucap keyra
"Lah kenapa?" tanya Cilla
"Semalem gue ketemu sama caca, trus gue peringatin deh si caca biar caca jauh- dari vino, kan vino punya keyra!" ucap Mina
"Jadi kamu Na yang kasih tau caca soal hubungan gue?" ucap keyra menatap tajam Rara.
"Yah gue Gedeg banget lihat Lo sedih Mulu, yaudah mumpung gue ketemu sama caca gue kasih tau aja tuh!" ucap Mina santai.
"Tau gak, gara-gara dia tau soal hubungan gue, dia gak pulang seharian kerumah, trus Lo tau gak kenapa vino pacaran sama caca? Karena sisa hidup caca gak lama cuy, caca mengidap kanker hati stadium akhir!" ucap keyra
"Hah!!" kaget Mina dan Cilla
"Kanker stadium akhir!!" ucap Mina kaget menatap keyra.
"Cantik-cantik berpenyakit, pantesan vino sama caca Mulu!" ucap Cilla
"Yah itu, semalem caca bilang gue harus jauhin vino, sampai-sampai di mohon sama gue!, kayaknya harus gue jauhin, perceraian ini kayaknya harus percepat, gue kasihan sama caca;" ucap keyra
"Gila-gila masa Lo lebih mentingin caca dari pada hati Lo!" ucap Cilla
"Cill!! Gue mau disisa hidup caca dia bahagia, gue harus buang semua rasa suka gue ke vino, gue gak boleh egois Cill!" ucap keyra berdiri dan pergi meninggalkan Cilla dan Mina
"Kasihan banget keyra, Antara kasihan sama caca dan keyra!"ucap Mina
"Kok jadi gini sih!!, Susah banget memperjuangkan cinta keyra dan vino!, kayaknya vino jodohnya caca deh!" ucap Mina
"Padahal gue lebih suka keyra sama vino!" ucap Cilla.
"Eh kok jadi ngegosip sih kita, ayok masuk ke kelas!" ucap Mina menarik tangan Cilla.
***
"Kakak janji yah ceraikan kak keyra, kakak sama caca aja!" ucap caca menatap vino.
"Gue gak bisa ca!! Gue sayang sama keyra, gue gak mau kehilangan orang yang gue sayang lagi!" ucap vino
"Jadi kakak gak sayang sama caca?" tanya caca menatap vino serius.
"Gue anggap Lo sebagai adek gue ca!, gue pacaran sama Lo karena suruhan ibu kamu, gue sayang sama keyra!, jadi maaf gak bisa nurutin kemauan Lo!" ucap vino
"Enggak!! Enggak kakak harus milik caca!!, yahh!! Kakak harus nikahin caca, caca gak mau jadi adek kakak, caca mau kakak anggap caca lebih dari adek!!" ucap caca
"Maafin kakak, kakak gak cinta sama kamu, kakak sayang tapi sayang sebagai adek, jadi kamu harus fokus sama kesehatan kamu dulu yah!, kakak janji bakalan tetap jagain kamu, kakak gak bisa menikahi kamu, kakak Udah punya keyra, kakak mau mempertahankan pernikahan kakak, maafin kakak!" ucap vino
"Gak!!, caca gak mau!!" teriak caca menangis
"Ca!! Tenangin diri kamu!" ucap vino
"Sekarang kakak keluar dari sini, caca gak mau lihat kakak!!" teriak caca
"Ca maafin kakak, kakak gak bisa maksain harus cinta sama kamu!" ucap vino
"Pergii!!, keluar dari ruangan caca!!" teriak caca
"Okeyy, kamu jaga kesehatan yah, kakak keluar dulu!" ucap vino berdiri dan keluar dari ruangan caca, Ratih menunggu diluar.
"Bu!!, maafin vino gak bisa ngabulin keinginan caca!" ucap vino berlutut.
"Ibu tau, berdiri lah kamu anak yang baik!, jaga lah rumah tangga mu, soal caca ibu akan menenangkan nya, maaf ibu pernah nyuruh kamu buat pacaran sama caca!" ucap Ratih memegang pundak vino.
"Maafin vino sekali lagi bu!" ucap vino
"Gak apa-apa, kamu berhak menentukan pilihan kamu, kamu sudah dewasa ibu gak bisa memaksakan kamu untuk caca!" ucap Ratih.
"Kamu harus jelaskan ini sama istri kamu, ibu takut dia salah paham!" ucap Ratih
"Yaudah vino pamit dulu yah bu,
''Assalamualaikum!" ucap vino pergi
"Waalaikumsallam!"