
***
"Lo udah pulang?, gimana keadaan caca?" tanya keyra yang duduk di sofa sambil menoleh ke arah belakang dan menatap vino yang baru pulang dari rumah sakit.
"Yah begitu, eh btw! Lo Udah makan?" tanya vino mendekati keyra dan duduk di samping keyra.
"Eh Lo ngapain duduk di samping gue!" ucap keyra menjauh dari vino
"Yaelah gue cuma duduk doang, bukan ngapa-ngapain elo!!, Lo udah makan blom?" tanya nya yang kedua kalinya
"Belum, lagian ini gue mau pesan makanan!" ucap keyra mengambil handphone nya.
"Eitss, jangan!" ucap vino memegang tangan keyra yang ingin meraih handphone nya.
Keyra menatap vino bingung.
"Makan di luar yuk, gue yang traktir!" ucap vino terkekeh.
"Heumm, boleh juga!, bagus dong uang gue gak kurang!" ucap keyra
"Yaudah ayo sekarang aja, gak perlu dandan lagi!" tarik vino menarik tangan keyra dan keluar dari rumah.
"Lo fikir gue kayak cewek lainnya apa!, kalau keluar harus dandan!" kesal keyra
"Lagian Lo ngapain main tarik sih hah!" lepas keyra menatap vino tajam.
"Oh jadi Lo mau nya diginiin!" ucap vino menggendong keyra ala briday style.
"Ahhh vino turunin gue!!, gak lucu tau gak sih!!" teriak keyra memberontak.
"Diam Napa!!" ucap vino memasukkan keyra kedalam mobil.
"Iss, nyebelin banget sih Lo!!" kesal keyra membuang muka.
"Dih sok ngambeg!!" ejek Vino dan menutup pintu mobil, dan mereka segera pergi untuk mencari makan malam.
"Emang kita mau makan dimana?" tanya keyra
"Kamu nanyak?" jail vino.
"An*ing lo yahh!!" ucap keyra memukul kepala Vino, Vino terkekeh melihat keyra yang begitu kesal.
"Tau ah gue gak mau ngomong sama Lo!!" ucap keyra membuang muka dan menaikkan kakinya sebelah.
"Ciee!!, ternyata seorang keyra bisa ngambeg juga yah!, sekarang gue tau knapa seorang keyra jarang ngambeg, karena kalau dia ngambeg jelek nya nambah 99+!!" jail vino terkekeh melihat keyra yang membuang muka.
"Ck!, bacot!" ucap keyra tanpa menoleh ke arah vino.
"Udah jangan ngambeg, ini kita Udah sampai!" ucap vino memberhentikan mobilnya di pinggir jalan, keyra segera memutar arah tubuhnya dan menatap ke arah sebelah kanan.
"Yakin Lo makan di warung pinggir jalan gini?" tanya keyra menatap warung kecil.
"Kenapa kurang romantis?" tanya vino
"Apaan sih Lo!, maksdunya gue bukan gitu, gue fikir vino yang tajirnya melintir ga mau makan di warung kecil kayak gini!" ucap keyra
"Emang gue kayak Lo sombong!" ucap vino segera turun dari mobil.
"Apa-apa? Dia bilang gue sombong?, gue injek juga tuh kepala!" kesal keyra membuka pintu mobil dan segera keluar dari mobil.
"Kang pesan mie ayam nya dua!!" ucap Vino
"Siapp!!"
"Ini tuh mie ayam yang paling enak di daerah sini, Lo harus cobain!" ucap vino tersenyum.
"Vino kok ganteng banget sih !!, Vin will yii Miri mi?" batin keyra tersenyum menatap vino yang menjelaskan panjang lebar soal makanan.
"Lo dengar gak sih? Cape mulut gue ngejelasinnya!" ucap vino menatap keyra
"Hah?, suruh siapa Lo ngejelasin! lagian gue gak mau dengerin!" ucap keyra berhenti melamun.
"Sia-sia gue berkoar koar dari tadi!" kesal vino segera berhenti berbicara.
"Ini, sudah selesai!" ucap penjual memberikan keyra dan vino sebuah mangkuk mie ayam.
"Makasih yah kang!" ucap Vino tersenyum
"Sip!"
"Yaudah sok dimakan, tumben den Vino bawa beda cewek, biasanya cewek yang manis itu, siapa namanya?" tanya penjual.
"Oh ini istri saya kang, kalau yang kemarin itu adek saya!" ucap vino.
"Uhuk!! Uhukk!!" batuk keyra keselek, vino segera memberikan minum ke arah keyra.
"Hati-hati makannya!" ucap vino menatap keyra, keyra membalas dengan senyuman dan kembali memakan mie yang ia pegang.
"WTF!!, istri? Enteng banget ngomong nya!!" batin keyra
"Wahh iya yah!!, ternyata den vino Udah menikah, Udah gitu istrinya cakep banget lagi!" ucap penjual.
"Yah jelas, kalau jelek gue mah gak mau, untung dia cantik makany gue mau nikah sama dia!" ucap vino menatap keyra, keyra menatap vino tajam.
"Usil banget sih!!" ucap keyra mencubit pinggang vino.
"Aww!! Sakit key!" ucap vino
"Makanya jangan banyak bacot!" kesal keyra.
"Emang gitu kang, istri nya aku galak bener!" ucap vino.
"Hahahaha!!"
***
"Yaudah gue tidur duluan yah!!" ucap keyra naik tangga
"Lo gak tidur?" tanya keyra
"duluan aja, gue masih mau nonton!" ucap vino duduk di sofa
"Ok, yaudah good night kutu!!" ucap keyra.
"Yee!!"
[Kamar keyra]
"Ahhh,!! baperrr banget!!" teriak keyra berbaring di kasurnya
"Upss!!" ucap keyra menutup mulutnya karena teriak terlaku keras ia takut vino mendengar nya.
"Ahhhh, vino bisa aja, tanggung jawab anak orang baper niee!!" ucap keyra memeluk bantal guling miliknya.
"Ahhh, sadar keyra sadar!!, ga boleh salting ga boleh salting!" ucap keyra terduduk.
Plak
Plak
Keyra menampar pipi keyra, tetapi ia malah kesakitan.
"Awww!!, sakit banget!" ucap nya memegang pipinya yang memerah.
"Uhuuyyy, gue senenng buangeetttt!, good night suami kuu!!" ucap keyra memakai selimut dan memejamkan matanya.
Beberapa detik keyra membuka matanya kembali..
"Ahhh ga bisa tidur!!" ucap nya menutup wajahnya dengan selimutnya.
Pagi Harinya......
Keyra membuka matanya secara tiba-tiba dan langsung menatap jam dinding.
"Ahhhhh!!, gue telat!" teriaknya langsung bangkit dan beres-beres berangkat sekolah.
"Vino mana sih kok gak bangunin gue!!" ucap keyra berlari kesana-kemari mencari handuk.
Beberapa menit ia sampai di gerbang sekolah, gerbang sudah tertutup.
"Aishhh!!, gerbang Udah di tutup lagi, haa! Lewat gerbang belakang aja!" ucap keyra memarkirkan motornya dekat warung sekitar gerbang dan segera pergi ke gerbang belakang.
Keyra memanjat gerbang dan berhasil ia melewati gerbang tersebut.
"Akhirnya!" ucap keyra membalikkan tubuhnya dan ia langsung terdiam disaat ia di sambut dengan hangat.
"Akhrinya bisa masuk juga yah!" ucap vino menatap keyra tajam.
"Waduhhh ketahuan lagi!!" batin keyra.
"Ehh vino kenapa Lo gak bangunin gue hah?, parah banget sebagai suami!" ucap keyra
"Makanya lihat dulu hp Lo, dan jangan biasakan telat bangun!, kan jadi telat kesekolah!" ucap vino
Keyra segera mengambil handphone nya dan melihat satu notifikasi yang dikirim satu jam yang lalu.
"Hehe, Vin maafin gue yah, pliss gue mau ujian dulu!" ucap keyra ingin pergi tapi vino langsung menarik tangan keyra.
"Gak sebelum Lo ngejalanin hukuman baru bisa ujian, soal bilang ke pengawas gue yang ngomong!" ucap vino menarik tangan keyra.
"Vin, Vin pliss lah!" ucap keyra
"Makanya kalau mau tidur itu langsung tidur, bukannya malah ngelakuin sesuatu!" ucap vino
"Iss, tadi malam aja gue mikirin elo, gimana gak susah tidur!" batin keyra menatap tajam vino.
"Sekarang Lo pungut nie sampah dari sini sampai ujung sana, kalau mau Lo cepat ujian jadi cepat-cepat lah mengerjakan nya!" ucap vino
"Iya!" kesal keyra
"Jangan iya-iya, itu tempat sampah, ambil sendiri, bye gue mau ujian dulu!" ucap vino pergi
"Ingat, kalau belum selesai dan Lo pergi, awas aja gue tambahin hukuman Lo!" ucap vino
"Iya bawel amat!" kesal keyra mengambil tempat sampah dan mulai mengutip sampah dedaunan yang berserakan.
"Untung gue sayang, kalau enggak Udah gue patahin tuh tulang Lo!!" kesal keyra.
***
"Ca!! Ayo makan, kamu dari pagi belum makan Loh!!" ucap Ratih menyodorkan sendok berisi bubur.
"Gak mau ma!!, caca mau kak vino yang suapin caca, caca maunya vino ma!!" ucap caca membuang muka.
"Sayang, vino Udah punya istri kamu gak boleh bergantungan sama vino, kamu harus segera lupakan vino!" ucap Ratih
"Enak banget sih mama ngomong gitu, caca cinta sama vino ma!, pokonya caca mau nya sama kak vino, tinggal di ceraikan istrinya nya kan gampang!" ucap caca
"Caca!, kamu gampang banget ngomong nya, pernikahan itu gak main-main, dan kamu bilang tinggal di ceraikan coba kamu mikir kalau kamu di posisi keyra terus suami kamu ceraikan kamu dan suami kamu menikahi wanita lain, apa kamu gak sakit hati?" begitu juga dengan keyra!" ucap Ratih menatap caca.
Caca terdiam dan tak mau menoleh ke arah Ratih.
"Sekarang kamu lupain vino, kamu fokus sama kesehatan kamu yah sayang, bukannya mama gak mau nurutin kamu, sekarang kesehatan kamu lebih penting sekarang kamu makan yah sayang!" ucap Ratih
"Gak mau!!, caca tetap gak mau, mending mama keluar caca gak mau di gangguin!" ucap caca memakai selimutnya.
"Caca!"
"Pergi ma!!, caca mau sendiri!" usir caca
"Yaudah, buburnya mama letakin disini yah!" ucap Ratih segera keluar dari kamar caca.