
***
Pagi hari keyra membuka matanya, terasa sakit di mata, mata keyra membengkak disaat ia harus menangis satu malaman kini ia sudah bersiap pergi sekolah.
"Eitsss gue lupa, harus bawa ini!" ucap keyra mengambil kacamata hitam dan memakainya, yah dia ingin menyembunyikan mata nya yang bengkak.
"Anjaiii kece banget gue!" ucap keyra berdiri di kaca
Keyra segera keluar dari kamarnya dan berlahan menuruni anak tetangga seperti maling yang ingin mencuri,begitu waspada.
"Vino mana yah?, Apa dia Udah berangkat duluan!" ucap keyra melihat disekitar rumah tetapi tak menemukan vino.
Keyra pergi kedapur dan ia melihat sebuah makanan sudah tersedia dan disebelah makanan ada kertas.
"Ini sarapan buat Lo, maaf yah! Soal tadi malam lupain aja, ini sebagai permintaan maaf gue!" Ucap keyra membaca kertas yang di tulis oleh vino.
Tanpa berkata apapun ia segera menyantap makanan yang ada di meja, karena ia juga sudah sangat lapar.
***
"Hahahaha!, Lo ngapain pakai kacamata hitam key?" tawa Cilla melihat keyra yang memakai kacamata hitam.
"Iya tuh, kayaknya keyra mau terlihat kece!, Dengan gaya Lo yang biasa aja Lo Udah kece kok key!" ucap Mina
"Stttt!, Banyak bacot banget, sini mendekat!" ucap keyra menyuruh Mina dan Cilla mendekatkan wajah mereka.
Keyra membuka kacamata nya dan memperlihatkan mata yang bengkak dan berwarna merah.
"Astaga! Kaget gue, gue fikir mata setan key!, Lo kenapa habis nangis satu malaman?" Tanya Cilla
"Iya Lo habis nangis, kok sampai bengkak segitunya sih hah!" Ucap Mina
"Udah tutup mulut Lo berdua, ntar ada yang dengar, ntar gue bisa malu!" ucap keyra
"Gue akan jelaskan, tapi pelan-pelan!" ucap keyra mendekatkan wajahnya ke telinga Mina dan Cilla yang siap mendengarkan.
Tak beberapa lama keyra sudah selesai menceritakan semua kejadian tadi malam.
"Astaga key! Lo bodoh apa goblok sih hah!, Kenapa Lo bohong segala sih?" ucap Mina
"Tau tuh, kan sekarang kalian saling mencintai, kenapa Lo bilang Lo gak cinta key! Gue sih bilang Lo goblok key!" Ucap Cilla
"G-gu-gue! yah gue mau dia sama caca aja, kan Lo tau caca sayang sama vino, apalagi keadaan caca sekarang, gue mau caca bahagia dulu disisa hidupnya!" Ucap keyra
"T-tapi key!" Perkataan Mina terhenti disaat keyra menutup mulut Mina.
"Na!, Ini keputusan gue kalau Lo gak terima keputusan gue, berarti Lo lebih mihak sama vino dari pada gue teman Lo!" Ucap keyra
"iya gue sebagai temen lo cuman ngasih saran, harusnya lo berjuang buat dapetin si Vino ini malah lo kasih kesempatan buat si Caca, Lo bodoh Key!" ucap Mina menatap keyra.
"terus gue harus begimana? gue mana tega sama caca dia lagi sekarat dan di sisa hidupnya dia ingin bersama Vino.''
"Key, apa lo mau menyerah?'' tanya Mina
"gue engga tau, Na? gue bingung?'' jawab Keyra
"gini deh, Key. coba lo tanya hati lo maunya kaya begimana, jangan sampe lo menyesal nanti kita selalu dukung lo koq'' sambung Cilla
''ihhh gue gedeg banget sama si Vino, dia itu maunya begimana sih?'' kesal Mina
''......''
"udah..udah...Kita ini sahabatan, kita harus dukung keputusan keyra nanti" Ucap Cilla
''makasih ya kalian sudah mau dukung gue.'' ucap lirih Keyra
***
Keyra sedang duduk di kursi taman belakang, sambil menutupi wajahnya dan merenungi ucapan sahabatnya.
"Maafin gue yah Na, Cill. gue tau Lo semua pengen gue bahagia, Tapi gak tega banget lihat caca gitu, Aku memang sayang sama vino, aku harus apa? Sedang kan Caca juga sekarang membutuhkan vino!" Ucap keyra menangis yang engga bisa di tahan
Skip..
Keyra sedang nongkrong di sebuah cafe dengan anggota THE KING BLACK,tapi keyra hanya terdiam sedangkan Anggota lainnya happy-happy.
"Kenapa bos?" tanya Vito
"Gue lagi bingung Vit!, tindakan gue benar atau enggak!" ucap keyra bersandar di pundak Vito.
Vito tersenyum gembira disaat keyra bersandar di pundak nya.
"Lo kok malah senyum, senang Lo gue sedih!" Ucap keyra menatap Vito
"Bukan gitu buk bos!, Cuma terharu aja buk bos bersandar di bahu ku!" ucap Vito
"Ihh paan sih lo!" Ucap keyra menyingkirkan wajah Vito.
"Kalau sayang itu di perjuangkan, niat buk bos baik sama cewek itu, tapi gak harus ngorbani kebahagiaan buk bos, pasti pak bos kecewa pas dengar jawaban buk bos, mending perbaiki sebelum terlambat!" Ucap Vito
"Tumben Lo gak ngelag Vit?, tapi Lo juga benar sih!" Ucap keyra
"Iya buk bos!" Ucap Vito, keyra semangat dan langsung berdiri.
"Gua akan ngomong sama vino!" Ucap keyra
"Semangatt buk bos!!" Teriak semua anggota, disaat keyra ingin pergi ia tak sengaja menatap Caca dan Vino datang ke cafe tersebut.
"Duduk disini aja!" Ucap caca
"Baik lah!, Kamu harus semangat yah! Biar cepat sembuh, kalau Udah sembuh nanti kakak kasih hadiah!" Ucap vino memegang pipi Caca.
Keyra terdiam dan tiba-tiba air mata mengalir membasahi pipi keyra, begitu sakit hatinya melihat pemandangan yang ada di hadapannya.
Nael yang melihat keyra menangis langsung menatap vino, dan berdiri dan berjalan menuju meja vino dan Caca.
BRUK!!
Satu pukulan mendarat di pipi vino, hingga semua anggota ingin mengajar vino tetapi Nael menghentikan semua anggota.
"Lo emang an*ing yah!!" Bisa-bisa Lo jalan berdua sama cewek lain!" Ucap Nael memegang kerah baju vino, vino hanya terdiam dan memegang pipinya yang memerah.
Keyra yang melihat itu kaget dan menatap vino, vino menatap keyra yang menangis.
"Asal Lo tau yah, hanya karena cowok sebrengsek Lo keyra sampai nangis!" Ucap Nael.
"Apaan sih Lo, main pukul-pukul!" ucap Caca mendorong Nael.
"Lo jangan ikut campur,dengar yah gara-gara Lo keyra nangis, kalian berdua harus di kasih pelajaran!" ucap Nael.
"Hentikan!, kalian membuat di keributan di cafe ini, kalau ingin berkelahi keluar lah!" ucap satpam yang baru datang dan menenangkan keadaan.
"Ingat yah!, Gue gak akan maafin Lo!, Dan Lo cewek brengsek! Mending Lo fokus sama kesehatan Lo! Udah mau meninggal banyak tingkah lagi!" ucap Nael.
"Udah-udah, kalau tetap buat keributan disini saya akan laporkan kalian semua kepolisi mengganggu yang lainnya!" ucap satpam.
"Udah kak Nael, kita pergi dari sini!" ucap keyra menarik tangan Nael keluar dari cafe itu.
Vino menatap keyra, baru kali ini ia melihat keyra menangis.
"Ck, untung satpam ada kalau gak gue tumbuk Lo habis-habisan!" ucap Vito menatap tajam vino.
"Udah pergi lah!" usir satpam.
"Kita juga pergi yah Ca! Cari cafe lain!" ucap vino menarik tangan Caca, Caca mengangguk
Nael kamu mewakili kita para readers yang kesel banget sama si Vino? 😡😡