
***
keyra sedang berbaring di kamarnya, sambil menatap handphone nya ia terkekeh disaat ia melihat foto-foto bersama dengan kedua sahabatnya itu.
Disaat ia sedang asik memandangi foto-foto..
Drt Drt
Handphone keyra berdering satu panggilan masuk.
[Vinpig]
"Ngapain nie vino nelpon gue, sore-sore gini lagi!" batin keyra dan langsung memencet tombol hijau.
"Hm!!"
"Key, nanti sekitar jam 8 tepat mama sama papa gue datang kerumah, kalau mama sama papa tau kita pisah rumah bisa curiga, Lo malam ini pulang yah?"
"Emang ngapain kerumah?"
"Makan malam!, kalau soal makanan nya Udah gue siapin tenang aja, gue cuma butuh kehadiran Lo biar papa sama Mama gak tau, Lo balik yah kesini!!"
"Heumm, yaudah deh gue siap-siap dulu yah!"
"Ini masih jam 05:10 aku jemput 30 menit lagi yah!!"
"Eh yah gak apa-apa lah, kan kita gak tau juga jam berapa papa sama Mama sampai, jadi gak keburu-buruan banget!"
"Iya dah iya!, cuma itu doang? Gue matiin yah!!"
"Heum, iya!"
Tut Tut
Keyra mematikan telepon nya dan menatap handphone dengan malas.
Sedangkan di tempat lain vino tersenyum kecil.
"Gue kangen sama Lo!, sampe-sampe gue bohong sama Lo!" ucap vino sembari tersenyum kecil.
SKIP...
TIN!! TIN!!
keyra menatap dari atas jendela dan melihat vino melambaikan tangannya bawah ia sudah sampai.
Keyra segera turun membawa kopernya, ia segera berpamitan kepada kedua orangtuanya.
Ia keluar dari kediaman Bima dan ia segera menatap pria yang tersenyum lebar menatap nya.
"Apaan sih senyuman lo, kaya mencurigakan banget!" kesal keyra menatap vino.
"Di sambut dengan senyuman harus nya Lo bersyukur, dari pada gue nyambut Lo dengan tatapan tajam emang mau!!" ucap vino menatap keyra
"Udah deh jangan banyak bacot, mending Lo bantu gue bawain koper gue ke bagasi, tega amat!" ucap keyra
"Iya bawel banget dah!" ucap vino memegang koper, keyra belum sempat menyingkirkan tangannya dari koper vino langsung memegang nya.
"Iya gue tau niat Lo baik Vin, tapi gak ikut juga tangan gue di masukin bagasi!" kesal keyra
"Oh iya, sorry gue fikir itu tadi kayu!" ucap vino terkekeh.
"Eleh sengaja banget dah!" ucap keyra ingin membuka pintu tetapi vino buru-buru meraih nya dan membukakan pintu untuk keyra.
"Silakan masuk!" ucap vino sembari tersenyum kecil.
"Tumben baik?, aneh banget!" ucap keyra masuk dan vino hanya terdiam, vino menutup pintu.
Diperjalanan hanya ada keheningan, masing-masing menikmati suasana keyra yang hanya fokus melihat handphone nya dan vino yang fokus menyetir mobil.
Disaat keyra mulai bosan ia meletakkan handphone nya dan membuka topik pembicaraan.
"Gimana tadi ujiannya?" tanya keyra Canggung
"Yah gitu, susah!" ucap vino sesekali menatap keyra yang sama sekali tak menatap vino.
"Oh, trus gimana hubungan Lo sama caca?" tanya keyra sembari membuang muka.
"Oh caca!, baik aja trus hubungan Lo sama cowok Lo?" tanya vino
"Cowok gue?, gue gak punya cowok!" ucap keyra menatap vino
"Kak arka?, itu mah suruhan kak Nathan, oh iya gue belum kasih tau yah, kak Nathan itu kakak kandung aku, yah gitu baru pulang dari luar kota!" ucap keyra
"Pantesan gue gak kenal, gue fikir lo anak tunggal!, jadi lo sama yang namanya arka itu gak pacaran?" tanya vino
"Enggak!, jadi Lo sama caca beneran pacaran?" tanya keyra
"Hm! Iya!" ucap Vino terdiam.
"Oh!!" ucap keyra singkat.
"Gue fikir, Lo bakalan jawab engga, ,dan gue fikir Lo bilang pacaran sama caca hanya buat manasin gue, ternyata salah!, gue terlalu berharap gak baik key, sadar dong Lo itu siapa!" batinnya, keyra menundukkan kepalanya kebawah.
Mereka sampai di rumah dan vino segera mengambil koper keyra dan memasukkan kerumah.
Dan begitu juga keyra ia langsung melihat banyak makanan di atas meja.
"Huwaaa!!, ini semua Lo yang masak?" tanya keyra kaget
"Iya, baru belajar gue!!" kekeh vino
"Gue aja gak bisa masak segini banyak, ternyata lo jago juga yah!" ucap keyra menatap vino dari jauh.
"Biasa aja kalik, gak usah kaget gitu!, gue mah Udah bosan sama pujian!" ucap vino
"Sombong banget sih!" ucap keyra kesal dan menatap sinis ke arah vino.
***
08:20
"Kok mama sama papa belum datang sih, padahal gue Udah laper banget!" ucap keyra duduk di sofa.
"Oh iya gue lupa tadi mama telepon gue, katanya gak bisa datang hari ini!" ucap vino, keyra terdiam dan menatap vino.
"Hah!!, kok di batalin?" tanya keyra bingung.
"Yah kalau gitu, kita makan berdua aja kalau begitu, Lo dah laper kan!" ucap vino berdiri dari sofa menuju meja makan.
"Curiga gue ini semua rekayasa vino biar gue bisa kembali kerumah ini, lagian biar apa coba?" batin keyra menatap vino.
"Lo gak mau makan?" tanya vino
"Iya iya!" ucap keyra berdiri dan menuju meja makan.
Kini mereka berdua sedang menikmati makanan yang ada di atas meja.
"Sumpah ini enak Vin, Lo jago banget masaknya!" ucap keyra
"Haha, makasih atas pujiannya, gue bisa kok masak tiap hari untuk Lo, tapi khusus untuk Lo!" ucap vino terkekeh.
"Maksudnya?" tanya keyra terdiam dan menatap vino.
"Emm!! Gak! Yaudah makan yang banyak biar cepat besar!" ucap vino
"Apaan sih gue Udah besar kali!" ucap keyra memanyunkan bibirnya.
"Haha badan aja gede, kelakuan nya kayak bocil!, makan aja sampe belepotan!" ucap vino tertawa.
"Mana ada!!" kesal keyra
"Diam dulu!!, ini ada sesuatu di mulut Lo!" ucap vino membersikan makanan yang lengket di bibir keyra dan di pipi keyra,keyra terdiam atas sikap vino.
Deg!!
Deg!!
Deg!!
"J-ja-jantung gue!!, j-jantung gue kok berdetak kencang! "batin keyra gelisa.
"Udah!!, Eh sorry yah key, gue cuma pengen ngebantuin ngebersihin soalnya lo bar-bar banget makannya!" ucap vino menyingkirkan tangannya dan membuang muka.
"Eh iya gak apa-apa, makasih yah!" pelan keyra dan melanjutkan makannya.
"Iya sama-sama!" ucap vino pelan.
Mereka saling bergantian melirik kadang keyra kadang vino dan disaat ketahuan sama-sama melirik vino dan keyra tersenyum kecil.