
***
"Key Pliss Lo jangan pergi!, Gue mohon sama Lo!" Ucap vino mengejar keyra yang mengambil kopernya dan segera pergi.
"Gue bilang gue gak akan berubah fikiran!, Kalau soal bilang sama papa sama Mama, tenang aja aku yang akan bilang!, Aku akan secepat mungkin mengurus perceraian kita!, setelah lulus kita akan cerai!" ucap keyra menaikkan kopernya ke taksi yang sudah ia pesan.
"Gak! Gue gak mau cerai sama Lo, gue mau kontrak kita di batalin, aku mau serius sama kamu key!" Ucap vino melarang keyra untuk masuk ke mobil.
"Gue bilang minggir, gue mau masuk! Gak ada yang bisa di bicarakan lagi Vin! Semuanya Udah jelas!, Aku akan segera ngomong sama papa mama!" Ucap keyra
"Gak! Gue gak akan biarin Lo pergi!" Ucap vino
"Jangan sampai gue buat kekerasan sama Lo Vin, mending minggir!" tegas keyra
"Gak!"
Bruk!!
Keyra menunjang perut vino dengan keras hingga vino terjatuh dan kesakitan.
"Gue gak mau ngelakuin itu, tapi Lo sendiri yang keras kepala!" Ucap keyra ingin masuk ke mobil.
"Key!, gue sayang sama Lo!, Kok Lo gini sama gue? Gue tau Lo juga terpaksa kan?" Ucap vino
Keyra terdiam dan kembali masuk ke mobil, taksi mulai berjalan vino mengejar taksi itu sambil mengetuk kaca taksi tersebut.
Keyra menangis menatap vino yang berusaha mengejarnya.
"Mbak!" ucap supir
"Jalan aja terus!" ucap keyra menangis, dan menatap vino mengetuk-ngetuk pintu taksi.
"Keyy!!, Lo jangan gini key!" Teriak vino,sampai taksinya berjalan dengan cepat hingga vino tak bisa mengejar nya.
Keyra menatap kebelakang dan melihat vino yang terdiam tak mengejar taksi.
"Maafin gue!" ucap keyra pelan.
***
Seminggu kemudian..
TRAK!!
Bima memukul meja dengan keras hingga seisi ruangan kaget dan ketakutan, Bima sangat marah terhadap keyra, ia menatap keyra tajam, karena Bima tau kalau keyra dan vino menikah kontrak.
"Jadi kamu sama vino hanya nikah kontrak? Tega kamu yah keyra!, Kamu bohongin papa!" ucap Bima marah
"Pa!, Lagian anak mana sih yang mau nikah sama orang yang gak dicintai?, Keyra terpaksa melakukan itu!" Ucap keyra menunduk.
"Papa kecewa sama kamu!, Gimana kalau David tau, pasti dia sangat marah!" ucap Bima menatap keyra ada kekecewaan sangat terlihat di wajah Bima
"Pah!! Maafin keyra!, Keyra sebenarnya gak mau di jodohin!, Lagian vino yang sepakat soal nikah kontrak!" Ucap keyra memegang tangan Bima.
"Nanti malam akan pertemuan keluarga kita dan keluarga David, kamu harus ngejelasin semuanya!" Ucap Bima segera pergi keruang kerjanya dengan rasa kecewa.
"I-iya pah!" ucap keyra dan menatap Riri, tetapi Riri hanya terdiam dan mendekati keyra.
"Mama kecewa sama kamu!" ucap Ririn dan langsung pergi.
"Haaa!!" teriak keyra menendang sofa dengan keras.
[Malam hari]
"Heyy Bima, akhirnya sampai juga!" Ucap David menyambut Bima dan keluarga dengan senyuman.
"Maaf yah ,tadi ada kendala sedikit di perjalanan!" ucap Bima
"Gak apa-apa" ucap David
Keyra hanya menunduk ketakutan,ia menoleh ke arah vino yang sedang menatap keyra, vino tersenyum kecil dan keyra langsung membuang muka.
"Jadi kenapa sekarang kalian pisah rumah? Apa masalah nya?" tanya David menatap keyra dan vino bergantian.
Mereka berdua terdiam tak ada yang mau buka mulut, seakan-akan Bima mengkode ke arah keyra untuk menjelaskan.
"Kenapa pada diam?" tanya David
"Karena gak kebiasaan mungkin pah!, jangan di paksa biar mereka jelaskan antar suami dan istri!" Ucap geby
"Heum, maaf pak David bi!" Perkataan Bima terhenti disaat caca datang menyambung perkataan Bima.
"Aku tau kenapa mereka tidak mau bicara!" ucap caca datang, semua orang menatap Caca.
"Siapa kamu?" Tanya David
"Aku? Perkenalkan om aku Caca!, Aku calon menantu om dan lebih tepat nya pacar vino!" ucap caca tanpa ragu Vino menatap Caca tajam dan keyra menatap Caca dengan tajam.
"Hah! Apa maksudnya ini semua? Kamu jangan mengada-ada vino sudah menikah!" ucap David
"Aduhh om, om belum di kasih tau yah kalau vino sama keyra itu nikah kontrak!, Om Bima aja Udah tau masa om belum!" ucap caca
"Sayang, jawab dong!" Ucap caca memgang tangan vino dan tersenyum.
"Maaf ma! Pa! Yang di katakan Caca benar, aku dan vino menikah kontrak! Dan perjanjian setelah lulus SMA kami bakalan cerai!" ucap keyra
"A-apa!, Kamu lagi becanda keyra!!" bentak David
"Mereka tak becanda!, Vino dan keyra sudah jelas menikah kontrak!" ucap Bima
"Apa-apaan ini vino, apa benar kamu nikah kontrak sama keyra?" tanya David dengan nada marah.
"Iya pa!" ucap vino
"Papa kecewa sama kalian berdua!, Bisa-bisa nya kalian membohongi kami! Pernikahan itu bukan main-main, tapi kalian mempermainkan yang namanya pernikahan!, Papa gak ngerti lagi!!" ucap David marah menatap vino.
"Dan kamu vino, beraninya kamu pacaran sama wanita ini!" ucap David menunjuk ke arah Caca.
"Ca!!, Soal caca papa salah paham!, maafin vino!" ucap vino
"Tapi aku sudah mencintai keyra, dan aku mau tetap sama keyra aku mau pernikahan kami secara sah!, Gak ada kontrak-kontrakan!" ucap vino
"Gak!!, Aku gak akan mengizinkan kamu bersama anak ku lagi!, Saya kecewa terhadap anda!, Aku fikir anda kebahagiaan anak saya!, Perjodohan ini di batalkan!, Dan jangan harap bisa ketemu sama anak ku lagi!" Ucap Bima menatap tajam vino.
"Pa!, Aku mohon dengar penjelasan ku dulu, aku benar-benar menyayangi keyra!" ucap vino
"Mulai hari ini kamu jangan panggil saya papa!, Setelah lulus kamu dan keyra segera cerai!" Ucap Bima
"David, perjodohan ini di batalkan!" ucap Bima
"Bagus lah, aku sungguh kecewa terhadap kamu vino!" ucap David, vino terdiam dan menatap keyra, keyra hanya terdiam tak ingin berkata-kata.
"Ayo pulang keyra, jangan coba kamu bertemu dengan vino lagi!" ucap Bima
"Iya pa!, Keyra gak mau lagi ketemu sama vino!" ucap keyra mengikuti Bima pergi.
Keyra dan Bimo pergi meninggalkan rumah kediaman keluarga David.
"Papa sungguh kecewa sama kamu vino!" ucap David segera meninggalkan ruang tamu dengan rasa kecewa.
"Mama juga kecewa vino, kamu bohongin kami semua!" ucap geby meninggalkan vino dan Caca.
"Aku turut prihatin yah kak vino!" ucap Caca
"Sekarang kamu pulang, aku mau sendiri!" ucap vino
"Tapi kak!"
"PULANG!!, Sudah cukup yah Ca! Aku Udah muak! Aku cape ca! Sudah aku bilang aku cuma menganggap mu sebagai adek gak lebih, kenapa kamu bilang di keluarga aku kamu itu pacar aku hah!" Bentak Vino
"Kok kakak jadi bentak Caca?" Ucap caca
"Kamu Udah keterlaluan Ca! Sekarang kamu pulang aku mau sendirian!" ucap vino
"Okeyyy!, Aku pulang dulu!" ucap Caca pergi.
"Haaa!!" Teriak vino marah.
***
"Na!!" panggil keyra di depan pintu rumah Mina, Mina keluar dan menatap keyra yang tumben datang kerumahnya.
"kenapa kamu, Key?"ucap Rara singkat.
"Gue minta maaf Na, gue engga bisa ngejalanin saran lo buat gue perjuangin cinta gue ke vino, gue udah engga bisa.'' lirih keyra
"key, jangan seperti itu gue kan sahabat lo gue ngerti koq please jangan sedih mungkin Vino bukan takdir lo" ucap Mina memegang pundak keyra dan memeluknya.
"iya, Na. mungkin gue harus ikhlas. maafin gue ya. kalian udah ngedukung gue malah gue yang ngecewain kalian" ucap keyra
"Iya-iya Udah gue maafin kok, sabar ya, Key" ucap Mina
"makasih ya, Na" ucap keyra
"Iya, yaudah jangan sedih lagi ya?'' ucap Mina
''iya.''
"oy dan gue engga akan mengurus soal percintaan Lo lagi, gue janji key! Gue akan dukung selalu keputusan sahabat ku!" ucap Mina
"Aku sebagai sahabat Mina akan nurut dengan perkataan sahabat ku!" Ucap keyra
"Lo bisa aja!, Masuk yok kebetulan gue lagi sendiri di rumah!, Gimana kita party!" ucap Mina
"Gass!" Ucap Mina masuk kerumah besar tersebut dengan merangkul pundak Mina.
****
kan....kan...Vin...apa iiank gue bilang susah sih di bilanginnya?