
Pesan masuk dari Jennie
Isi pesan
Jennie disini , aku baru saja pulang makan tteokbokkie dan soju.
" makan tteokbokkie dan soju ? "
Jungkook langsung telefon Jennie.
" halo...ada apa Jungkook? "
" bukankah aku sudah bilang, jangan minum minum , kamu kan anak yang tidak kuat minum banyak "
" hanya sedikit kok, lagian cuman kali ini aja..."
" kamu melakukannya atau tidak , aku tetap tidak tahukan. Jadi jangan minum sembarangan , mengerti! "
" aisssh, iya iya... kamu sedang apa ? "
tanya Jennie
" sedang telfonan denganmu "
" menyebalkan sekali, bukan begitu konsepnya bambang "
" bambang ? "
" terserah deh , aku mau tidur bye... tut "
Jennie mematikan telfonnya.
" bambang ? siapa bambang ? "
Jungkook bertanya tanya
padahal dia sedang belajar sambil menelefon Jennie .
Jungkook belajar dengan giat karena ingin menyusul Jennie ke Universitas Seoul, jika ia meminta Ayahnya, bisa saja Jungkook langsung pergi ke sana... namun ia sama sekali tidak ingin berhubungan dengan Ayahnya .
Keesokan harinya.
Jennie bangun jam 7 pagi , ia langsung pergi ke kamar mandi dan mencuci mukanya.
Karena hari ini adalah akhir pekan , Jennie memutuskan untuk bangun pagi dan berolahraga sambil menghafal jalanan tempat ia tinggal sekarang.
" ok , semuanya sudah siap "
Jennie keluar dari rumahnya dan jogging mengelilingi jalan jalan tersebut.
" hei, bukankah itu cewek yang ada di kedai tteok kemarin malam ? "
" mana ? "
menunjuk Jennie yang sedang jogging.
" sepertinya dia sendirian , bagaimana kalo kita samperin dia "
" tidak usah, biar aku saja "
kemudian ia berlari meninggalkan temannya.
" yhaa!! "
Jennie terhenti karena hpnya sempat terjatuh dari saku celananya.
Saat ia menunduk dan mengambil hpnya ia tidak sadar jika dari arah depan sepeda melaju dengan cepat.
" AWASSSSS!!!! "
Jennie terkejut sehingga dia berteriak .
Ada seseorang yang berlari dan menghentikan sepeda yang akan menabrak Jennie.
" ckiiittt.... yha kalo berhenti lihat lihat dong ! "
" maaf .. maaf.. "
" aishh... makanya jaga pacarnya dasar anak muda. "
lalu pesepeda itu pergi.
" ah terimakasih sudah menolongku.."
Jennie membungkukkan badanya
" tidak papa , kamu baik baik saja ? "
" aku baik baik saja... kebetulah aku lewat dan melihatmu hampir terluka, jadi..."
Jennie memandang orang tersebut
" sepertinya kita pernah bertemu.. tapi dimana ya ? "
Jennie bertanya tanya
" benarkah ? "
" ah... ya !! aku ingat. bukankah kamu yang membayar makanan di meja kami !!!? "
" bagaimana bisa kamu ta... "
belum menyelesaikan perkataannya , Jennie tertawa
" ahahahaaa.. kamu pura pura tidak mengenalku ya.. apakah ini yang dinamakan kebetulan melihatku hampir terluka ?"
" wah , sepertinya aku ketahuan nih.. "
" yhaaa! kakimu terluka, ayo kita duduk dulu "
Jennie melihat supermarket dan mengajak orang tersebut untuk duduk di sana.
" kamu tunggu disini dulu..."
Jennie berjalan masuk ke supermarket dan membeli beberapa obat dan plaster.
Setelah itu Jennie mengoleskan obat dan menempelkan plaster di kaki orang tersebut.
" selesai..."
" sebenarnya tidak usah di obati juga tidak papa, tidak usah repot repot begitu..."
ucap orang tsb
" anggap saja dengan ini aku berterimakasih padamu , karena telah mentraktirku makan waktu itu..."
sahut Jennie.
" baiklah.."
Kemudian Jennie memberikan tangannya untuk bersalaman.
" oiya namku Jennie kalo namamu siapa ? "
orang tsb tersenyum melihat Jennie
" namaku Taehyung ..."
" salam kenal ya hyung... xixixi "
" yhaaa jangan panggil aku hyung "
" lalu aku harus memanggil namamu siapa , Tae ? "
" ya kira kira seperti itu..."
Mereka lalu berbincang sambil tertawa bersama , entah apa saja yang ia bicarakan.
" Aku harus pergi sekarang , sampai bertemu lagi .."
Jennie berlari meninggalkan Taehyung
" hyaaa, tunggu! aku minta nomermu'!!!! "
Jennie tetap berlari , ia tidak mendengar Taehyung memanggilnya.
" aisssh aku belum sempat meminta nomer ponselnya"