
Jennie langsung pergi pulanh setelah mendengar kabar dari Mamanya yang datang berkunjung ke rumahnya.
Sesampainya didepan rumah Jennie , Mamanya memasukkan kata sandi pintu dan berjalan masuk.
Mamanya berjalan masuk melihat dalam rumah , dan saat masuk ke kamar Jennie Mamahnya tercengang.
" hooaaaaam , Jennie kau sudah pulang ya ? Maaf aku langsung masuk kerumahmu dan tidur "
Rupanya Irene sepulang kuliah tidak pergi ke kosnya , dan malah pergi ke rumah Jennie.
Merasa ada hal yang aneh dengan Jennie , Irene lalu membuka matanya...
dan dia melihat seseorang wanita paruh baya yang sangat cantik dan rupawan seperti Jennie tengah berdiri sambil melihatnya.
" kyaAaaaAaaaAaaa!!!! "
Menyadari wajah itu yang sama persis dengan wajah Jennie , Irene langsung memberi kesimpulan jika orang itu adalah Ibu Jennie.
Irene langsung bangun dari tidurnya
Disisi lain Jennie yang baru saja turun dari bus , segera berlari dengan membawa beberapa makanan .
" Mama....."
Saat Jennie membuka pintunya dan masuk , ia sudah melihat Mamanya dan Irene duduk berhadapan.
" Loh Irene ? "
Melihat wajah canggung mereka , lalu Jennie segera duduk dan membuka makanan yang ia bawa.
" Maaa apa kabar aku sangat merindukanmu...."
memeluk tubuh Mamanya.
" kenapa badanmu semakin kurus ? sudah ku bilang makan yang teratur "
" tidak maaa , kamu tidak lihat lemak di bagian lenganku ini "
Lalu Jennie tersadar dia belum memperkenalkan Irene pada Mamanya
" oh ya ma , ini temanku namanya adalah Lee Sona tapi dia biasa di panggil dengan nama Irene "
" ya , temanmu sudah memperkenalkan terlebih dahulu tadi sebelum kamu datang "
kemudian Jennie meminta untuk makan bersama sama dengan Irene juga .
Jennie meminta Mamanya untuk tetap tinggal dirumahnyq tetapi Mamanya menolak .
merengek
" aku sedikit ada urusan di Seoul , makanya aku mampir dan mau lihat tempat yang kamu tinggali layak atau tidak . Lain kali Mama dan Papa akan kesini lagi untuk bertemu putri kecilku jadi jangan bersedih "
mengusap rambut Jennie.
Jennie lalu mengangarkan Mamanya keluar dari rumah , saat keluar dari rumah Jennie menahan Mamanya dan bertanya tentang bagaimana keadaan Jungkook.
" Ma... Jungkook apa kabar ? "
" loh ??! kalian tidak saling berhubungan ? "
Jennie menggelengkan kepala
" sejak kapan ? "
" baru beberapa minggu ini kok ma , aku khawatir jika dia kenapa kenapa "
Mamanya menggengam kedua tangan Jennie
" tidak apa apa, tidak ada hal yang terjadi antara ayahnya dan Jungkook lagi jadi jangan cemas. aku juga hanya melihat Jungkook sesekali pulang kerumah , besok besok kalo Mama liat Jungkook lagi , mama akan tanyakan langsung padanya mengenai apa alasannya tidak memberimu kabar sama sekali "
" ma tidak usah , jangan bertanya padanya ... biar Jennie coba telfon nanti malam dan bertanya langsung padanya "
" baiklah kalo begitu mama pulang ya , jaga diri dan jangan lupa makan yang teratur. oh ya temanmu yang namanya Irene , mama suka dia tidak terlihat memiliki niat buruk padamu seperti teman temanmu sebelumnya ..."
Setelah mendengar ucapan mamanya Jenniw tersenyum lebar , ia masuk kedalam rumah dan berlari memeluk Irene.
" kyaaa ada apa ? "
" terimakasih .... "
ucap Jennie
" terimakasih ? untuk apa ? kau tahu saat aku melihat mamamu datang , aku langsung bangun dari tidur akibat terkejut . aku sangaaaaat malu karena pertama kali bertemu mamamu dengan kesan yang kurang baik ... aisssh "
Jennie masih memeluk Irene.
" lepasin , kamu ini kenapa sih "
Jennie lalu melepaskan pelukannya dan meledek Irene
" kau ini kenapa tiba tiba ada dirumahku , kau kan punya rumah kenapa tidak tidur dirumahmu sendiri "
" hyaaaa maaf , karena rumahmu lebih nyaman dari rumahku "
Jennie terkekeh melihat Irene yang memelas sambil minta maaf.