DIRTY

DIRTY
2.3




Jennie langsung pergi pulanh setelah mendengar kabar dari Mamanya yang datang berkunjung ke rumahnya.


Sesampainya didepan rumah Jennie , Mamanya memasukkan kata sandi pintu dan berjalan masuk.


Mamanya berjalan masuk melihat dalam rumah , dan saat masuk ke kamar Jennie Mamahnya tercengang.


" hooaaaaam , Jennie kau sudah pulang ya ? Maaf aku langsung masuk kerumahmu dan tidur "


Rupanya Irene sepulang kuliah tidak pergi ke kosnya , dan malah pergi ke rumah Jennie.


Merasa ada hal yang aneh dengan Jennie , Irene lalu membuka matanya...


dan dia melihat seseorang wanita paruh baya yang sangat cantik dan rupawan seperti Jennie tengah berdiri sambil melihatnya.


" kyaAaaaAaaaAaaa!!!! "


Menyadari wajah itu yang sama persis dengan wajah Jennie , Irene langsung memberi kesimpulan jika orang itu adalah Ibu Jennie.


Irene langsung bangun dari tidurnya


Disisi lain Jennie yang baru saja turun dari bus , segera berlari dengan membawa beberapa makanan .


" Mama....."


Saat Jennie membuka pintunya dan masuk , ia sudah melihat Mamanya dan Irene duduk berhadapan.


" Loh Irene ? "


Melihat wajah canggung mereka , lalu Jennie segera duduk dan membuka makanan yang ia bawa.


" Maaa apa kabar aku sangat merindukanmu...."


memeluk tubuh Mamanya.


" kenapa badanmu semakin kurus ? sudah ku bilang makan yang teratur "


" tidak maaa , kamu tidak lihat lemak di bagian lenganku ini "


Lalu Jennie tersadar dia belum memperkenalkan Irene pada Mamanya


" oh ya ma , ini temanku namanya adalah Lee Sona tapi dia biasa di panggil dengan nama Irene "


" ya , temanmu sudah memperkenalkan terlebih dahulu tadi sebelum kamu datang "


kemudian Jennie meminta untuk makan bersama sama dengan Irene juga .


Jennie meminta Mamanya untuk tetap tinggal dirumahnyq tetapi Mamanya menolak .


merengek


" aku sedikit ada urusan di Seoul , makanya aku mampir dan mau lihat tempat yang kamu tinggali layak atau tidak . Lain kali Mama dan Papa akan kesini lagi untuk bertemu putri kecilku jadi jangan bersedih "


mengusap rambut Jennie.


Jennie lalu mengangarkan Mamanya keluar dari rumah , saat keluar dari rumah Jennie menahan Mamanya dan bertanya tentang bagaimana keadaan Jungkook.


" Ma... Jungkook apa kabar ? "


" loh ??! kalian tidak saling berhubungan ? "


Jennie menggelengkan kepala


" sejak kapan ? "


" baru beberapa minggu ini kok ma , aku khawatir jika dia kenapa kenapa "


Mamanya menggengam kedua tangan Jennie


" tidak apa apa, tidak ada hal yang terjadi antara ayahnya dan Jungkook lagi jadi jangan cemas. aku juga hanya melihat Jungkook sesekali pulang kerumah , besok besok kalo Mama liat Jungkook lagi , mama akan tanyakan langsung padanya mengenai apa alasannya tidak memberimu kabar sama sekali "


" ma tidak usah , jangan bertanya padanya ... biar Jennie coba telfon nanti malam dan bertanya langsung padanya "


" baiklah kalo begitu mama pulang ya , jaga diri dan jangan lupa makan yang teratur. oh ya temanmu yang namanya Irene , mama suka dia tidak terlihat memiliki niat buruk padamu seperti teman temanmu sebelumnya ..."


Setelah mendengar ucapan mamanya Jenniw tersenyum lebar , ia masuk kedalam rumah dan berlari memeluk Irene.


" kyaaa ada apa ? "


" terimakasih .... "


ucap Jennie


" terimakasih ? untuk apa ? kau tahu saat aku melihat mamamu datang , aku langsung bangun dari tidur akibat terkejut . aku sangaaaaat malu karena pertama kali bertemu mamamu dengan kesan yang kurang baik ... aisssh "


Jennie masih memeluk Irene.


" lepasin , kamu ini kenapa sih "


Jennie lalu melepaskan pelukannya dan meledek Irene


" kau ini kenapa tiba tiba ada dirumahku , kau kan punya rumah kenapa tidak tidur dirumahmu sendiri "


" hyaaaa maaf , karena rumahmu lebih nyaman dari rumahku "


Jennie terkekeh melihat Irene yang memelas sambil minta maaf.