DIRTY

DIRTY
3.9




Jungkook tanpa sadar langsung berlari ke tempat Jennie berada, namun ia lalu terhenti ketika dari kejauhan melihat Jennie bersama dengan Taehyung.


Jennie duduk di kursi dan Taehyung berjongkok sambil memegang kaki Jennie


" apakah rasnya sangat sakit ? "


tanya Taehyung


" tidak , tidak begitu sakit . aku serius ... jadi bangunlah "


" biarkan aku memijit kakimu sebentar "


" baiklah... "


Jungkook berjalan mundur , lalu ia berlari pergi kesuatu tempat.


Di atap.


Jungkook mengeluarkan rokok dari saku celananya, lalu menghisap dengan perlahan .


Pikirannya benar benar kacau saat melihat Jennie bersama dengan Taehyung.


Yeri datang dari belakang Jungkook dan langsung merebut rokok , ia mengambil satu batang dan menyalakannya.


" hei kau.. "


Jungkook terkejut karena tiba tiba Yeri sudah berada di sampingnya


" kau tiba tiba berlari dan meninggalkanku hanya untuk merokok ? "


Yeri sambil menyalakan api


" apa yang kau lakukan , cepat buang ! "


teriak Jungkook


" huaah.."


Yeri menghirup dan menghembuskan


" tenang saja , aku kadang juga suka merokok . ternyata kau suka kesini ya , tapi kenapa ku tidak pernah melihatmu ? "


" kau mengikutiku ?!!! "


bentak Jungkook


" untuk apa aku mengikutimu, aku kesini karena ingin merokok. tempat ini memang populer untuk mahasiswa dan mahasiswi menghabiskan waktunya dengan merokok, jadi jangan GR "


Setelah jam mata pelajaran selesai Jennie dan Irene pergi ke ruang ballet, mereka berlatih bersama sama dengan teman teman yang lainnya.


Karena Jennie dan Irene menjadi peran yang penting dalam acara yang akan diadakan mendatang, mereka harus berlatih semaksimal mungkin untuk terlihat bagus.


" oke kalian bisa istirahat 15 menit "


" baik miss "


Jennie berjalan mengambil air dan menberikan pada Irene.


" tinggal beberapa hari lagi ? "


tanya Jennie


" sepertinya 1 minggu lagi sebelum acara dimulai "


" hmmm... kita harus berlatih semaksimal mungkin "


hp Jennie berdering


Telfon masuk dari Taehyung


" sudah selesai ? aku akan menjemputmu sampai kelas , tunggu disana "


" um... Taehyung, sepertinya hari ini aku tidak bisa pulang bersamamu karena aku harus berlatih dengan Irene "


" oh , baiklah kalau begitu.. sampai jumpa sayang "


Taehyung menutup telfonya.


" kalian tidak jadi pulanh bareng ya, hmm "


tanya Irene


" tidak papa , masih ada hari berikutnya. ayo cepat berdiri latihan sudah dimulai lagi "


Jennie memberikan tangannya dan Irene meraihnya, mereka berjalan bersama sama.


3 jam berlalu


Waktunya mereka berkemas dan pulang.


" Jennie , aku baru saja mendapatkan telfon dari Medea kalau aku harus pergi ke ruang dekan sekarang juga.. "


" oh tidak papa , aku akan mengantarmu "


" tidak , tidak usah kamu pulang saja lagian ini akan sedikit lama karena aku membatalkan kelas khususku . sampai jumpa besok ya, aku duluan "


" iya , sampai jumpa "


Jennie membereskan barang barangnya lalu keluar dari ruangan.



Lalu Jennie di dorong masuk hingga hampir terjatuh.


" kalian !!! "


" apa kabar , Jennie "


sapa Soojin dengan menaikkan bibir kirinya.


" mau apa kalian, cepat minggir sekarang juga ! "


saat Jennie berusaha keluar teman teman Soojin menghadang.


" sudah kubilang , aku tidak akan membiarkanmu . kau tidak mendengarkan perkataanku dan malah bermesra mesraan di kampus! Beraninya kau...!!!"


Slaaap!!!###


Soojin menampar pipi Jennie.


Tak terima perlakuan Soojin padanya , Jennie menghalangi tangan Soojin dan balik menampar .


Slaapppp!!!!


" kau pikir aku tidak berani dengan mu ! "


teriak Jennie


" kurang ajar ! cepat pegang tangannya "


teman temannya lalu dengan cepat menggenggam tangan Jennie


" berani beraninya kau menamparku! aku akan membalasnya 3x lipat! "


" Soojin , jika kau menamparnya lukanya akan begitu jelas . bagaimana jika kita membuat vidio asusila tentangnya..."


ucap teman Soojin


Soojin mendekat dan mencengkram mulut Jennie


" benar, dengan begitu dia akan benar benar hancur... "


Buka satu persatu pakaiannya , aku akan mulai merekamnya .


" Tidak ! jika kau melakukanya aku akan... "


ucapannya belum selesai Soojin sudah menyela


" akan apa , haha dasar ingusan. "


Jennie meronta dengan sekuat mungkin untuk lepas, namun usahanya gagal lantaran ada 3 orang yang sedang menahannya.


Saat temannya akan melepaskan baju yang dipakai Jennie , tiba tiba ada sapu terbang yang mengenai Soojin.


" ARGGGHHHH!!!!! siapa yang ikut campur ! keluar kau !!!!! "


Soojin berteriak


" oh maaf , kukira kau ini kotoran maka dari itu aku ingin menyapunya.. tapi malah sapunya terbang padamu terlebih dahulu "


" Yeri ???!!! "


ucap Jennie


" ah , Jennie ?? sedang apa kamu disini "


" oh ternyata kau temannya , maka dari itu kau juga akan aku hajar "


Saat Soojin ingin menghantam Yeri, Yeri segera menghindar dan menarik tangan Soojin lalu menguncinya ke belakang.


" argggh!!! sialan lepaskan tanganku!!!"


teriak Soojin


" makadari itu lepaskan Jennie sekarang juga "


" arghhh! SIAL!!! cepat kalian lepaskan tangannya "


lalu Jennie terlepas dari genggaman tangan mereka bertiga.


Jennie langsung berjalan mendekati Soojin dan menghantam punggung Soojin hingga Soojin pingsan.


Yeri terkejut melihat hal itu.


Lalu Yeri membantu Jennie memasukkan Soojin dan teman temannya kedalam toilet dan menguncinya dari luar.


" terimakasih sudah membantu "


kata Jennie


" ah, ya aku speechless melihatnya "


ucap Yeri.


" hmmm ... mau minum coffee bersama ?? "


tawar Yeri


Jennie lalu menganggukkan kepalanya.