
Keesokan harinya , Jennie bangun terlebih dulu untuk membuat sarapan .
" hoaaaam.. "
Irene menguap
" Ah ! sudah bangun ? cepat cuci muka dan gosok gigi sekarang juga , aku akan menunggumu di meja makan "
Jennie menarik dan mendorong Irene agar cepat bangun
Setelah cuci muka dan gosok gigi , Irene berjalan ke dapur .
" kau pagi pagi masak ? "
" iya , makanlah meskipun masakannya tak seenak mamaku tapi percayalah aku cukup bisa untuk diandalkan "
Irene tersenyum karena Jennie mencoba menghiburnya.
Saat sarapan Jennie juga mengajak ngobrol Irene , tidak seperti biasanya Jennie banyak berbicara padahal ia sangat tidak menyukai makan sambil berbincang terlalu lama.
Melihat Jennie yang berusaha menghiburnya , Ia terharu tiba tiba air matanya turun.
" hyaaaa ! kau masih menangis gara gara suho . sudahlah lupakan saja , aku tahu perasaanmu karena aku pernah mengalaminya ya\~ meskipun bukan jadi pacar. tapi intinya aku pernah mengalaminya dan kamu sendiri yang bilang orang seperti itu tidak pantas untuk di pikirkan , lupakan saja karena cepat atau lambat kamu pasti harus melupakannya , bukalah hatimu untuk seseorang "
ucap Jennie p x l
" tidak , aku tidak menangis karena Suho. aku terharu karena melihatmu yang sangat semangat ingin menghiburku hiks.."
Jennie beranjak dan memeluk Irene
" jangan bersedih lagi , kamu pasti bisa melupakannya walaupun berat. aku yakin itu... "
****
Di Aula Kelas Ballet
Semuanya tampak bugar dan semangat kecuali Jennie dan Irene, mereka letih lesu dan tidak ada semangat hidup sama sekali , apalagi Irene yang matanya sudah membengkak seperti kena pukul.
" aigoo kalian berdua ini sedang apa duduk dipojok , kau juga Irene apa pula matamu itu ? kau pikir ini sedang di pantai hah!!! pakai kacamata hitam segala "
ucapan pelatih
Irene memakai kacamata yang dipakai Jennie kemarin, dia tidak sadar diri karena kemarin sudah mengolok Jennie seperti monster.
" em Irene sedang sakit mata , sedangkan aku perutku terasa mulas jadi maaf sepertinya kami tidak bisa ikut kelas hari ini "
ucap Jennie
" aigoooo yang katanya mau go internasional ternyata kerjanya malas malasan begini ya "
" cuma modal tampang saja belagu banget gasih "
" iya , emang ya kami itu bukan levelnya makanya mereka kemana mana cuman berdua kadang bertiga sama Chanyeol. "
" aku sih menyayangkan sekali karena Chanyeol berteman dengan mereka , dan cowok cowok tidak gokus jika mereka sedang berjalan . menyebalkan sekali ! "
Jennie dan Irene langsung pergi kebelakang untuk ganti baju , mereka menghiraukan orang orang yang sedang mencemoohnya.
Di ruang ganti
" aduh mulutnya pengen aku lem biar gabisa ngomong , memang kenapa sih dengan kita ? disini jahat jahat banget orang orangnya di kotaku bahkan aku sama sekali tidak memiliki musuh..."
Jennie menggerutu
" mungkin karena kamu berteman denganku "
ucap Irene
" kenapa memangnya kalo aku berteman denganmu ? "
" haaaaah pantesan kamu ga menjauhiku , kamu ga tau berita tentangku ya disini "
Irene dulu pernah terlibat skandal oleh seorang senior yang akrab dengannya.
Senior itu mendekati Irene dengan maksud berteman karena Irene selalu menyendiri. Irene sangat senang karena dia membantu Irene dan selalu menghibur Irene.
Irene tidak bicara jika dia sudah memiliki pacar pada senior itu , karena itu ga penting menurut Irene. Soalnya senior itu mendekatinya karena maksud ingin berteman tidak lebih.
namun suatu hari beberapa senior perempuan menghampiri Irene dan melabrak Irene.
" dasar jalang ! kau menggoda pacarku ! kau ini memang ga punya harga diri ya ! "
lalu senior itu menampar pipi Irene
" maksud senior apa ? siapa yang aku goda ? "
tanya Irene yang tidak mengerti dengan situasi saat ini
" Doyoung, kau setiap hari menempel dengan Doyoung nam kan ! Jawab ! "
" Doyoung oppa ? "
" rupanya kau tidak mengelak , dasar jalang ! "
Irene menahan tangan Senior itu
" kakak jangan asal menuduh , buktinya apa jika aku menggodanya ! kami hanya berteman saja , bahkan Doyoung oppa yang..."
belum menyelesaikan perkataannya Doyoung nam datang dan menyela
" aku apa ? apa yang aku lakukan ? kau mau bilang jika aku yang mendekatimu terlebih dahulu ? jelas jelas kau yang setiap hari menempel padaku , setiap aku kesana kemari kau selalu mengikutiku! benar benar tidak tahu malu sudahlah berhenti mengikutiku dan jangan pernah muncul di hadapanku ! "
Setelah kejadian itu nama Irene menjadi buruk di kalangan anak perempuan , banyak yang menyindir jika
" jangan sampai pacarku bertemu dengannya , bisa bisa dia juga merebutnyaa dariku "
tetapi rumor tersebut tidak begitu penting di mata para laki laki karena gosip bagi mereka hanya berlalu lalang di telinga saja.
Lalu saat mendengar ada murid baru transfer sepertinya , ia mulai mencari cari tahu dan mendekati Jennie dan Jennie merespon positive . Pada saat itulah Irene juga merasa nyaman dengan Jennie yang sangat lugu tetapi juga keras kepala.
eitttt!! tapi sifat lugu yang Irene lihat pada pertama kali adalah kebohongan. Nyatanya setelah berteman dengan Jennie mereka malah sefrekuensi , Jennie memang terlihat lugu tapi dia orang yang asik ceria berani dan penuh semangat.
Irene bagaikan memiliki energi semangat saat bersama dengan Jennie.