
Sesampainya di Cafe.
Taehyung menarik kursi untuk di duduki Jennie.
" Silahkan... "
Ucap Taehyung
Jennie lalu duduk dengan nyaman.
Taehyung memesankan makanan yang special untuk Jennie , perlakuannya pada Jennie sangat sangat lembut dan penuh perhatian.
" ini sedikit lebih cepat tetapi tidak papakan , setelah makan bagaimana kalo kita pergi menonton ? "
Jennie hanya diam.
Tak lama kemudian makanan datang
" silahkan... selamat menikmatinya..."
Setelah pelayan pergi , Jennie berbicara
" tapi kita harus menghabiskannya dulu baru pergi nonton kan ? "
Ucap Jennie.
Taehyung langsung tertawa , melihat respon Jennie yang lucu.
" kamu benar ya , aku terlalu cepat untuk bilang "
" iya , selamat makan .... "
Setelah menyelesaikan makanannya , Jennie dan Taehyung pergi ke bioskop.
" biar aku yang pergi memesan... "
Taehyung mencegah Jennie
" tidak , itu adalah tugasku kamu hanya tunggu dan duduk saja disana. aku akan mengantre sebentar.."
Taehyung pergi untuk membeli ticket nonton dan camilan.
" bagaimana bisa dia baik sekali dan sangat perhatian , dia sangat berbeda dengan seseorang yang sedang ada di kejauhan. huffft! "
tiba tiba Jennie kesal karena teringat Jungkook yang sudah lama tidak ada kabar.
" Jennie !!!! "
seseorang dari kejauhan memanggilnya.
" Chanyeol ! hai bagaimana bisa kita bertemu disini ... kamu dengan siapa ? "
" aku sendirian , kalo kamu ? kamu sama siapa ? sama si irene itu ? "
tanya Chanyeol.
Kemudian Taehyung menghampiri Jennie
" ayo kita masuk "
" wah wah wah kalian mau nonton ? kebetulan sekali aku juga mau nonton tapi bingung mau nonton apa , bolehkah aku bersama kalian ? "
Chanyeol langsung mengerti jika Taehyung berencana mendekati Jennie , ia yang tahu hal tersebut tidak bisa tinggal diam karena ia juga sedang mendekati Jennie.
" ah , Chanyeol mau gabung ? boleh aja tapi aku harus tanya dulu sama Taehyung. Taehyung bagaimana ? "
dengan wajah kesal dan terpaksa Taehyung menganggukkan kepalanya.
Dan pada akhirnya mereka duduk bersama bertiga karena kursi dekat Jennie masih kosong, Taehyung di sebelah kanan Jennie sedangkan Chanyeol duduk di sebelah kiri Jennie.
dalam hati Taehyung
" sialan , kenapa bisa bertemu dengan dia disini ! "
dalam hati Chanyeol
" aisssh, untung saja aku pergi ke bioskop untuk menemui Leeno jika tidak , mungkin aku tidak bisa bertemu dengan Jennie dan si cecunguk ini. maafkan aku Leeno aku membiarkanmu menungguku.... "
disisi lain , Leeno benar benar sedang menunggu Chanyeol untuk datang di cafe dekat bioskop.
Saat nonton bioskop , Jennie tiba tiba teriak karena terkejut hantu tiba tiba memenuhi layar kaca yang besar itu.
" KYAAAAAAAAAA!!!!!!!"
Taehyung dan Chanyeol langsung menitup i Jennie dengan tangan mereka berdua.
Seketika Jennie terkejut karena mereka melakukannya bersama sama untuk melindunginya.
" kamu tidak papa ? "
Taehyung dan Chanyeol bertanya secara bersamaan.
" aku takut karena tiba tiba hantunya muncul di sana , tapi maaf telah membuat kalian terkejut . "
" tidak papa kok wajar saja "
Ucap Taehyung
" aku juga sedikit terkejut sepertimu tadi "
Jam menunjukkan pukul 9 malam , setelah selesai menonton bersama Jennie pulang , tetapi ia pulang tidak bersama dengan Taehyung melainkan dengan Chanyeol.
" tapi... "
Ucap Taehyung
" benar kata Chanyeol , kebetulan rumah kami searah jadi aku pulang dengannya saja. "
kata Jennie
" benar , kalo begitu sampai jumpa "
ejek Chanyeol ke Taehyung
" sampai jumpa Taehyung , kamu hati hati dijalan ya... "
" iya , kalo sudah sampai rumah tolong kabari aku . mengerti ? "
Jennie menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
" baiklah ..."
Jennie berjalan pergi menyusul Chanyeol yang naik ke dalam bus.
" Aissshh!!! sialan , untuk apa anak basket ikut ikutan segala bukannya dia hanya bisa menggiring bola dengan tangannya saja ! "
Rencananya menyatakan perasaan pada Jennie gagal karena Chanyeol yang datang tiba tiba.
Jennie terlebih dulu turun karena rumah Chanyeol masih harus berhenti di 1 halte lagi.
" sampai jumpa Chanyeol "
melambaikan tangannya
" sampai jumpa "
melambaikan tangannya pada Jennie sambil tersenyum.
Sampain dirumah Jennie disambut oleh Irene yang masih berada di rumah Jennie.
" Sudah pulang !! bagaimana bagaimana kencan pertamamu dengan Taehyung tadi ??? "
matanya berbinar binar seakan akan ingin tahu hal baik dari Jennie.
" Lancar kok tapi..."
berjalan sambil melepaskan jaket dan tasnya
" tapi apa ? "
mengikuti Jennie yang duduk di atas kasur
" tapi tiba tiba Chanyeol datang dan menonton bersama kami "
" Kyak ! apa ! si tiang itu menonton denganmu dan Taehyung ??? "
" iya... "
" kau tidak menolaknya !!! "
Jennie menggelengkan tangannya.
" yhaa , bagaimana bisa kamu membiarkan dia mengganggu kencan perdanamu.. "
" ya aku tidak ada alasan untuk menolak Chanyeol karena Chanyeol juga temanku "
" bukan begitu Jennie!, kamu tidak lihat jika Chanyeol itu juga menyukaimu "
" ya aku tahu kok "
" lalu jika kamu tahu , kamu mau pilih yang mana ? Taehyung apa Chanyeol si tiang listrik itu ? "
tanya Irene.
" entahlah .... "
berbaring di kasur.
Irene juga mengikuti Jennie dan berbaring di samping Jennie.
" sudah kubilang , untuk apa menanti orang yang tidak peduli padamu. entahlah siapapun orang yang kau tunggu itu , diakan jauh disana dan katamu sudah sebulan atau hampir 3 minggu tidak menghubungimukan ? "
Jennie menganggukkan kepalanya.
" bodoh ! jangan menanti orang yang tak pasti untukmu , diusia kita ini seharusnya kita itu menikmati hidup dalam percintaan yang membara kenapa kamu malah tetap begitu begitu aja... cobalah buka hati untuk salah satu dari mereka , menurutmu siapa yang paling nyaman saat didekatmu. sudahlah aku mau tidur saja "
" kamu mau menginap disini ? "
" iya , lagian males banget aku pulang "
" yasudah , selamat tidur "
Jennie pergi ganti baju dan mencuci mulanya sebelum tidur.
Ia mengaca sambil membersihkan mukanya.
" membuka hati ya... benar aku harus mencobanya "
tiba tiba hpnya berdering , telefon masuk dari Taehyung.