
Taehyung membukakan pintu mobil untuk Jennie
" terimakasih\~"
ucap Jennie
Taehyung mengajak Jennie untuk pergi menikmati malam , mereka memilih untuk pergi ke suatu tempat di pusat kota.
" sudah sampai , kemarilah "
ajak Taehyung
saat melangkahkan kakinya keluar , Jennie terpana melihat indahnya langit malam kota Seoul
" uwaaa, bagaimana kamu bisa tahu ada tempat seindah ini disini ? "
" entahlah , karena aku sudah terbiasa dengan kesepian . sepertinya aku selalu bisa menemukan banyak tempat nyaman untuk menyendiri "
" menyendiri ? bukankah teman temanmu banyak ? "
tanya Jennie
" iya , bukan sekarang tapi jauh beberapa tahun yang lalu "
" emm... apakah kali ini kamu juga merasa kesepian ? "
" tentu saja tidak , sekarang aku memilikimu , memiliki beberapa teman dekatku dan orang orang yang selalu mensupportku "
Jennie mengaggukkan kepalanya sembari tersenyum.
Jennie sangat menyukai tempat yang luas dengan udara yang berhembus, karena ia sangat menyukai kebebasan.
Mereka menghabiskan waktu untuk bercerita tentang apa yang terjadi kemarin hari ini ataupun bahkan membicarakan hal hal yang terlintas dipikirannya.
" hahahaha jinja?! kamu dulu pernah diejek karena tertawa ? "
tanya Taehyung
" benar , aku pernah diejek karena aku terlihat jelek ketika tertawa terlihat gigiku. apa iya ? "
Taehyung mendekat dan mengusap rambut Jennie
" um ?? "
" bukan jelek, mungkin temanmu hanya tidak mau mengakuiny saja. kamu sangat menggemaskan ketika tertawa dan kamu sangat manis ketika kamu sedang tersenyum.. jadi jangan pedulikan hal itu, mengerti ? "
" um-a, i-iya.."
Jennie tersipu malu karena Taehyung yang sedang menyanjungnya, dadanya juga bergetar ketika Taehyung mulai mengusap kepalanya.
" kalo dipikir pikir hal ini mengingatkanku pada hal itu..."
" tentang apa ? "
tanya Taehyung
" ah... tentang dimana saat kamu mengajakku melihat pemandangan sore kota Seoul , dan tiba tiba aku malah menangis. rasanya setelah hal itu terjadi , aku malu untuk menemuimu..."
" hahaha begitukah , lalu apakah kamu mengingat hal ini..."
Taehyung mendorong Jennie hingga ke tembok , lalu ia mengunci Jennie dengan tangnnya.
Kemudian Taehyung mengangkat dagu Jennie dan mereka saling berciuman.
deg deg...
Detak jantung Jennie berdetak secara kencang
" um, Ta-taehyung.."
" Ya\~"
sambil mendekatkan wajahnya ke Jennie
" jangan lakukan disini , aku malu.."
----------
Dirumah Irene
Irene terus membolak balikkan badannya diatas kasur.
" benar... aku harus mencaritahu siapa laki laki yang menolongku waktu itu! tapi bagaimana caranya aku menemukan dia ? aku tidak tahu namanya yang aku tahu dia hanya pergi ke seoul saja "
pikirannya kalut .
tak lama kemudian bel rumahnya berbunyi
dingdong...
" ah ! Jennie-ya ?? "
Irene pikir itu adalah Jennie , ia segera berlari membukakan pintu rumahnya dan..
" Jennie ! sedang apa kau malam malam main ke..."
belum menyelesaikan perkataannya , orang yang datang bukanlah Jennie melainkan Suho sang mantan kekasihnya.
Irene segera menutup pintu rumahnya, namun Suho berhasil menahan.
" Irene , tunggu aku ingin berbicara padamu... aku ingin menjelaskan padamu."
ucap Suho
" HYA! kau pikir kau ini siapa ! kita sudah tidak ada hubungan apapun lagi jadi tidak ada hal yang perlu kamu jelaskan apalagi untuk berbicara denganku!! "
" tidak Irene, kumohon dengarkanlah aku..."
" CUKUP ! kau pikir kau siapa bisa mempermainkan ku sesuka hatimu!! untung saja aku mengetahui hal jni lebih cepat, bagaimana jika aku benar benar memutuskan untuk menikah denganmu??!! ***** "
Irene menutup rapat rapat pintu rumahnya, sedangkan Suho tetap merengek rengek didepan pintu untuk meminta membukakan pintu.
" aarghhh!!!! aku bisa gila ! , dasar cowok bajingan yang tidak tahu malu, apa dia sudah tidak memiliki muka lagi sehingga berani menemuimu setelah apa yang telah dia lakukan kepadaku! selama ini aku buang buang waktuku saja , aku benar benar menyesalinya!! "
------
Setelah itu Jennie dan Taehyung saling bergandengan tangan. Taehyung memperlakukan Jennie dengan sangat baik dan hati hati, padahal Taehyung tidak perlu seperti itu padanya.
mengingat kejadian\~
" apa bibirmu sakit? "
tanya Taehyung
" ah-um... tidak.."
Jennie merasa malu oleh pertanyaan Taehyung , sedangkan Taehyung bertanya yang seakan akan sudah sering ia bertanya pada seseorang tentang hal itu, karena tidak ada rasa malu atau canggung sekalipun.
sepanjang jalan mereka bergandengan tangan, sesekali Taehyung mencium punggung tangan mungil Jennie.
Dalam Hati
" benar... aku sekarang sudah memiliki seseorang yang sangat baik padaku, memberikanku kasih sayang dengan penuh perhatian, selalu ada dan memelukku ketika aku sedang tidak baik baik saja. sudah seharunya ku melupakannya dan menjalin hubungan yang serius dengan Taehyung"
Setelah itu Taehyung mengantar pulang Jennie sampai depan rumahnya.
" terimakasih untuk hari ini "
Taehyung mencium kening Jennie sebelum pergi.
" uh?!! "
Kemudian Jennie segera turun dari mobil
" um..hati hati dijalan ya.."
Jennie melambaikan tangannya
" iya, selamat malam sayang. "
ucap Taehyung sebelum pergi.
Jennie masuk ke dalam kerumah dengan hati yang berbunga bunga.