
2 hari kemudian,Jungkook pergi dengan berjalan kaki , karena tempatnya tidak jauh dari Univ hanya memeakan waktu 5-10menit untuk tiba.
" tunggu! "
dari arah belakang Yerin berlari dan langsung mencengkram pundak Jungkook
" hyaa! lepaskan kebiasaan tanganmu memegangku dengan sembarangan ! "
Jungkook berteriak
" aigooo , bapak ini kaku sekali atau jangan jangan kau mengidap penyakit Mysophobia ya ? ish ish ish "
ucap Yerin sambil melepaskan tangannya
Jungkook menghiraukannya dan tetap berjalan
Sesampainya masuk di Univ dia langsung pergi ke kantor untuk menemui kajurnya.
" Selamat pagi , permisi saya adalah murid transfer baru di Univ ini mohon bimbinganya .."
ucap Jungkook sambil menundukkan kepalanya
" oh kalian berdua sama ya ? masuk masuk... "
tutur Kajur
Jungkook tidak mengerti maksud dari kajurnya hingga Yerin yang di belakangnya mengeluarkan suara
" baik pak..."
Jungkook menoleh ke arah Yerin , dan Yerin mengedipkan satu matanya 1x.
" blink! "
kedipan
Jungkook dan Yerin duduk bersama , kajur menjelaskan tentang informasi informasi penting seperti peraturan peraturan selama sekolah disana , tentang pembayaran uang persmesternya , tentang fasilitas fasilitas dan mata pelajaran yang wajib di ikuti.
" apakah ada pertanyaan ? "
" em pak saya mau tanya , dimana tempat kafetarianya ..."
tanya Yerin
Setelah diberi tahu Jungkook dan Yerin keluar dari ruangan.
" tidak habis fikir bagaimana seseorang seperti kau mengambil jurusan psikolog.."
ucap Jungkook
" hah kau ini tidak tahu kondisi ya , kalau aku tidak bicara seperti itu kita tidak keluar dari ruangan dengan cepat! berhubung kelas kita sama , yok cari bareng bareng kelasnya"
ucap Yerin
" cari saja sendiri "
saat Jungkook membalikkan badanya dari kejauhan ia mendengar suara ramai ramai
" ada apa tuh "
Ternyata mereka sedang melihat Jennie dan Irene sedang berjalan , seketika para laki laki heboh .
" waaah mereka berdua cantik sekali, tapi bukankah cewek yang pakai jacket hitam itu adalah anak dari Univ kita ? bagaimana kalo kita samperin saja mereka-?????? "
saat Yerin menoleh ke belakang , ia sudah tidak melihat Jungkook.
" kau ternyata sudah pulang ya , kukira akan lama..."
ucap Jennie
" ah entahlah apa yang orang tua ku pikirkan tentangku, dia berpura pura sakit hanya untuk melihatku pulang kerumah dan menjodohkanku dengan anak temannya."
" hahaha lalu jangan bilang kau kabur ya ? "
" tentu saja , subuh aku sudah bangun dan pergi melarikan diri lewat jendela kamarku. ahh yatuhan kenapa hidupku begini!!!!!! "
" yang sabar aja , makanya kamu juga harus cepet move on dan pilih pria yang benar benar cocok untukmu.. "
" aha!!! aku ingat , ini benar benar membuatku terkesan . kamu tahu saat aku berjalan mau naik ke kereta ada orang yang mengambil tasku... "
cerita Irene
" lalu ? kau baik baik saja kan ? apakah kamu kehilangan ponsel dan dompetmu ? "
tanya Jennie yang cemas
" tidak tidak , ada seseorang yang dengan berani mengambilnya dari pencopet itu dan memberikan padaku ... kyaaaa!!! dia juga membantuku berdiri kyaaaaa!!!! "
Irene histeris
" akh telingaku sakit ! diamlah "
" kyaaaaa!!!!! sepertinya aku jatuh cinta padanya kyaaaa!!!!"
" ada apa ini , sepertinya ada hal bagus "
tanya Taehyung
" Taehyung.. "
" Selamat pagi Jennie "
tersenyum pada Jennie
" selamat pagi Taehyung..."
tersenyum pada Taehyung
" ukh! "
Irene merasa tersingkir melihat cahaya kedua wajah mereka.
" haaah masih pagi , kalian ini membuatku iri saja. kalian pergilah aku akan kekelas terlebih dulu .. bye.. "
ucap Irene