
Jennie pergi ke Cafe dekat kampus mereka berada bersama dengan Yeri.
" mm... "
Yeri sedang memilih menu di papan menu
" moccachiato latte cream , es batunya sedikit saja "
Ucap Jennie
" baik "
" Aku bingung karena aku baru pertama kali kesini, kau ada refrensi menu yang enak tidak ? "
bertanya pada Yeri
" kau suka yang bagaimana ? Coklat , Matcha , Redvelvet atau apa ? "
" Red velvet !!"
" oh oke , velvet cream cookies 1 . ini kartunya..:"
" ah tidak usah Jennie , ini uangku.. "
Jennie menahan uang Yeri dan menyuruhnya untuk memasukkan kembali ke dalam dompet.
Setelah itu minuman jadi dan mereka memilih tempat duduk.
" terimakasih Jennie karena sudah mentraktirku minum, padahal tadi aku yang mengajakmu terlebih dahulu..."
" seharusnya aku yg berterima kasih, anggap saja itu untuk rasa terima kasihku padamu"
" ah... "
Yeri menatap Jennie
" um.. ada apa Yeri ? "
tanya Jennie yang kebingungan dengan maksud tatapan yg diberikan Yeri
" tidak , hanya saja kau cantik sekali "
" kau jauh lebih cantik Yeri "
" tidak tidak, jika aku cantik mungkin saja orang yang sedang aku sukai juga menyukaiku huff "
" ahhhaha , kau ini sangat blak blakan ya... semua orang pasti pernah mengalaminya walaupun sekali seumur hidupnya , jadi tenang dan jangan bersedih "
" apakah kau juga pernah mengalaminya Jennie ? "
tanya Yeri
" um... "
Jennie lalu menganggukkan kepalanya
" ahh..tapi itu dulu, sekarang aku sudah berhasil melupakanya .... walaupun agak sulit sih hehe , maaf jadi curcol "
" wah serius!!!?? orang itu pasti menyesal karena telah melepaskam orang sepertimu ! "
Jennie lalu terkekeh melihat Yeri
" hahaha , aku harap juga begitu "
mereka menghabiskan waktu bersama sama di cafe tersebut , tanpa sadar hari sudah mulai malam.
" sudah larut, aku harus pulanh terlebih dahulu "
ucap Jennie
" aku juga mau pulanh untuk mengerjakan tugas kelompok, tanpa sadar kita membicarakan banyak hal dan lupa waktu. "
" iya, tapi sebelum pergi... boleh minta akun idmu ? aku ingin berteman denganmu "
tanya Jennie
Mata Yeri langsung berbinar binar , ia sangat semangat ia lalu merai hp Jennie dan menuliskan idnya .
" jangan lupa kirim pesan padaku ya, aku akan menunggumu ... bye Jennie!! "
Yeri melambaikan tangannya dan pergi menaiki bus.
Jennie juga membalas lambaian tangan dari Yeri, ia lalu berceletuk
" lucunya\~ "
Keesokan harinya\~
Di kampus
" haaah hari ini entah kenapa aku malas sekali kekampus ..."
ucap Irene
" hai Irene..."
" hai Jenniee "
" selamat pagi "
" hai...."
orang orang yang sedang menyapa Jennie dan Irene
" iya selamat pagi..."
Jennie tersenyum menyapa balik
" hyaaa kau dengar aku bicara apa enggak sih?? "
" iya aku dengar kok."
" kalo begitu yuk bolos kelas untuk hari ini gimana ? "
ajak Irene
" emm... "
Jennie sedang berfikir
Dari kejauhan Jennie melihat Yeri sedang melambaikan tangan padanya
" memang kita mau kemana ? "
tanya Jennie
" kemana saja, kita bisa pergi berbelanja , membeli makanan , pergi ke karaoke , minum soju atau pergi ke stand photobooth "
jelas Irene
" baiklah, let's go!!!!!!! "
Jennie menarik Irene dan berlari ke arah Yeri
" ah ... hai Jen... "
Yeri belum menyelesaikan perkataannya, tangannya di genggam dan ditarik oleh Jennie.
" kyaaak.!!!!!!!??"
Yeri terkejut
mereka bertiga berlari bersamaan.
Sampai di depan kampus tangan Jennie melambaikan ke taxi yang sedang lewat, lalu mereka bertiga masuk kedalam taxi.
" pak jalan ! "
didalam taxi irene terus memandang Jennie dengan tatapan tajam
" ah...!!"
Jennie tahu maksud dari tingkah Irene , seolah oleh isi kepala Irene terbaca Jennie
" siapa dia ? kenapa dia ikut ? bukankah dia yang menabrakmu!!!!??? sejak kapan kalian berteman ? ah bukan'!!! maksud aku , sejak kapan kalian dekat ???!!!!! "
Jennie merasa terbebani dengan pandangan Irene , lalu Jennie menjelaskan.
" Irene kenalin dia Yeri dan Yeri kenalkan dia Irene temen ku satu satunya, ah bukan maksudnya aku adalah temen satu satunya yang Irene punya "
" ah hai salam kenal , Irene "
Yeri bersikap ramah , karena pad dasarnya dia anak yang super humble
" aishh , kau tidak menjelaskan padaku sejak kapan kalian menjadi dekat ? "
ucap Irene
" kami mulai dekat kemarin malam, oh ya aku belum cerita ya kalo aku bla bla bla....."
Jennie bercerita tentang kejadian kemarin dan tentang bagaimana dia dan Yeri bisa akrab.