
Jungkook terdiam .
" Jungkook , kenapa kamu melamun ? "
Tanya Jennie yang sedikit keheranan
" kau tidak suka ya dengan berita yang aku berikan ? "
Jennie langsung cemberut karena reaksi Jungkook.
" tidak, aku sangat senang mendengarkan berita ini.. bukankah ini adalah hal yang kamu nanti nantikan ? "
" kyaaa benar! Kamu memang yang paling mengerti aku . Ayo sepulang kuliah makan bersama, aku akan traktir makan sepuasnya untukmu "
" baiklah "
Jungkook merasa sedih karena mendengar Jennie akan pergi ke Seoul meninggalkannya.
Namun Jungkook tidak bisa menghalangi mimpinya yang Jennie impikan sejak masih kecil.
Sepulang kuliah\~
Di rumah makan.
" makananya sudah datang silahkan dinilmati "
" terimakasih.."
Ucap Jennie.
" kamu tidak seharusnya memesan makanan sebanyak ini.. "
" aku sangat bersemangat , hari ini nafsu makanku sangat besar jadi aku akan menghabiskannya "
" benar benar... sejak kapan kamu tidak memikirkan berat badanmu "
Tanya Jungkook yang keheranan
" hanya kali ini saja kok hehehe... selamat makan kookie , nyaaam "
" yaaa.. pelan pelan makannya "
Jennie menganggukkan kepalanya dengan makanan penuh di dalam mulutnya.
" aih.. ya selamat makan Jennie "
Sesampainya dirumah , Jungkook mengingat perkataan Jennie pada saat di depan kelas.
" aku dapat beasiswa ke Universitas Korea ! Yeaaaayyyyyy! Aku sangat bahagia , karena disana ada kelas ballet yang bisa mengantarkanku ke internasional ... Jungkook aku sangat senang sekali... "
Jungkook menghela nafas
Ia masih tidak bisa membayangkan bagaimana jika dirinya jauh dengan Jennie.
Tanpa terasa satu bulan telah berlalu.
Jennie sangat gembira mengingat kurang 3 hari lagi dia akan berangkat dan menjadi mahasiswa di Universitas ternama di Seoul.
" Jungkook ! Bagaimana jika kita selama 3 hari pergi kemanapun bersama ? "
" untuk apa ?! "
" yhaaa tentu saja aku akan sangat merindukanmu nantinya , jadi mari kita pergi sebelum aku berangkat. Mengerti! "
" kan bisa vidiocall jika kamu kangen padaku "
Jennie melempar boneka pada Jungkook yang terus saja melihat pada layar hpnya.
" hyaaa..!! "
Jungkook berteriak karena terkejut.
Melihat Jennie yang memanyunkan bibirnya , lalu Jungkook mendekati Jennie dan mengelus rambut Jennie.
" baiklah ayo kita pergi "
Jungkook dan Jennie menghabiskan waktu bersamanya selama 3 hari. Mereka pergi ke bioskop , bermain di game zone , makan di tempat tempat favorit mereka , mencoba photoboot bersama , pergi ke taman dan yang terkahir adalah menikmati laut di sore hari.
Mereka melihat pemandangan sunset di pantai sambil duduk di hamparan pasir.
" akhirnya besok aku akan pergi... "
Jungkook hanya diam
" emm.. Jung..kook.. ada hal yang ingin aku sampaikan .."
Jungkook menoleh
" hal apa yang ingin kamu sampaikan? "
" sebenarnya.. aku.. aku..."
Tiba tiba ombak meluap dan jatuh hingga menimbulkan suara yang kencang, sehingga apa yang di sampaikan Jennie tidak terdengar oleh Jungkook.
" maaf bisakah kamu ulangi lagi, aku tidak mendengarnya dengan jelas "
Jennie langsung malu karena kata kata yang terucap dari mulutnya tidak sampai ke telinga Jungkook.
" tidak.. tidak jadi, matahari sudah terbenam , jadi ayo pulang "
Jennie berdiri dan membersihkan bajunya lalu berjalan dahulu meninggalkan Jungkook yang masih duduk di pasir.
Wajahnya langsung memerah ketika Jennie pergi. Sebenarnya Jungkook samar sama mendengar suara Jennie saat Jennie sedang menyatakan perasaanya .
" emm..Jung..kok... ada hal yang ingin aku sampaikan... sebenarnya..aku...aku... menyukaimu "
Jungkook sangat terkejut hingga ia refleks bilang tidak mendengar apa yang dikatakan oleh Jennie, ia tidak ingin Jennie terlebih dahulu menyatakan perasaannya daripada dirinya.
Disisi lain , dadanya masih berdebar debar karena telah mengungkapkan perasaannya pada Jungkook.
" SIAL!!!! Ombak sialan ! "
Sambil menendang pasir.