DIRTY

DIRTY
2.4




Setelah Irene pulang , Jennie menelfon nomer Jungkook.


" Jungkook kamu ini kenapa sih ! kenapa kamu tidak pernah menghubungiku ?!!! apakah kamu sudah tidak menganggapku lagi ???!!! nyebelin nyebelin nyebelin!!!! "


Jennie berteriak teriak di telefon


" em.. halo? "


terdengar suara wanita mengucap halo


Jennie terkejut dan langsung mematikan telfon Jungkook


" eh ! halo ? halo ? "


cewek itu terus mengatakan halo di dalam telfon


" ah, sepertinya dia pacarnya ... lalu bagaimana aku bisa menemukan pemilik hp ini jika tidak tahu kata sandinya ? "


seseorang menemukan hp milik Jungkook yang terjatuh.


Disisi lain , Jennie terkejut karena yang mengangkat telfonnya adalah suara wanita.


Ia seakan akan langsung menyimpulkan jika itu adalah pacar Jungkook , dan alasan Jungkook tidak pernah menghubunginya akhir akhir ini dikarenakan dia sudah memiliki pacar.


Jennie menangis tersedu sedu , karena ia masih tidak bisa melihat Jungkook memiliki pacar. Karena selama ini Jennie tahu jika Jungkook dan dirinya sama sama tidak memiliki pacar untuk waktu yang sangat lama.


" aku pikir dia tidak akan melupakanku, aku pikir aku spesial di matanya karena dia memperlakukan ku dengan beda dari yang lain , aku pikir Jungkook juga menyukaiku seperti aku menyukainya... nyatanya benar apa yang dikatakan Irene , aku harus melupakannya . semakin aku memikirkannya semakin aku merasa sakit.. hiks "


Jennie tertidur akibat kelamaan menangis.


Keesokan harinya.


Jungkook masuk ke ruangan dekan untuk meminta suarat surat transfer mahasiswa , saat Jungkook masuk seseorang wanita menatapnya.


" loh kamu... "


Setelah mereka mengambil berkas berkas , Jungkook pergi. Sebelumnya Jungkook menghiraukan wanita itu yang mencoba mengajaknya bicara dan langsung pergi ketika mendapatkan berkas.


Namun wanita itu tidak menyerah dan terus mengejar Jungkook.


" tunggu !!! "


hingga perempuan itu menarik jacket yang dikenakan Jungkook .


" kubilang tunggu ! kau ini tuli ya "


Jungkook berhenti


" lepaskan tanganmu dari jacketku! "


" aisssh ! "


saat Jungkook akan melangkah wanita itu mencegah


" hyaa ! tunggu "


wanita itu mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya dan ternyata itu adalah hp milik Jungkook yang terjatuh semalam.


" kau semalam menjatuhkannya di dekat halte bus , saat aku ingin mengejarmu aku tertinggal busa yang kau naiki. nih ambil "


Jungkook langsung mengambil dan pergi tanpa terimakasih


-------


Saat dikelas Irenw terkejut melihat mata Jennie yang sembab.


" kyaAaaayyaaa monster "


" apa sih teriak teriak "


menyandarkan kepalanya di meja


" ada apa dengan matamu ? "


Irene khawatir dengan keadaan Jennie


" tidak apa apa , tolong jiko dosen datang bangunkan aku "


" aisssh selalu saja tidak mau bercerita "


Setelah selesai kelas Chanyeol menghampiri Jennie dan membawakan minuman dingin.


Chanyeol menempelkan minuman dingin itu di pipi Jennie.


" hai sedang apa ? nih minum "


Jennie mengangkat kepalanya


" ah terimakasih "


" kenapa pakai kacamata hitam didalam ruangan ? "


" kamu penasaran ? "


" ya ? "


saat Jennie membuka kacamatanya Chanyeol terkejut melihat lingkaran mata hitam dan sembab.


" astaga Jennie , apa yang terjadi padamu ? kamu menangis semalaman ? karena siapa ? Taehyung sisialan itu !!!?"


" bukan , kenapa tiba tiba Taehyung sih "


" kemarin kan kamu pergi dengannya "


" bukan karena itu , aku kehilangan teman yang sangat berarti untukku . aku sedari kecil tumbuh besar bersamanya dan baru kali ini aku terpisah dengannya... huaaaa "


Chanyeol mengusap air mata Jennie


" sudah jangan menangis lagi , lihatlah wajahmu seperti monster "


ucap Chanyeol


" monster ? "


ia teringat dengan Irene yang berteriak


" aissshh , kita temankan ? kuharap kamu tidak pernah meninggalkanku sepertinya "


Chanyeol terpaku saat Jennie menyebut kata teman


" ah yaaa... "


Sepertinya Chanyeol harus menunda menyatakan perasaanya pada Jennie yang hanya menganggapnya sebagai teman.