
Setelah Irene pulang , Jennie menelfon nomer Jungkook.
" Jungkook kamu ini kenapa sih ! kenapa kamu tidak pernah menghubungiku ?!!! apakah kamu sudah tidak menganggapku lagi ???!!! nyebelin nyebelin nyebelin!!!! "
Jennie berteriak teriak di telefon
" em.. halo? "
terdengar suara wanita mengucap halo
Jennie terkejut dan langsung mematikan telfon Jungkook
" eh ! halo ? halo ? "
cewek itu terus mengatakan halo di dalam telfon
" ah, sepertinya dia pacarnya ... lalu bagaimana aku bisa menemukan pemilik hp ini jika tidak tahu kata sandinya ? "
seseorang menemukan hp milik Jungkook yang terjatuh.
Disisi lain , Jennie terkejut karena yang mengangkat telfonnya adalah suara wanita.
Ia seakan akan langsung menyimpulkan jika itu adalah pacar Jungkook , dan alasan Jungkook tidak pernah menghubunginya akhir akhir ini dikarenakan dia sudah memiliki pacar.
Jennie menangis tersedu sedu , karena ia masih tidak bisa melihat Jungkook memiliki pacar. Karena selama ini Jennie tahu jika Jungkook dan dirinya sama sama tidak memiliki pacar untuk waktu yang sangat lama.
" aku pikir dia tidak akan melupakanku, aku pikir aku spesial di matanya karena dia memperlakukan ku dengan beda dari yang lain , aku pikir Jungkook juga menyukaiku seperti aku menyukainya... nyatanya benar apa yang dikatakan Irene , aku harus melupakannya . semakin aku memikirkannya semakin aku merasa sakit.. hiks "
Jennie tertidur akibat kelamaan menangis.
Keesokan harinya.
Jungkook masuk ke ruangan dekan untuk meminta suarat surat transfer mahasiswa , saat Jungkook masuk seseorang wanita menatapnya.
" loh kamu... "
Setelah mereka mengambil berkas berkas , Jungkook pergi. Sebelumnya Jungkook menghiraukan wanita itu yang mencoba mengajaknya bicara dan langsung pergi ketika mendapatkan berkas.
Namun wanita itu tidak menyerah dan terus mengejar Jungkook.
" tunggu !!! "
hingga perempuan itu menarik jacket yang dikenakan Jungkook .
" kubilang tunggu ! kau ini tuli ya "
Jungkook berhenti
" lepaskan tanganmu dari jacketku! "
" aisssh ! "
saat Jungkook akan melangkah wanita itu mencegah
" hyaa ! tunggu "
wanita itu mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya dan ternyata itu adalah hp milik Jungkook yang terjatuh semalam.
" kau semalam menjatuhkannya di dekat halte bus , saat aku ingin mengejarmu aku tertinggal busa yang kau naiki. nih ambil "
Jungkook langsung mengambil dan pergi tanpa terimakasih
-------
Saat dikelas Irenw terkejut melihat mata Jennie yang sembab.
" kyaAaaayyaaa monster "
" apa sih teriak teriak "
menyandarkan kepalanya di meja
" ada apa dengan matamu ? "
Irene khawatir dengan keadaan Jennie
" tidak apa apa , tolong jiko dosen datang bangunkan aku "
" aisssh selalu saja tidak mau bercerita "
Setelah selesai kelas Chanyeol menghampiri Jennie dan membawakan minuman dingin.
Chanyeol menempelkan minuman dingin itu di pipi Jennie.
" hai sedang apa ? nih minum "
Jennie mengangkat kepalanya
" ah terimakasih "
" kenapa pakai kacamata hitam didalam ruangan ? "
" kamu penasaran ? "
" ya ? "
saat Jennie membuka kacamatanya Chanyeol terkejut melihat lingkaran mata hitam dan sembab.
" astaga Jennie , apa yang terjadi padamu ? kamu menangis semalaman ? karena siapa ? Taehyung sisialan itu !!!?"
" bukan , kenapa tiba tiba Taehyung sih "
" kemarin kan kamu pergi dengannya "
" bukan karena itu , aku kehilangan teman yang sangat berarti untukku . aku sedari kecil tumbuh besar bersamanya dan baru kali ini aku terpisah dengannya... huaaaa "
Chanyeol mengusap air mata Jennie
" sudah jangan menangis lagi , lihatlah wajahmu seperti monster "
ucap Chanyeol
" monster ? "
ia teringat dengan Irene yang berteriak
" aissshh , kita temankan ? kuharap kamu tidak pernah meninggalkanku sepertinya "
Chanyeol terpaku saat Jennie menyebut kata teman
" ah yaaa... "
Sepertinya Chanyeol harus menunda menyatakan perasaanya pada Jennie yang hanya menganggapnya sebagai teman.