Dimension Chaos S1 (Rise Of The Light And Darkness)

Dimension Chaos S1 (Rise Of The Light And Darkness)
Catastrophe



Favsion berhasil menyelamatkan nyawa trio magi.Yakni Mely,Hitomi,dan Felika.


Saat ketiganya tersadar,Mereka berterima kasih kepada Favsion.Namun,yang ada di pikiran Favsion saat ini adalah mengalahkan Dhika yang telah ia tetapkan sebagai ancaman untuk alam semesta.


Keesokan harinya,Sekolah masih ditutup diakibatkan cuaca buruk yang belakangan ini melanda kota tersebut.Tidak ada pembawa cuaca yang mampu menjelaskan tentang perubahan cuaca yang terjadi begitu tiba-tiba tersebut.


Mely dan Favsion tengah duduk berdua di dekat jendela rumah yang tertutup sementara Felika dan Hitomi tengah menonton TV.


Favsion mendapati dirinya tengah dirangkul oleh Mely yang juga menyandarkan kepalanya di pundak Favsion, bersebelahan dengan kepala Favsion.


"Favsion-San.....Aku merasa.....Hidup ini jauh lebih berarti semenjak bertemu denganmu💕"


Mely membuka pembicaraan dengan topik pembicaraan yang tampaknya sedikit terlalu dalam.


"Benarkah begitu,Mely-San??"Tanya Favsion.Ia mendapat anggukan dari Mely sebagai jawabannya.


"Pada awalnya.....Aku mengira jika hidup menjadi keturunan iblis itu membosankan.Melihat siksaan seolah sudah seperti hal yang wajar, ditakuti karena kekuatan yang kumiliki,dan sebagainya.Tapi kamu membuatnya terasa berbeda, Favsion-San~💕" Jelas Mely sembari tersenyum kepada Favsion.


Namun senyumannya tersebut segera pudar saat ia melihat ke luar.Awan gelap bergulung-gulung di atas langit.Menutupi sinar matahari dan membuat suasana kota menjadi temaram.


"Ada apa, Mely-San??"Tanya Favsion dengan heran sembari ikut melihat ke luar.


Mely kemudian menjawab:"Favsion-San.....Kamu.....tau kan kalau ini bukan badai biasa....."


Mendengar penuturan dari Mely tersebut,Favsion sekali lagi melirik ke atas langit dari dalam jendela.Awan mendung tersebut memang tidak wajar karena saking gelapnya.Namun ada hal lain yang janggal dengan awan tersebut.


Favsion dapat merasakan,bahwa sekumpulan awan tersebut memancarkan aura yang sama dengan yang dipancarkan oleh iblis.


"Apa yang sebenarnya terjadi?Kenapa—"


Dan sebelum Favsion dapat menyelesaikan kalimatnya,Mely memotong.


"Favsion-San.....Itu adalah awan yang diciptakan oleh para katalis iblis....Dan dalam kurun waktu 24 jam dapat terjadi badai dahsyat yang disebut sebagai Catastrophe"


Favsion terkejut mendengar penuturan Mely.Hitomi yang tengah mengangkat jemuran karena mengira akan hujan kemudian menemui Mely dan ia berkata :"Mely.....Kau,sudah tau kan?"


Anggukan lainnya didapatkan oleh Hitomi sebagai respon dari Mely.


"Mereka.....Akan datang" Tiga kata yang Mely ucapkan tersebut cukup untuk membuat raut wajah Hitomi menjadi jauh lebih serius.


Dan tak berselang lama,Badai hebat pun terjadi.Angin kencang menerpa bangunan di seluruh kota.Tak sedikit dari bangunan dan rumah yang kehilangan atap dan bahkan jendelanya.


Banyak kendaraan yang terhambat dan ikut tertiup angin tersebut.Petir hebat juga menjadikan suasana saat itu kian mencekam.


Favsion dan yang lainnya berdiam di dalam rumah dan enggan untuk keluar seperti kebanyakan orang lainnya.


Dan sementara badai mengamuk di luar dan semua orang meringkuk di dalam rumah mereka dan berdoa agar badai segera berhenti,Favsion serta trio magi menyusun rencana antisipasi jika semua Raja Iblis benar-benar menampakkan diri mereka ke bumi.


"Jadi Favsion-San,Apa yang harus kita lakukan?Apa kita harus mengevakuasi semua warga kota ini sebelum pasukan Iblis tiba?"


Tanya Mely yang kemudian disusul dengan anggukan dari Hitomi.


"Kita akan coba lakukan yang terbaik untuk mereka...."Jawab Favsion yang tengah berpikir keras.


Dan belum sempat mereka berunding lebih lanjut,Terdengar suara sirine darurat kota yang meraung-raung disusul dengan peringatan evakuasi di kota tersebut.


Sontak Favsion dan yang lainnya melihat apa yang tengah terjadi di luar,Dan terlihat awan badai sudah mulai menghilang.Namun ada masalah baru yakni muncul begitu banyak bebatuan meteor yang membara turun ke darat.Semua orang panik dan kalang kabut.Lalu lintas macet seketika karena banyak orang yang ingin pergi dari kota tersebut.Bahkan sampai ada yang saling menabrak dan menyerempet kendaraan lainnya demi menyelamatkan diri.


Hujan meteor tersebut meluluhlantakkan bangunan-bangunan tinggi dan menjebol aspal-aspal jalanan.Benda di sekitarnya meleleh akibat suhu panas dari meteor tersebut dan mengubah kota tersebut menjadi neraka.


"Inikah.....Catastrophe?"



Kehancuran terjadi secepat kedipan mata.Dan tidak sampai disitu saja,Tak lama berselang terdengar suara orang-orang yang meminta pertolongan.


Sebagian suaranya teredam oleh ledakan dan suara hantaman.Sebagian lagi dapat didengar oleh Favsion dan yang lainnya.


"Ini....."


Favsion bahkan tidak dapat menjelaskan situasi yang terjadi dengan kata-kata.


"Sudah dimulai.....Para katalis api sudah selesai menciptakan Catastrophe mereka"


Mely menatap ke langit yang ditutupi asap hitam yang membumbung tinggi.Dan dari balik asap itu muncul seberkas cahaya yang terlihat seperti bara api.


Warnanya merah membara dan membuat suasana di seluruh penjuru kota menjadi panas dan terbakar.


Favsion mencoba mendapatkan penglihatan dari kota yang dipenuhi abu dan asap.Namun pemandangan yang dilihatnya membuatnya tercengang.



Pasukan iblis turun dari langit dengan rupa yang begitu mengerikannya.Senjata berlapis api yang menyala-nyala tergenggam di tangan mereka.


Aura mereka begitu mengerikan sehingga Favsion harus menjaga jarak dari mereka sejauh mungkin.


"Fa-Favsion-Senpai?!?!Apa itu?!"Felika terlihat panik saat melihat gerombolan iblis yang tak terhitung jumlahnya tersebut.Sebelum kemudian Hitomi meringkus Felika dan membawanya menjauh ke belakang.


"Mereka.....Banyak sekali....."Gumam Favsion sambil mengumpulkan kekuatan sihirnya untuk difokuskan menjadi serangan.


"Aku akan membantumu, Favsion-San...."Jawab Mely yang ada di sebelahnya dengan nada serius.


Favsion menoleh ke arah Mely.


"Lebih baik kamu lindungi Hitomi-San dan Felika-Chan di belakang,Mely-San....Aku tidak mau kamu terluka...."


Ujar Favsion.Namun Mely menolak dengan gelengan kepala dan menjawab :


"Ara~💕


Hitomi-San sudah lebih dari mampu untuk menjaga Felika-Chan dan dirinya sendiri"


Favsion merasa sedikit lega dan tersenyum tipis saat mendengar jawaban dari Mely.


"Kalau begitu,Ayo kita hajar mereka,Mely-San~💕"


Ujar Favsion sebelum kemudian melesat maju tepat ke arah gerombolan para iblis,Meninggalkan lintasan cahaya yang terang di belakangnya.Mely pun menyusul di belakang Favsion dengan jejak api yang terlihat serasi dengan lintasan cahaya yang Favsion tinggalkan saat ia melaju dengan kecepatan tinggi.


Dan mereka dengan cepat dapat menghabisi iblis-Iblis tersebut satu demi satu.Favsion mengandalkan kekuatan Dimension Traveler nya dan bertarung dengan tangan kosong dalam jarak dekat.


Sementara Mely memiliki pedang api besar yang menyala-nyala dan mampu menebas semua iblis yang berkerumun tanpa ampun.


Keduanya berhasil bertahan dari kepungan banyak iblis sampai kemudian sebuah serangan muncul dari atas berupa bola energi ungu yang meledak dengan dahysat ketika menghantam tanah.


Sontak itu membuat Favsion dan Mely terpaksa mundur dan menjaga jarak sambil melihat ke atas.


Terlihat 9 Raja Iblis yang duduk di 9 Tahta berbeda yang melayang di udara.


Dan kemudian di depan mereka terlihat sosok yang sudah Favsion dan Mely kenali.Yakni Dhika dan Lisa.



"Wow....Kukira mereka sudah mati~"


Favsion mengepalkan tangannya kuat-kuat karena amarahnya yang memuncak mendengarkan perkataan Dhika.Favsion menengadah ke atas dan balas menatapnya.



"Dhika....."


...[BERSAMBUNG]...