
Favsion dengan ragu-ragu menerima jabat tangan Hitomi.Dia bisa merasakan aura yang sangat familiar baginya.Namun Favsion memutuskan untuk mengabaikannya.
"Jadi.....Senpai.....Bisa bantu aku belajar sekarang di kamarku?"Tanya Felika sembari menggendong ranselnya menunjuk ke lantai atas dimana kamarnya berada.
Favsion menghela napas,lalu berkata:"Tentu Felika...."
"Kak Hitomi....Tolong....Buatkan Felika dan Favsion-Senpai minuman ya....Oh Felika boleh ambil cemilan yang ada di dapur deket kulkas itu gak?"Pinta Felika kepada Hitomi.
Hitomi mengangguk dan kemudian berpesan kepada Felika:"Iya boleh kok Felika....Abis makan di kamar bersihin ya...."
"Iya kak"Dan setelah Felika mengatakan hal tersebut,Felika langsung berlari menuju ke ruangan yang nampaknya adalah dapur lalu keluar dengan membawa toples berisi berbagai kue dan kudapan lainnya.
Dan beberapa menit kemudian,Favsion pun kini masuk ke kamar Felika dan itu mungkin adalah kamar gadis terimut juga yang pertama yang pernah Favsion masuki.
Bagaimana tidak?Nuansa kamar terlampau imut untuk kamar seorang gadis remaja.Boneka dan mainan yang nyaman untuk dipeluk bertebaran dan terlihat sebuah komputer antik yang tertata rapi di dekat sebuah laci.
Dan yang paling menakjubkan adalah,Kamar tersebut tidak terdapat debu sedikitpun yang berarti Felika membersihkannya secara rutin.
Felika kemudian menaruh kudapan yang dibawanya di sebuah meja kecil di tengah-tengah kamarnya.
"Favsion-Senpai.....ayo duduk disini...."Tawar Felika sembari menepuk-nepuk lantai berlapis karpet yang dimaksudkan sebagai tempat duduk Favsion.
Favsion hanya tersenyum tipis sebelum dirinya duduk dan bersila di lantai dengan ranselnya yang masih ada di punggungnya.
Felika kemudian meletakkan tas nya di meja belajarnya.Lalu mengeluarkan beberapa buku catatan dan buku pelajaran,dan kemudian Felika kembali kepada Favsion dan duduk di sebelahnya.
"Favsion-Senpai.....Bisa kita mulai?Felika gak sabar buat belajar dan paham materi ini untuk ujian hari Jumat....."Tanya Felika.
Favsion mengangguk dan mulai untuk mengajar Felika semua yang perlu dia ketahui tentang materi pelajaran.
Dan singkat cerita,Setelah 2 jam penuh terpaku dengan buku-buku pelajaran kelas 10,Felika kemudian meregangkan kedua tangannya ke atas sembari berkata:
"Haaahh....Senpai....Ternyata memang susah ya,tapi setelah Senpai mengajarinya aku jadi mulai mengerti...."
Favsion tersenyum kecil saat mendapat pujian tersebut,Dan itu juga merupakan pertanda jika dia harus pulang.
"Felika...."
"Oh....Sudah sore....Senpai pulang saja kalau Senpai mau....Felika mau mandi dulu...."Ujar Felika sebelum kemudian dia berdiri dari tempatnya duduk.
Felika merapikan buku-buku pelajarannya ke meja belajarnya sebelum kemudian membersihkan remah-remah kudapan yang tadi kami makan.
Favsion sedikit sungkan untuk pulang disaat dia belum banyak membantu,Namun Favsion tidak ingin pulang larut.
"Baiklah..... Felika-Chan....Kurasa sudah waktunya aku kembali pulang"Ujar Favsion sembari membetulkan posisi tas punggung yang bertengger di belakangku.
"Eeehh???Sekarang?"Tanya Felika seolah tidak percaya.
"Ya....Ini sudah lewat jam 5"Jawab Favsion memberikan alibinya.Dan Felika kemudian menoleh ke arah jam dinding di kamarnya.Sudah Pukul 17:15.
Felika kemudian berkata:"Ya....Senpai benar....Tapi terima kasih ya,karena sudah membantu Felika belajar.....Besok lagi ya...."
Favsion mengangguk kecil.Diapun keluar dari kamar Felika dan turun ke tangga.Dan saat ia hendak membuka pintu keluar,Hitomi menegurnya.
"Eh?Favsion?Sudah mau pulang..???"
Favsion menjawab:"Ya....Ini sudah cukup sore...."
"Aaaaa~
Tentu...... Hati-hati di jalan ya,Favsion...."Tukas Hitomi sebelum kembali memasak di dapur,membuat makan malam untuk dirinya dan Hitomi.
"Terima Kasih....."Dan setelah menjawab singkat seperti itupun,Favsion keluar dari rumah tersebut setelah memakai sepatunya yang ia lepas.
Favsion pun telah sampai di rumahnya.Ia mandi,makan,dan kemudian melepas penatnya dengan berbaring di atas ranjang.
Favsion memegangi dahinya dengan kedua tangannya,dia terus memikirkan perasaan janggal yang dia dapatkan saat mengunjungi rumah Hitomi dan Felika.
Favsion mencoba untuk tidak memikirkannya dan pergi tidur.Namun perasaan itu masih menghantuinya,Bahkan dalam mimpi.Sehingga membuat Favsion terbangun di tengah malam dengan matanya yang bercahaya dalam gelap,memancarkan warna biru laut yang memikat.
"Aku....Harus menyelidiki ini besok.....HARUS!" Ujar Favsion dalam hatinya sebelum kembali mencoba tidur.
...[BERSAMBUNG]...