Dimension Chaos S1 (Rise Of The Light And Darkness)

Dimension Chaos S1 (Rise Of The Light And Darkness)
Tangan Kanan Raja Iblis



Dhika langsung melemparkan semua bola energi sebanyak yang ia bisa ke arah Favsion.Dan dengan menghindar secara zig-zag,Favsion dapat menghindari semua serangan tersebut.Felika sendiri berlari menjauh dan tidak terkena dampak dari pertarungan tersebut.


Favsion segera mencari celah dari Dhika untuk menyerang dari jarak dekat.Dan Favsion juga menyerang dengan pancaran gelombang energi cahaya dari tangannya untuk mengalihkan perhatian Dhika.


Dhika kemudian mengelak ke samping,Dan disaat itulah Favsion melesat ke arah Dhika dan berhasil mendaratkan sebuah tinjuan di tubuhnya.


Dhika terpental beberapa meter ke belakang.Sebelum kemudian membuat gelombang tebasan dengan tangannya.Favsion mengelak dari semuanya dan gelombang serangan yang gagal mengenai Favsion tersebut langsung meledak begitu menyentuh tanah dan membuat kehancuran total di tempat tersebut.


Favsion kemudian bergerak cepat ke depan Dhika.Namun Dhika tidak mau tertipu trik yang sama lagi dan langsung menangkis pukulan yang akan Favsion lancarkan.


Mereka berduapun terlibat pertarungan bela diri jarak dekat dengan tangan kosong.Favsion diunggulkan karena dia memiliki pengalaman bela diri yang hebat.Dan karena itu,Favsion dengan cepat dapat menjatuhkan Dhika ke tanah dengan tendangan gaya gunting yang langsung membuat Dhika terjerembab ke tanah dan membuat tanah tempatnya mendarat retak dan pecah seketika.


Favsion merasa jika serangan tersebut cukup mematikan.Dan Favsion yakin jika manusia biasa akan mati hanya dengan salah satu pukulan atau tendangan kuat yang dia lancarkan sebelumnya.


Namun Dhika terlihat menyelimuti dirinya sendiri dengan aura kegelapan yang kuat sebelum kemudian bangkit kembali dengan seringai jahatnya yang menyeramkan.


Dhika kemudian berkata:"Lumayan....Lumayan......Aku jadi semakin tertarik untuk merebut jiwamu...."


"Tapi.... Pertarungan kali ini hanya untuk mengetes seberapa kuat kah dirimu....AHAHAHAHA!!!!Kita akan bertemu lagi....Dimension Traveler....Dan itu pasti"


Setelah mengatakan hal tersebut,Dhika pun menghilang lewat sebuah portal yang muncul dibawah kakinya.


Dan Favsion segera memanggil Felika yang bersembunyi di balik tembok di sebuah gang.


Namun tepat saat Felika sudah bersama dengan Favsion,Terdengar sirine polisi yang meraung-raung dari kejauhan dan semakin mendekat.


Favsion segera mengajak Felika untuk menjauh dan bersembunyi di sebuah gang yang jauh dan tersembunyi.Jalan tersebut segera di tutup dan dialihkan.Garis polisi melintang dari ujung kanan hingga kiri jalan yang telah hancur akibat ledakan.Favsion segera mengajak Felika untuk pulang ke rumahnya dan Favsion akan berada di rumah Felika dan Hitomi untuk sementara waktu untuk menghindari bertemu dengan polisi setempat.


Dan tentunya kedatangan Favsion disambut ramah oleh Hitomi dan juga Mely.Favsion kemudian dipersilahkan untuk duduk di sofa bersama Felika.Televisi dihidupkan oleh Mely dan diapun ikut bergabung dengan Felika dan Favsion.


Dan saat televisi dinyalakan, Terlihat sebuah saluran berita yang menayangkan kejadian ledakan misterius di gang yang sebelumnya dilewati oleh Favsion dan Felika.


Kawah yang cukup besar dan tersebar di seluruh bagian jalan terlihat begitu mengerikan.Dan pihak berwenang berasumsi jika hal itu adalah ulah dari ******* yang meneror dengan bom bunuh diri.Namun Polisi masih belum mengetahui apa motif dari para pelaku dan kasus tersebut masih dalam penyelidikan.


Favsion menarik napas lega karena polisi tidak melihat pertarungannya dengan Dhika,orang misterius yang ditemuinya di jalan sebelumnya.


Dan kemudian,Hitomi bertanya kepada Felika sembari menunjuk ke arah televisi yang menampilkan kembali kondisi jalan yang biasa dilalui Felika saat pulang sekolah :"Lho?Felika....Itu kan kamu sering lewat situ....Ada apa disana?"


"Itu lho Kak Hitomi....Tadi pas Felika dan Favsion-Senpai lewat situ....Kita papasan sama orang misterius...."Felika bercerita kepada kakaknya,Hitomi.


Seketika cerita tersebut membuat Mely berpaling dari televisi yang ditontonnya dan ikut bertanya :"Orang misterius???"


Hitomi terheran-heran dengan cerita Felika.Sementara Mely tampaknya terkejut dengan pengakuan Felika.Mely kemudian bertanya kembali :"Siapa nama orang itu??Kamu tau Felika-Chan? Favsion-San??"


"Dhika...."Jawab Favsion singkat tanpa memalingkan wajahnya dari televisi yang ditontonnya.Mely terkaget saat mendengar nama itu.


Mely kemudian berkata dengan sedikit gugup:"Fa-Favsion-San.....Apa kamu tau siapa yang baru saja kamu hadapi....."


Favsion menggelengkan kepalanya sambil menatap ke arah Mely lalu ia menjawab sekaligus bertanya:"Tidak....Memangnya siapa Mely-San???"


Mely kemudian menarik napasnya dalam-dalam sebelum kemudian berkata:"Dia....Adalah tangan kanan dari Raja Iblis Genos yang merupakan ayahku....Dan—"


"Tunggu.....Kamu....Anak Raja Iblis.....Mely-San???"Tanya Favsion tidak percaya.Mely mengangguk pelan.Sebelum kemudian melanjutkan penjelasannya.


"Favsion-San..... Kedatangannya ke bumi ini bukan pertanda baik....Dia pasti membuat kekacauan dan membuat banyak orang tidak berdosa mati di tangannya....."Tutur Mely.Raut wajah Favsion yang sedari tadi serius mengindikasikan jika dia tidak menganggap remeh lawan yang muncul kali ini.Favsion mungkin telah beberapa kali melawan beberapa bandit jalanan atau sekelompok berandalan.


Namun tangan kanan Raja Iblis adalah sesuatu yang berbeda.Favsion merasa jika dia baru saja menemukan lawan yang sebanding dengannya.


Dan baru saja Mely membicarakan tentang Dhika.Tiba-tiba di layar televisi yang mereka tonton,Muncul sebuah siaran berita terkini.Dan itu adalah sebuah siaran langsung.


Terlihat banyak polisi dan bahkan tentara berkumpul di luar sebuah gedung hotel.Sang reporter dengan sigap menanyai mereka semua tentang kejadian yang sedang berlangsung.


Mereka kemudian mengaku jika ada seseorang yang berada di dalam gedung hotel tersebut dan menghabisi banyak orang.Kini kelompok taktis anggota satuan militer telah dikerahkan untuk menangkap orang misterius tersebut dan menenangkan situasi.


Namun setelah cukup lama kelompok taktis tersebut berada di dalam dan tidak kunjung kembali,Anggota lain yang berada di luar mencoba menghubungi mereka lewat walkie talkie.Namun yang mereka dengar hanyalah suara teriakan ketakutan dan tembakan beruntun dari senapan yang mereka bawa.


Dan tiba-tiba,Sebuah ledakan terjadi di dalam gedung.Yang membuat struktur luar gedung di sekitar lantai 5 hancur lebur.


Favsion tidak dapat menonton saja dan membiarkan nyawa banyak orang dalam bahaya.Favsion akan menghadapinya.Dan saat Favsion hendak pergi, Ia dicegah oleh Felika.


"Se-Senpai mau kemana???Jangan kemana-mana....Felika takut...."Ujarnya dengan nada manja.Namun Favsion hanya tersenyum.


"Kamu tetap disini ya,Felika....Bersama Hitomi-San dan Mely-San.....Senpai mau menyelamatkan orang lain yang dalam bahaya di luar sana.


Menyadari jika ia takkan bisa menahan niatan Favsion yang baik untuk menyelamatkan nyawa orang banyak,Felika pun menuruti perkataan Favsion dan merelakannya pergi.


Sementara Favsion kemudian bergegas menuju ke lokasi gedung hotel tersebut.Ia memunculkan sepasang sayap yang mengkilat dan bercahaya layaknya kristal sebelum kemudian melesat terbang ke udara.Favsion terbang dalam kecepatan yang tak dapat dilihat oleh mata biasa.


Favsion sempat bergumam saat ia terbang di udara :"Aku akan melindungi orang-orang.....Aku harus melakukannya!"


...[BERSAMBUNG]...