
Dhika dan Favsion saling menatap dalam waktu yang cukup lama.Sampai kemudian salah satu Raja Iblis berdiri dari singgasananya dan menunjuk ke arah Mely.
"Mely.....Aku mengirimmu untuk menghabisi dua bersaudara itu....Bukan berteman dengan mereka!!"
Suaranya yang berat dan menggelegar memecah suasana dan cukup untuk menarik perhatian semua orang termasuk Mely.
"Aku tidak ingin melakukannya Ayah!Kita adalah saudara!Sesama iblis!Apa pantas membunuh satu sama lain?!?!"
Mely berseru demikian seolah ingin berteriak hingga suaranya serak.Favsion masih menatapi Raja Iblis yang rupanya adalah ayah dari Mely tersebut.
Sang Raja Iblis yang tidak lain adalah Genos sendiri sempat terdiam.Sebelum murkanya keluar dalam bentuk api merah yang menyelimuti sekujur tubuhnya.
"Dasar tak tau diri!!"
Raja Genos menyalurkan sebagian kecil dari api di tubuhnya tersebut ke tangannya dan menciptakan bola api yang segera ia lesatkan ke arah Mely.
Beruntung,Favsion segera bertindak dan menangkis bola api tersebut dengan tangan kosong dan ajaibnya,Tangannya tidak terluka sama sekali.
"Favsion-San?" Mely menatap Favsion yang mengedepaninya tersebut.
"Jangan khawatir Mely-San,Aku akan menyelesaikannya....."Ujar Favsion dengan nada suara yang berat dan berbeda dari sebelumnya.
"Menarik...."
Gumam Dhika sembari mengusap-usap dagunya sendiri.Ia tidak menyangka jika Favsion mampu menahan serangan dari salah satu Raja Iblis hanya dengan tangan kosong.
"Hoooo~
Jadi Dimension Traveler sudah benar-benar muncul ya?"
Celetuk salah satu Raja Iblis.
"Tidak buruk.....Hahahaha!!Tapi mana kaummu?!Apa kau akan sanggup menghadapi kami para Iblis hanya seorang diri?!"
Ujar Genos yang meremehkan Favsion.Dan Favsion kemudian menunjuk ke arah semua Raja Iblis sambil berkata :"Kalian tak pantas menyandang gelar sebagai Raja Iblis.....Tanpa bantuan Dimension Traveler lainnya pun,Aku bisa membinasakan seluruh ras kalian para iblis biadab dari dunia ini!!!"
Mendengar seruan dari Favsion,Delapan Raja Iblis lainnya kecuali Genos bangkit dari singgasana mereka.Masing-masing Aura mereka terasa kuat dan memberikan tekanan yang berat untuk Favsion.
Tetapi Favsion maju seorang diri dan tanpa ragu menerjang ke arah Genos dengan menghantamkan pukulan yang dilapisi sihir.
Genos memblokir serangan tersebut hanya dengan lengannya,Tetapi Favsion tidak kehabisan akal dan membentuk ratusan bola energi di belakangnya dan melontarkan semuanya ke arah Genos.
Dan meskipun sudah diserang bertubi-tubi dengan bola energi,Genos tetap bisa mengatasinya.Dan kini Favsion dikepung oleh delapan Raja Iblis lainnya dari delapan penjuru.
Masing-masing dari Raja Iblis tersebut langsung melancarkan serangan mereka ke arah Favsion.
Tapi berkat kelincahannya,Favsion dapat menghindari semua serangan tersebut sekaligus dan bahkan memunculkan sayap kristalnya yang bercahaya disaat-saat kritis.
"Dasar Dimension Traveler Naif!!!!"
Seru Raja Iblis Lucifer yang mulai tersulut amarah.Kemudian ia mengeluarkan senjatanya berupa tombak berlapis api yang kemudian dilemparkan ke arah Favsion.
Favsion mengira jika ia akan dapat dengan mudah menghindari serangan tersebut.Namun kemudian tombak api tersebut berlipat ganda dan dalam waktu singkat,Favsion dikelilingi oleh tombak api yang siap menghujaminya.
Namun disaat-saat genting seperti itu,Pikiran Favsion justru terlontar ke sebuah tempat di garis waktu yang berbeda.Ia samar-samar melihat beberapa Dimension Traveler mengelilinginya.Dan salah satu dari mereka yakni gadis Dimension Traveler berambut agak pirang dengan lingkaran cahaya biru di kepalanya mendekati Favsion dan membisikkan kata-kata dengan suara yang terasa familiar bagi Favsion.
"Kamu,Adalah kebanggaan keluarga Infinite"
Pandangan Favsion memburam dan kembali lagi seperti semula.Dan kini ia melihat semua tombak api tersebut telah dilesatkan bersamaan dan saat semua tombak api tersebut hampir menusuknya,Sebuah ledakan energi tercipta dari tubuh Favsion dan menghempaskan semua tombak api tersebut layaknya tusuk gigi yang beterbangan.
"Apa-apaan itu?!?!"
Lucifer terkejut karena salah satu serangan pamungkasnya berhasil dipatahkan.
Favsion merasakan aliran energi yang belum pernah ia rasakan sebelumnya,namun terasa familiar baginya.
"Kekuatan Dimension Traveler berasal dari alam semesta yang tiada batasnya,Bintang yang tak terhitung jumlahnya,dan tiap kehidupan yang ada."
Terdengar suara yang pernah Favsion dengar di waktu-waktu sebelumnya dan itu menggema di pikirannya.
Dan Favsion berhasil membuka potensi baru dalam dirinya yang membuatnya kini memiliki peluang untuk mengalahkan para Raja Iblis.
Kesembilan Raja Iblis yang dipenuhi kemurkaan kemudian menyatukan kekuatan mereka dan menjadi sosok mengerikan berukuran raksasa.
...
...
Kekuatan mereka kini meningkatkan pesat.Namun Favsion tetap yakin akan kekuatannya dan memfokuskan kekuatannya pada kedua tangannya.
Monster hasil gabungan raja Iblis tersebut menggeram dengan suara yang menakutkan dan menghujani Favsion dengan lahar dan batuan panas.
Favsion melapisi dirinya sendiri dengan lapisan sihir pelindung sebelum kemudian melesat langsung ke arah monster tersebut.
Favsion mulai mencoba berbagai serangan fisik seperti pukulan dan tendangan.Namun semua serangan tersebut hanya membuat monster tersebut semakin murka dan menghembuskan api dari mulutnya.
Dan disaat Favsion tengah kewalahan, Terlihat sebuah pancaran cahaya berwarna kuning cerah yang cukup besar melesat dan berhasil menembus kepala monster tersebut.
Dan setelah Favsion menoleh,Rupanya serangan tersebut berasal dari Felika yang membawa sebuah busur sihir di tangannya.
"Kami akan membantumu,Senpai!!"Seru Felika.
Keduanya menyelaraskan kekuatan satu sama lain dan kemudian sebuah pancaran cahaya muncul dari pedang keduanya,Membuka sebuah gerbang portal kuno yang memunculkan sesosok setinggi 20 meter.
Mely dan Hitomi kini juga telah menyatukan kekuatan dan pikiran mereka untuk membantu Favsion mengalahkan monster gabungan Raja Iblis tersebut.
"Ara~
Hitomi-San.....Kita harus membantu Favsion-San segera..."
Ujar Mely sembari memandangi Favsion yang sedang menghadapi monster tersebut seorang diri.
Kemudian Hitomi menjawab :"Yah,Kita lakukan seperti dulu...."
Dan dengan menggabungkan energi mereka,Mely dan Hitomi mampu mengendalikan makhluk yang disebut sebagai "Ancient Guardian" tersebut dan menggunakannya untuk membantu Favsion melawan monster tersebut.
Dan dengan bantuan dari Felika,Mely,dan Hitomi.Favsion kini semakin yakin jika ia dapat mengalahkan monster jelmaan dari kesembilan Raja Iblis tersebut.
Pada awalnya, Monster tersebut terlihat tangguh.Ditambah kemampuan regenerasinya yang cepat.
Namun terbukti,setiap serangan yang dilancarkan oleh Favsion dan Felika berhasil melemahkannya.Serangan Favsion adalah energi cahaya sementara Felika menggunakan energi sihir suci pada anak panahnya yang merupakan lawan alami dari Iblis.
Namun Felika bisa menggunakan kekuatan suci meskipun ia adalah setengah iblis.Dan ditengah pertarungan,Favsion menyadari titik lemah dari monster tersebut.Yakni ada di dadanya yang merupakan tempat dimana tubuh kesembilan Raja Iblis berada.
Favsion memfokuskan serangannya pada bagian tersebut hingga ia berhasil menjebol pertahanan monster tersebut dan mengeluarkan kesembilan Raja Iblis yang ada di dalam monster tersebut.
Monster tersebut pun lenyap dan kesembilan Raja Iblis yang melemah kini mulai kesulitan melakukan perlawanan.
"Bahkan kekuatan gabungan kita.....Devourer tidak bisa mengalahkan mereka...."
Celetuk salah satu Raja Iblis.
"Bawamko!!Bagaimana bisa kedua putrimu memanggil Ancient Guardian?!?!"
Tanya Raja Iblis Shinagami yang tentunya tidak dijawab oleh Raja Iblis Bawamko.
Dan belum sempat mereka melakukan apapun,Dhika yang sebelumnya hanya menonton langsung melesat ke arah mereka dan menghabisi kesembilan Raja Iblis dalam sekejap mata.
Dan saat Dhika selesai,Ia menunjukkan sembilan bola yang melayang di genggaman tangannya yang merupakan jiwa dari kesembilan Raja Iblis yang dihabisinya.
"AHAHAHAHA!!!!Favsion!!Terima kasih karena sudah membantu rencana balas dendamku!!"
Ujar Dhika dengan tawa khasnya dan senyumnya yang menyeringai.
"Balas dendam?Apa maksudmu??"
Tanya Favsion sembari membersihkan debu dari pakaiannya pasca bertarung melawan para Raja Iblis.
Dhika menjawab sambil tetap mempertahankan senyum menyeringainya :"Ya....Aku muak dengan mereka yang mengaku-ngaku sebagai Raja Iblis..... Padahal kekuatan mereka bahkan belum mendekati kekuatan Raja Iblis generasi sejati....."
Favsion menatap Dhika dengan serius dan siap jika ia harus bertarung lagi dengan Dhika.
Namun kemudian Lisa muncul diantara mereka.
"Heh,Favsion....Kau hanya beruntung bisa menghadapi kesembilan Raja Iblis....
Tapi kau takkan pernah bisa menghabisi aku dan Dhika bagaimanapun juga...."
Ujar Lisa dengan maksud mengejek Favsion.Dan tanpa diduga sama sekali,Dhika kemudian mengarahkan jarinya ke arah Lisa dan Dhika menembakkan semacam sinar yang menembus kepala Lisa dari belakang.
Lisa tertegun dengan kepalanya yang berlubang sebelum kemudian kepalanya tersebut meledak dan menyemburkan darah bak pancuran sebelum tubuhnya tumbang ke tanah.
Dan Favsion terkejut bukan main melihat pemandangan tersebut.Tidak pernah diduga olehnya jika Dhika juga akan membunuh Lisa yang sebelumnya menyelamatkannya.
Dhika kemudian mendekati tubuh Lisa yang terbujur kaku tanpa kepala dan bergumam :"Makhluk dengan jiwa,adalah makhluk yang lemah"
Dhika memunculkan sesuatu dari tangannya,itu sebuah benda berbentuk bola kristal berwarna keunguan dan memancarkan aura kegelapan yang pekat.
Dhika mengeluarkan Jiwa Lisa dari tubuhnya yang sudah mati dan menggantikannya dengan bola kristal kegelapan tersebut.
Seketika tubuhnya mengalami reaksi dan diselimuti oleh kekuatan kegelapan.Dan kepala Lisa yang telah hilang tumbuh kembali dan beregenerasi seperti semula dan Dhika tampak puas dengan hasilnya.
"Inilah dia.... Keajaiban dari Dark Orb....." Ujar Dhika.
Lisa yang telah dibangkitkan kembali kemudian berbalik ke arah Dhika kemudian berkata : "Terima kasih,Karena sudah membangkitkanku kembali,Tuan Dhika~"
Favsion terpaku melihat hal tersebut.Lisa tampaknya kini berada di bawah kendali Dhika setelah ia dibangkitkan dengan kekuatan dari Dark Orb.
Dhika menjentikkan jarinya.Dan seolah mengerti dengan maksud dari Dhika,Lisa menciptakan sebuah portal di belakang mereka yang mengarah kembali ke neraka.
"Ini belum berakhir Favsion!!Ini barulah permulaannya saja!!"
Ujar Dhika sebelum ia dan Lisa masuk ke dalam portal dan dengan cepat menghilang bersama dengan menyusutnya portal tersebut.
Favsion mengepalkan tangannya erat-erat.Ia belum pernah melihat kekuatan yang bisa membangkitkan orang yang sudah mati dan menciptakan kekuatan kegelapan yang kuat.
Namun dalam hatinya,dia bergumam :"Apapun rencanamu....Aku akan menghentikanmu,Dhika"
...[BERSAMBUNG]...