Different Fate [SEASON 1]

Different Fate [SEASON 1]
prologue



Author POV


Adik perempuan Catherine, Valentina, putri kedua Duke Orzsebet , dicintai dan disukai banyak orang.


Ketika anak itu tersenyum cerah, tidak ada yang bisa berpaling bahkan untuk sedetik pun.


Dan ketika ia berbicara, semua orang di ruangan itu akan mendengarkan nya dengan penuh perhatian.


Dia memiliki penampilan yang indah, dengan mata pink rose yang bisa memikat siapapun yang melihat nya. Ia adalah yang terbaik di kekaisaran Arabella.


Valentina adalah wanita yang tidak sewenang - wenang dengan keperibadian yang ramah dan ceria sehingga semua orang di kekaisaran Arabella senang dengan keberadaan nya.


Dibandingkan dengan dia, Catherine memiliki kehadiran yang membosankan. Dia dianggap bukan putri pertama Duke Orzsebet karena memiliki warna mata hitam - Abu abu.


Dia memiliki Rambut perak kebiruan dan mata hitam abu abu.


Dia adalah anak yang pendiam dan pemalu, jauh dari keperibadian adik perempuan nya yang ramah. Tidak ada yang memperhatikan nya.


Semua orang tertarik kepada Valentina tak terkecuali Catherine.


Dia mencintai adik perempuan nya dengan sepenuh hati, meskipun orang selalu membandingkan keduanya.


Dia sangat menyayangi dan mencintai nya....


Sampai mereka menjebak nya untuk mencoba meracuni gadis tidak berdosa itu.


•••


Catherine POV


Ketika aku terlahir di dunia ini, semua orang sama sekali tidak menerima kehadiran ku.


Dunia...


Pelayan...


Bahkan ayah kandungku sendiri...


Tidak pernah mengangap ku ada. Bahkan melirik ataupun menoleh tidak sama sekali.


Saat aku mendekati nya saat masih kecil dia hanya menatapku tajam dan dingin tanpa ekspresi.


Kenapa?


Apa yang salah dari ku?


Apa yang kurang dari ku?


Apa aku benar benar tidak pantas menyandang status sebagai putri kandung mu?


"Nona Catherine berusaha membunuh Nona Valentina!"


"pelaku kriminal itu mencoba meracuni Nona Valentina karena merasa iri! "


Disaat semua orang menuduhku dengan tuduhan palsu...


"berani sekali dia! Nona Valentina adalah saudari nya! "


"ck.. Kasihan sekali Nona Valentina "


Disaat semua orang menghakimi ku...


"dasar tidak tau diri! "


"dasar benalu "


Disaat semua orang menghujat ku...


Semua orang memperlakukan ku layaknya kriminal.


Semua orang memperlakukan ku layaknya sampah.


Semua orang menuduhku dan memaksaku untuk mati menebus dosa yang bahkan tidak pernah ku lakukan.


Tidak ada seorang pun yang mau menolong atau pun membela ku.


Tidak seorang pun..


"Nona, saya akan selalu membela anda. Saya bersumpah akan selalu melindungi anda.. "


Ah..


Benar, Ahnna Oliver ...


Ahnna..


Hanya kau saja yang selalu mempercayai ku dan selalu berada di sisi ku.


Aku di kurung di penjara bawah tanah hingga waktu yang lama.


Mereka mengatakan bawa aku harus merenungi segala hal yang ku perbuat.


Mereka sengaja membiarkan ku kelaparan dan hanya memberi ku sedikit makanan dengan tatapan merendahkan.


Seakan Aku adalah binatang kotor yang tidak seharusnya Muncul di hadapan mereka.


Aku terus bertahan hingga mendengar bawa Ahnna mati karena membela ku.


Satu satunya orang yang selama ini berada di pihak ku mati secara mengenaskan.


Mati karena ia lebih mempercayai ucapan ku.


•••


Saat mendengar bahwa Ahnna mati tubuh ku memegang. Dunia ku serasa hancur berkeping keping.


Orang yang selama ini selalu merawat ku...


..Mati?


Tidak...


Ini tidak benar..


Aku tidak meminta Ahnna untuk mengorbankan nyawanya demi diri ku.


Aku hanya ...


...memintanya untuk percaya kepada ku.


Sampai Akhirnya aku dibawa ke hadapan ayah ku dan anak kesayangan nya.


Kembali ke panggung drama yang sedang di mainkan oleh kedua sang tokoh utama.


Sang pelaku utama atas Hukuman tuduhan konyol yang tidak berdasar.


Dan seorang gadis cantik bodoh serta idiot yang berpura pura tuli ketika melihat ku menderita.


"Tuan Duke, saya sudah membawa pelaku kriminal itu "


"hm. Eksekusi dia"


Sang Duke Orzsebet alias ayah ku memandangi ku datar dan dingin.


Valentina tersenyum cerah berbinar seolah menunggu kematian ku Tiba.


Tubuh ku di tarik dan segera di tempatkan di tempat gantung.


Tali tambang itu melingar di leher ku. Aku sudah pasrah kepada nasib ku.


•••


Ctak.


Pijakan kaki ku di lempar membuat ku tidak dapat berpijak lagi.


Tali yang melilit leher ku membuat ku seketika langsung menambah rasa penderitaan ku.


Melilit leher ku dengan kuat dan keras membuat goresan merah menyala.


Aku sama sekali tidak bisa bernafas.


Semua terasa sangat panas.


Paru Paru milk ku sama sekali tidak dapat menghirup oksigen.


Rasa sakit, perih dan menyesakan ini mulai menyebar ke seluruh tubuh ku.


Membuat ku perlahan lahan mulai kehilangan berhenti bernafas.


Perlahan lahan membuat ku menjadi tidak sadarkan diri.


Sebelum kegelapan menarik ku secara utuh aku melihat sebuah ilusi jam pasir yang pasir dalam jam itu masih berada di atas namun Semakin buram dan aku hanya melihat kegelapan.


•••


Disaat aku membuka mata, Aku terlahir kembali. Di saat semua kejadian belum terjadi.


"Aku akan merubah nasib ku untuk nasib yang berbeda! "


Garis awal takdir pun di mulai.


-TBC-