
"Su Ling apa kau masih tidur?" terdengar suara Mo wen dari luar tenda.
"Sial sudah pagi." Su Ling menatap ke arah pintu tenda yang tertutup. Dia dapat merasakan kalo matahari sudah bersinar terang di atas, menyebabkan suhu udara lebih hangat.
Dia memalingkan pandangannya menatap pria yang dia duduki. Meskipun pria itu sudah seperti ikan mati, tidak bergerak di bawah. Tapi Su Ling tau kalo dia masih hidup.
"Kenapa? Kenapa kau tidak melakukannya lagi?" Kata Sheng Feng dengan mengejek, namun tatapan kebencian itu terlihat jelas di matanya.
Sheng Feng sudah lama bebas dari kekangan Su Ling, tapi dia hanya bisa bicara saja dan tetap tidak bisa bergerak.
Sheng Feng meminta untuk melepaskannya namun sayang Su Ling mengabaikannya. Akibatnya Sheng Feng melakukan upaya terakhirnya. Yaitu menghinanya secara terbuka.
Sheng Feng mulai mengkritik beberapa aspek, mulai dari penampilan Su Ling yang seperti nenek sihir. dadanya, alisnya, matanya, keahliannya saat di atas dan lain-lain.
Meski semua yang di katakan Sheng Feng adalah omong kosong, tapi dia berhasil membuat Su Ling marah.
Tapi Su Ling tetap fokus dan menyerap Sheng Feng sampai mati.
Dan Su Ling terkejut bahkan sampai pagi sampai matahari menjadi siang Sheng Feng benar-benar belum mati. Bahkan jika itu praktisi qi tahap 1 akan mati dalam 1 jam. Tapi kenap Sheng Feng yang hanya orang biasa?
"Ayo bergerak lagi, aku ingin lihat wajah erotis itu, ah, dan benda bulat yang memantul itu terlihat kuno, hahaha!" Sheng Feng mulai lagi dengan ejekannya.
"Kau!" Teriak Su Ling.dengan keras. Sebuah pedang muncul di tangannya dan bilah tajam mengenai dahi Sheng Feng.
"Hahaha, apa ahlinya anda menyerah wanita tua, hahaha." Menghadapi pedang di hadapannya Sheng Feng malah senang. Merasa kematian seperti ini bukanlah hal yang buruk.
Saat pertama melakukan merasa nikmat, lalu kedua ketiga. Semakin lama itu menjadi menyakitkan ketika wanita itu menguras qi dan vitalitas. Jika Sheng Feng tidak memiliki kultivasi Daemon tingkat 7 dia mungkin sudah mati.
Semua adalah kondensasi dari qi dan vitalitasnya. Jika di kuras seperti ini terus, Sheng Feng yakin dia akan mati dalam 5 hari.
Namun di sisi lain Su Ling, dia benar-benar sudah menerobos ke praktisi qi tahap ke 3. Hal ini tentunya membuat Sheng Feng lebih membencinya. Perasaan di manfaatkan benar-benar tidak tertahankan.
Dia bersumpah akan membunuh wanita ini ketika bisa berubah jadi Daemon nanti.
"Kau, kau kau!" Urat nadi terlihat di dahi Su Ling saat dia benar-benar marah.
Pada awalnya dia merasa, karena pria di depannya adalah benda berharga untuk meningkatkan kultivasinya. Tapi ucapan Sheng Feng semakin lama semakin menjadi-jadi membuat Su Ling benar-benar ingin membunuhnya secara langsung.
Su Ling menghela nafas dalam-dalam untuk mengakan emosinya. Dia membuang pedang kesamping. Lalu berteriak dengan keras. "Kalian bisa pergi terlebih dulu, aku akan menyusul!"
"Tapi adik Su Ling bagaimana kita bisa membagi bagian anda dengan benar jika anda tidak berpartisipasi." Suara Mo Wen terdengar lagi.
"Aku akan menerima apapun yang di berikan padaku tampa mengeluh," jawab Su Ling tegas.
"Kalo itu yang di katakan nona Su maka baiklah." Sekarang yang terdengar adalah suara Li Zhou. Dia sepertinya sangat senang Su Ling akan menerima sedikit bagian, dengan kata lain bagian miliknya akan lebih banyak.
Dia tidak berpikir Su Ling akan melawan mereka, lagipula dari 3 orang disini, Su Ling adalah yang paling lemah. Karena dia baru di promosikan ke peringkat 2, 1 bulan yang lalu. Berbeda dengan mereka yang sudah bertahun-tahun.
"Baiklah kalo itu yang adik Su inginkan, saya Mo Wen tidak akan menghina adik Su, dan membagi dengan adil." Kata Mo wen dengan tegas, bisa di bilang Mo Wen itu terlihat seperti pemimpin yang dapat di andalkan. Di kalangan kulivator Mo wen adalah pria yang di hormati dan di kagumi.
"Kalo begitu terima kasih," jawab Su Ling.
Kedua pria itu akhirnya pergi dan mulai menjelajah sendiri.
Pandangannya kemudian tertuju pada Sheng Feng. Dia tersenyum sambil membelai wajah Sheng Feng dan berkata. "Apakah kamu juga berpikir begitu?"
Sheng Feng membalas dengan seringai. "Benar-benar seperti iblis betina, berpikir seperti iblis."
Bagaimana mungkin Sheng Feng tidak tau apa yang di pikirkan wanita gila ini. Dia tidak berniat berbagi, wanita ini mungkin akan membunuh kedua pria itu untuk mendapatkan semua. Lagipula dia sudah menjadi praktisi qi tahap 3.
"tutup omong kosong!" Su Ling merasa kesal dengan ucapan Sheng Feng. Dia tidak memperdulikan hinaan Sheng Feng dan mulai memeras lagi.
Tapi hal aneh terjadi, adik kecil Sheng Feng tidak keras seperti sebelumnya. Dia mencoba mengocoknya dengan tangan tapi itu tidak berubah, hanya menjadi sedikit tegang.
"Kenapa?" Su Ling merasa bingung, dia menata ke arah Sheng Feng.
"Tidakkah kamu berpikir kalo itu akan kelelahan? Hei aku sudah keluar ratusan kali kau tau." Kata Sheng Feng dengan tatapan aneh. ekspresinya seperti menanyakan, apakah anda masih mempertanyakan itu?
Tapi sudut mulutnya sedikit terangkat membentuk senyum.
"Ta, tapi." Su Ling seperti ingin mengatakan sesuatu namun dia segera menyadari sesuatu.
Su Ling melompat menjauh dari Sheng Feng, memasang kuda-kuda ekspresi sigap. Dia hanya memegang pedang dalam posisi siaga. Dia Bahakan tidak memperhatikan tubuhnya yang saat ini tidak mengenakan apa-apa.
"Siapa sebenarnya kamu?" Menatap Sheng Feng dengan tajam dan waspada.
Sheng Feng secara perlahan berdiri kemudian meregangkan tubuhnya dengan santai sambil berkata. "Bukankah itu terlalu kasar, untuk memperkosa orang lalu mengancamnya dengan pedang? Apakah ibumu tidak pernah mengajarimu tata Krama?"
Su Ling mengabaikan ocehan Sheng Feng. "Jawab aku!"
Sheng Feng merasa pertanyaan itu pernah di tanyakan seseorang di masa lalu, tapi dia lupa di mana.
Sheng Feng hanya membalas dengan tawa kecil. " Hehe, siapa aku, em aku mungkin dewa kematian yang datang untuk hidupmu."
Melihat Sheng Feng hanya mengatakan omong kosong, Su Ling menyerah untuk bertanya.
Tapi dia tau kalo Sheng Feng berniat membunuhnya. Jadi dia siap untuk bertarung.
Fakta bahwa Sheng Feng tidak mati, bisa lepas dari segelnya dan kultivasinya yang meningkat Su Ling segera menyimpulkan kalo pria ini tidak biasa.
"Aku telah menyerap banyak qi dan vitalitas mu, berapa banyak kekuatan yang bisa kamu kerakan? Apalagi untuk membebaskan diri dari segelku! Aku yakin kekuatanmu tidak tersisa banyak!" Su Ling berkata dengan ceroboh. ekspresinya di penuhi kepanikan.
Dengan argumen itu dia mulai menenangkan dirinya. Bahkan jika orang di depannya adalah kulivator tingkat 5 dia yakin bisa membunuhnya.
"Benarkah seperti itu?" Sheng Feng kemudian tertawa keras.
Di iringi dengan tawa itu sejumlah besar qi hitam keluar menyelimuti Sheng Feng.
Qi hitam mengoyak tenda menyebabkan mereka kembali ke suasana es.
Qi hitam menyebar menyelimuti area luas.
"i,i, ini?" Butiran keringat harus keluar di dahi Su Ling. Dia merasa seperti berada di tepi jurang kematian, dan akan segera di dorong jatuh.
Ekspresinya tidak lagi bisa untuk tenang, setelah mengkonfirmasi identitas Sheng Feng. "ini Da, Daemon qi."